Balita 'Ketinggalan' di Halte Busway Telah Bertemu Ortunya
Senin, 07/09/2009 09:40 WIB
Jakarta
Balita 3 tahun yang sebelumnya diberitakan ketinggalan di halte busway Kebon Pala, Jatinegara, Jakarta Timur, telah bertemu dengan orang tuanya. Pertemuan di Polres Jakarta Timur itu berlangsung mengharukan.
"Waduh, pada nangis-nangisan gitu," ujar staf Pengendali Layanan Umum (PLU) Transjakarta, Rudy Laurens, kepada detikcom, Senin (7/9/2009) pukul 09.00 WIB. Saat ditelepon, Rudy berada di Polres Jakarta Timur sedang menyerahkan bocah tersebut kepada orangtuanya.
Rudy menceritakan, orang tua balita tidak bermaksud menelantarkan bocah bernama Ape itu di halte busway. Semula, Ape dititipkan di kediaman kakeknya di Kampung Pala. Ketika sang kakek keluar rumah, bocah yang bertempat tinggal di Senen itu berjalan keluar rumah hingga masuk ke dalam halte busway.
"Kemungkinan orang tuanya suka mengajaknya naik busway dari halte Kampung Melayu ke Kampung Pala, jadi mungkin dia ingat-ingat itu," cerita Rudy.
Pihak keluarga juga ikut mencari Ape tapi tidak ketemu. Kakek Ape yang mengetahui cucunya hilang juga mencari ke gang-gang sekitar rumah. Setelah nasib Ape diberitakan media massa, barulah keluarga mencium jejak Ape.
Rudy menceritakan, Ape ditemukan petugas sendirian di halte busway pada Minggu kemarin. Para petugas busway langsung memonitor seluruh koridor melalui posko mengabarkan adanya anak hilang.
Setelah 1-2 jam tidak ada pihak yang mengaku sebagai orang tuanya, akhirnya kasus ini dibawa ke kantor Polres Jakarta Timur. Berdasarkan kesepakatan, Ape dititipkan di rumah Rudy untuk bermalam.
(amd/nrl)
"Waduh, pada nangis-nangisan gitu," ujar staf Pengendali Layanan Umum (PLU) Transjakarta, Rudy Laurens, kepada detikcom, Senin (7/9/2009) pukul 09.00 WIB. Saat ditelepon, Rudy berada di Polres Jakarta Timur sedang menyerahkan bocah tersebut kepada orangtuanya.
Rudy menceritakan, orang tua balita tidak bermaksud menelantarkan bocah bernama Ape itu di halte busway. Semula, Ape dititipkan di kediaman kakeknya di Kampung Pala. Ketika sang kakek keluar rumah, bocah yang bertempat tinggal di Senen itu berjalan keluar rumah hingga masuk ke dalam halte busway.
"Kemungkinan orang tuanya suka mengajaknya naik busway dari halte Kampung Melayu ke Kampung Pala, jadi mungkin dia ingat-ingat itu," cerita Rudy.
Pihak keluarga juga ikut mencari Ape tapi tidak ketemu. Kakek Ape yang mengetahui cucunya hilang juga mencari ke gang-gang sekitar rumah. Setelah nasib Ape diberitakan media massa, barulah keluarga mencium jejak Ape.
Rudy menceritakan, Ape ditemukan petugas sendirian di halte busway pada Minggu kemarin. Para petugas busway langsung memonitor seluruh koridor melalui posko mengabarkan adanya anak hilang.
Setelah 1-2 jam tidak ada pihak yang mengaku sebagai orang tuanya, akhirnya kasus ini dibawa ke kantor Polres Jakarta Timur. Berdasarkan kesepakatan, Ape dititipkan di rumah Rudy untuk bermalam.
(amd/nrl)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Minggu, 27/05/2012 13:20 WIB
Polisi Bantu Promotor Amankan Refund Tiket Konser Lady Gaga
-
Minggu, 27/05/2012 13:18 WIB
Andi Nurpati Soal Grasi Corby: SBY Tak Langgar UU, Tak Layak Disoal
-
Minggu, 27/05/2012 13:06 WIB
Istri Wartawan Senior TVRI Harap Pembunuh Suaminya Ditangkap Hidup-hidup
-
Minggu, 27/05/2012 13:05 WIB
DPR Terus Dorong Australia Bebaskan Nelayan Anak Indonesia
-
Minggu, 27/05/2012 12:48 WIB
Nyapres, Ical Akan Yakinkan Rakyat
-
Minggu, 27/05/2012 12:45 WIB
Kisah Hasidah di Pulau Terluar Indonesia, 1 Rumah 2 Negara
-
Minggu, 27/05/2012 11:14 WIB
Konser Lady Gaga Batal!
-
Minggu, 27/05/2012 11:40 WIB
Konser Batal, Refund Tiket Lady Gaga 100 Persen
-
Minggu, 27/05/2012 11:57 WIB
Promotor: Konser Lady Gaga Pindah ke Bali Adalah Mustahil
-
489 Komentar
-
288 Komentar
-
253 Komentar
-
224 Komentar
Lapsus
Index »
-
Rabu, 23/05/2012 09:06 WIB
Jejak Trimarga dari Mega Hingga SBY
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 2,847.000
- Rp 575.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message



.gif)

_2.gif)
_3.gif)
