Gempa 7,3 SR
Pernah Dikorupsi, Pencairan Anggaran Bencana Jadi Terlambat
Sabtu, 05/09/2009 08:03 WIB
Ciamis
Hingga hari ketiga pascagempa Tasikmalaya, bantuan dana dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan Pemerintah Kabupaten belum dicairkan sepenuhnya. Proses birokrasi anggaran menjadi lama akibat pengalaman korupsi di masa lalu.
Di Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, pemerintah setempat mengaku belum bisa mencairkan dana darurat sigap bencana karena harus menunggu persetujuan DPRD. Selain itu, mereka juga diwajibkan melakukan pendataan akurat soal kerusakan dan jumlah korban.
"Kita tidak bisa mencairkan karena pemerintah harus menunggu persetujuan DPRD, sekarang tidak bisa seenaknya langsung begitu," kata petugas posko bencana Ciamis Taufik Hidayat di kantornya, Sabtu (4/9/2009).
Hal yang sama dikatakan juga dikatakan Wakil Gubernur Jabar Dede Yusuf. Anggaran Rp 90 miliar yang sudah disiapkan belum juga cair karena menunggu pendataan akurat dan persetujuan DPRD.
"Sekarang kita tidak boleh main-main dengan anggaran bencana tersebut karena khawatir ada penyalahgunaan," ujar Dede saat berbincang dengan sebuah stasiun televisi.
Pencairan anggaran yang cukup berbelit ini membuat efek buruk bagi para korban. Bantuan yang seharusnya diberikan segera dan dalam jumlah masif, tidak bisa dilakukan hanya gara-gara pengalaman masa lalu soal korupsi.
Berdasarkan data yang dihimpun, terdapat beberapa kasus korupsi anggaran bencana yang melibatkan pejabat daerah. Di antaranya kasus korupsi bantuan tsunami di Pangandaran, Ciamis. Para terdakwa dari pejabat Dinas Kelautan Jabar dan Jateng kini sudah meringkuk di tahanan.
Sementara itu, puluhan desa di Kecamatan Banjarsari dan Mangunjaya, Ciamis, belum mendapatkan bantuan sepeser pun dari pemerintah. Inisiatif bantuan justru malah datang lebih dulu dari asosiasi keagamaan, partai politik, bahkan perkumpulan pencinta burung dara. Ironis!
(mad/lrn)
Di Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, pemerintah setempat mengaku belum bisa mencairkan dana darurat sigap bencana karena harus menunggu persetujuan DPRD. Selain itu, mereka juga diwajibkan melakukan pendataan akurat soal kerusakan dan jumlah korban.
"Kita tidak bisa mencairkan karena pemerintah harus menunggu persetujuan DPRD, sekarang tidak bisa seenaknya langsung begitu," kata petugas posko bencana Ciamis Taufik Hidayat di kantornya, Sabtu (4/9/2009).
Hal yang sama dikatakan juga dikatakan Wakil Gubernur Jabar Dede Yusuf. Anggaran Rp 90 miliar yang sudah disiapkan belum juga cair karena menunggu pendataan akurat dan persetujuan DPRD.
"Sekarang kita tidak boleh main-main dengan anggaran bencana tersebut karena khawatir ada penyalahgunaan," ujar Dede saat berbincang dengan sebuah stasiun televisi.
Pencairan anggaran yang cukup berbelit ini membuat efek buruk bagi para korban. Bantuan yang seharusnya diberikan segera dan dalam jumlah masif, tidak bisa dilakukan hanya gara-gara pengalaman masa lalu soal korupsi.
Berdasarkan data yang dihimpun, terdapat beberapa kasus korupsi anggaran bencana yang melibatkan pejabat daerah. Di antaranya kasus korupsi bantuan tsunami di Pangandaran, Ciamis. Para terdakwa dari pejabat Dinas Kelautan Jabar dan Jateng kini sudah meringkuk di tahanan.
Sementara itu, puluhan desa di Kecamatan Banjarsari dan Mangunjaya, Ciamis, belum mendapatkan bantuan sepeser pun dari pemerintah. Inisiatif bantuan justru malah datang lebih dulu dari asosiasi keagamaan, partai politik, bahkan perkumpulan pencinta burung dara. Ironis!
(mad/lrn)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Minggu, 27/05/2012 00:58 WIB
Gempa 5,0 SR Guncang Bengkulu
-
Minggu, 27/05/2012 00:50 WIB
Kapal Kargo di Pelabuhan Sunda Kelapa Terbakar
-
Sabtu, 26/05/2012 23:45 WIB
Keluarga Pramugari Henny Korban Sukhoi Dapat Santunan Rp 25 Juta
-
Sabtu, 26/05/2012 23:16 WIB
Satu Orang Tewas Tertimpa Pohon Akibat Angin Kencang di Medan
-
Sabtu, 26/05/2012 22:36 WIB
Rudenim Manado Terima 35 Imigran Myanmar dari Kendari
-
Minggu, 27/05/2012 00:58 WIB
Gempa 5,0 SR Guncang Bengkulu
-
Sabtu, 26/05/2012 05:00 WIB
Pelaku Penembak Satpam IPB Sempat Beli Sandal Usai Tinggalkan Motor
-
Sabtu, 26/05/2012 01:27 WIB
Duh! Sepasang Pelajar Kedapatan Mesum di Lantai Parkiran Rumah Sakit
-
Sabtu, 26/05/2012 10:59 WIB
Ini Sketsa Wajah Pelaku Penembakan 2 Satpam IPB
-
282 Komentar
-
232 Komentar
-
215 Komentar
-
215 Komentar
Lapsus
Index »
-
Rabu, 23/05/2012 09:06 WIB
Jejak Trimarga dari Mega Hingga SBY
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 2,847.000
- Rp 6,047.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message



.gif)

_2.gif)
_3.gif)
