SBY Bantu Rp 5 M untuk Gempa
KPK Perlu Uji Laporan Kekayaan SBY ke LHKPN
Jumat, 04/09/2009 08:33 WIB
Jakarta
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) perlu menguji kebenaran laporan kekayaan Presiden SBY yang dilaporkan ke Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) menjelang Pilpres 2009 lalu. Janji SBY untuk menyumbang Rp 5 miliar buat korban gempa membuat laporan itu patut dipertanyakan.
"KPK perlu menguji kebenaran laporan yang disampaikan SBY kepada LHKPN, jujur atau tidak waktu melaporkan kemarin," kata peneliti Indonesia Corruption Watch (ICW) Abdullah Dahlan saat dihubungi detikcom, Jumat (4/9/2009).
Hal ini lantaran laporan kekayaan SBY pada Mei 2009 menjelang pilpres lalu hanya sebesar Rp 8,5 miliar. Padahal dari jumlah itu sebagian merupakan harta berupa barang bergerak dan tak bergerak. Tanpa kenaikan jumlah kekayaan, SBY diyakini tidak bisa menyumbang sebesar itu.
"Kalau SBY sekarang menyumbang Rp 5 miliar atas nama pribadi, KPK patut menyelidiki sumber peningkatan kekayaan dalam waktu 3 bulan itu dari mana?" kata Abdullah.
Abdullah menambahkan, maksud baik SBY untuk membantu korban gempa adalah satu hal. Sedangkan akuntabilitas laporan kekayaan adalah hal yang lain. Meski didorong niat baik, namun SBY juga harus transparan agar tidak menimbulkan kecurigaan publik.
"Dia kan pejabat publik. Harus diketahui peningkatan kekayaan itu dari mana," kata Abdullah.
(sho/nrl)
"KPK perlu menguji kebenaran laporan yang disampaikan SBY kepada LHKPN, jujur atau tidak waktu melaporkan kemarin," kata peneliti Indonesia Corruption Watch (ICW) Abdullah Dahlan saat dihubungi detikcom, Jumat (4/9/2009).
Hal ini lantaran laporan kekayaan SBY pada Mei 2009 menjelang pilpres lalu hanya sebesar Rp 8,5 miliar. Padahal dari jumlah itu sebagian merupakan harta berupa barang bergerak dan tak bergerak. Tanpa kenaikan jumlah kekayaan, SBY diyakini tidak bisa menyumbang sebesar itu.
"Kalau SBY sekarang menyumbang Rp 5 miliar atas nama pribadi, KPK patut menyelidiki sumber peningkatan kekayaan dalam waktu 3 bulan itu dari mana?" kata Abdullah.
Abdullah menambahkan, maksud baik SBY untuk membantu korban gempa adalah satu hal. Sedangkan akuntabilitas laporan kekayaan adalah hal yang lain. Meski didorong niat baik, namun SBY juga harus transparan agar tidak menimbulkan kecurigaan publik.
"Dia kan pejabat publik. Harus diketahui peningkatan kekayaan itu dari mana," kata Abdullah.
(sho/nrl)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Minggu, 27/05/2012 13:20 WIB
Polisi Bantu Promotor Amankan Refund Tiket Konser Lady Gaga
-
Minggu, 27/05/2012 13:18 WIB
Andi Nurpati Soal Grasi Corby: SBY Tak Langgar UU, Tak Layak Disoal
-
Minggu, 27/05/2012 13:06 WIB
Istri Wartawan Senior TVRI Harap Pembunuh Suaminya Ditangkap Hidup-hidup
-
Minggu, 27/05/2012 13:05 WIB
DPR Terus Dorong Australia Bebaskan Nelayan Anak Indonesia
-
Minggu, 27/05/2012 12:48 WIB
Nyapres, Ical Akan Yakinkan Rakyat
-
Minggu, 27/05/2012 12:45 WIB
Kisah Hasidah di Pulau Terluar Indonesia, 1 Rumah 2 Negara
-
Minggu, 27/05/2012 11:14 WIB
Konser Lady Gaga Batal!
-
Minggu, 27/05/2012 11:40 WIB
Konser Batal, Refund Tiket Lady Gaga 100 Persen
-
Minggu, 27/05/2012 11:57 WIB
Promotor: Konser Lady Gaga Pindah ke Bali Adalah Mustahil
-
489 Komentar
-
288 Komentar
-
253 Komentar
-
224 Komentar
Lapsus
Index »
-
Rabu, 23/05/2012 09:06 WIB
Jejak Trimarga dari Mega Hingga SBY
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 901.000
- Rp 575.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message



.gif)

_2.gif)
_3.gif)
