Jubir Deplu: Kasus Balibo Five Sudah Ditutup
Jumat, 11/09/2009 12:08 WIB
Jakarta
Departemen Luar Negeri telah meminta pejabat tinggi Deplu bertemu dengan Menlu Australia untuk meminta klarifikasi isu kasus 'Balibo Five' yang tengah diangkat Kepolisian Federal Australia (AFP). Bagi RI, kasus Balibo Five sudah selesai.
"Bagi kita Balibo Five sudah kita anggap selesai. Posisi kami sudah jelas. Kami sudah meminta pejabat tinggi kami bertemu dengan Menlu Australia untuk mencari klarifikasi dan menyatakan posisi kita," kata Juru Bicara Deplu Tengku Faizasyah di Gedung Deplu, Jalan Pejambon, Jakarta Pusat, Jumat (11/9/2009).
Menurut dia, Deplu akan mengikuti secara dekat pertemuan ini. "Bagaimana isu ini berdampak pada hubungan bilateral. Jawabannya adalah kedua negara sangat menghargai hubungan bilateral. Hubungan bilateral kami sangat stabil dan positif," ujarnya.
Faiz mengatakan, kasus Balibo itu masalah internal di Australia. "Bisa saja dipicu oleh rilis film itu. Rilis film tekanan dari keluarga. Semua bisa menjadi faktor kenapa kasus ini bisa diselidiki ulang. Tetapi, benar-benar kami tidak bisa komentar mengenai kasusnya," papar dia.
Ketika ditanya apakah Indonesia akan membantu investigasi kasus Balibo, Faiz menjawab, kasus tersebut sudah ditutup dan selesai.
"Gimana kita bisa membantu kalau kita tidak memikirkan untuk membuka kasus ini. Tidak ada intensi dari pemerintah untuk membuka kembali kasus ini," kata dia.
Sudah ketemu Menlu Australia Steven Smith dan PM Australia Kevin Rudd, yang mengatakan RI tidak terganggu? "Itu kan soal cara pandang kedua pihak yang tidak selalu sama. Dari sisi Australia tidak mengganggu. Tetapi, dari kita melihat dari kasus ini ada potensi untuk mengganggu," sahut Faiz.
Menurut dia, isu ini sangat serius dan sensitifitasnya tinggi. "Australia Federal Police sudah melihat bahwa kasus ini bukan kasus mudah untuk diungkapkan. Proses investigasi akan berbeda dengan proses caroner inquiry karena akan berpegang pada alat bukti dan kesaksian. Jadi selama proses itu dilakukan, mereka juga akan masuk ke dalam pemeriksaan kejaksaan yang saya yakini setelah ada bukti baru yang cukup, baru bisa diangkat ke proses pengadilan," kata Faiz.
Sebelumnya diberitakan Kepolisian Federal Australia (AFP) akan memulai penyelidikan atas kemungkinan telah terjadi kejahatan perang terhadap kematian 5 jurnalis di Timor Leste tahun 1975 silam. 5 Jurnalis itu terkenal dengan sebutan 'Balibo Five', yaitu jurnalis Greg Shackleton dan Tony Stewart (Australia), Brian Peters dan Malcolm Rennie (Inggris), serta Gary Cunningham (Selandia Baru). Mereka tewas saat meliput masuknya militer Indonesia ke Timor Timur.
Indonesia selama ini menyatakan mereka tewas saat terjadi baku tembak militer Indonesia dengan Fretilin. Pemerintah Australia menerima penjelasan itu.
(aan/iy)
"Bagi kita Balibo Five sudah kita anggap selesai. Posisi kami sudah jelas. Kami sudah meminta pejabat tinggi kami bertemu dengan Menlu Australia untuk mencari klarifikasi dan menyatakan posisi kita," kata Juru Bicara Deplu Tengku Faizasyah di Gedung Deplu, Jalan Pejambon, Jakarta Pusat, Jumat (11/9/2009).
Menurut dia, Deplu akan mengikuti secara dekat pertemuan ini. "Bagaimana isu ini berdampak pada hubungan bilateral. Jawabannya adalah kedua negara sangat menghargai hubungan bilateral. Hubungan bilateral kami sangat stabil dan positif," ujarnya.
Faiz mengatakan, kasus Balibo itu masalah internal di Australia. "Bisa saja dipicu oleh rilis film itu. Rilis film tekanan dari keluarga. Semua bisa menjadi faktor kenapa kasus ini bisa diselidiki ulang. Tetapi, benar-benar kami tidak bisa komentar mengenai kasusnya," papar dia.
Ketika ditanya apakah Indonesia akan membantu investigasi kasus Balibo, Faiz menjawab, kasus tersebut sudah ditutup dan selesai.
"Gimana kita bisa membantu kalau kita tidak memikirkan untuk membuka kasus ini. Tidak ada intensi dari pemerintah untuk membuka kembali kasus ini," kata dia.
Sudah ketemu Menlu Australia Steven Smith dan PM Australia Kevin Rudd, yang mengatakan RI tidak terganggu? "Itu kan soal cara pandang kedua pihak yang tidak selalu sama. Dari sisi Australia tidak mengganggu. Tetapi, dari kita melihat dari kasus ini ada potensi untuk mengganggu," sahut Faiz.
Menurut dia, isu ini sangat serius dan sensitifitasnya tinggi. "Australia Federal Police sudah melihat bahwa kasus ini bukan kasus mudah untuk diungkapkan. Proses investigasi akan berbeda dengan proses caroner inquiry karena akan berpegang pada alat bukti dan kesaksian. Jadi selama proses itu dilakukan, mereka juga akan masuk ke dalam pemeriksaan kejaksaan yang saya yakini setelah ada bukti baru yang cukup, baru bisa diangkat ke proses pengadilan," kata Faiz.
Sebelumnya diberitakan Kepolisian Federal Australia (AFP) akan memulai penyelidikan atas kemungkinan telah terjadi kejahatan perang terhadap kematian 5 jurnalis di Timor Leste tahun 1975 silam. 5 Jurnalis itu terkenal dengan sebutan 'Balibo Five', yaitu jurnalis Greg Shackleton dan Tony Stewart (Australia), Brian Peters dan Malcolm Rennie (Inggris), serta Gary Cunningham (Selandia Baru). Mereka tewas saat meliput masuknya militer Indonesia ke Timor Timur.
Indonesia selama ini menyatakan mereka tewas saat terjadi baku tembak militer Indonesia dengan Fretilin. Pemerintah Australia menerima penjelasan itu.
(aan/iy)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Kamis, 24/05/2012 18:11 WIB
Pemerintah Buka Peluang Narapidana Asing Lain untuk Dapat Grasi
-
Kamis, 24/05/2012 18:09 WIB
207 Siswa SMA DKI Tidak Lulus, Jatim Peringkat Terbaik
-
Kamis, 24/05/2012 18:06 WIB
Muhammadiyah DKI Tolak Lady Gaga Karena Umbar Aurat
-
Kamis, 24/05/2012 18:05 WIB
Pedagang Bensin Eceran di Ciledug Kepergok Polisi Jualan Ganja
-
Kamis, 24/05/2012 17:59 WIB
Mahfud MD Soal Grasi Corby: Narkoba Lebih Jahat dari Korupsi dan Terorisme!
-
Kamis, 24/05/2012 16:42 WIB
'Bidadari' Beraksi di Bundaran HI, Lalu Lintas Tersendat
-
Kamis, 24/05/2012 17:46 WIB
Ahli Sebut Pemeran Video Porno Mirip Anggota Dewan
-
Kamis, 24/05/2012 16:36 WIB
Rusia Selidiki Dugaan Sukhoi Disabotase AS!
-
Kamis, 24/05/2012 17:36 WIB
Wakil Ketua Komisi I: Panglima Harus Usut Porsche Cayenne Berpelat TNI
-
697 Komentar
-
258 Komentar
-
238 Komentar
-
227 Komentar
Lapsus
Index »
-
Rabu, 23/05/2012 09:06 WIB
Jejak Trimarga dari Mega Hingga SBY
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 2,801.000
- Rp 894.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer








Sending your message



.gif)

_2.gif)
