Kamis, 03/09/2009 18:17 WIB

Perkiraan Susunan Kabinet SBY-Boediono

M. Rizal Maslan - detikNews
Halaman 1 dari 2
Foto: Setpres
Jakarta - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) baru akan dilantik sebagai Presiden yang kedua kalinya pada 20 ktober 2009 mendatang. Sebagian kalangan kini menunggu siapa saja yang bakal masuk kabinet baru. Sejumlah nama mulai disebut-sebut bakal calon menteri di kabinet pemerintahan baru itu.

Berikut ini sejumlah nama dan tokoh yang bakal masuk jajaran kabinet SBY-Boediono mendatang yang beredar di kalangan wartawan sejak satu pekan ini hingga Kamis (3/9/2009).

Untuk jabatan Menteri Koordinator Polhukam, menurut isu yang beredar, bila SBY tidak mempertahankan Widodo AS. Ada dua kandidat, yaitu mantan Panglima TNI Djoko Suyanto dan Endriartono Sutarto. Sementara untuk jabatan Menko lainnya sebagai berikut.

Menteri Koordinasi Perekonomian, yaitu Irman Gusman, Purnomo Yusgiantoro. Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat, yaitu Agung Laksono, Suryadharma Ali dan Bachtiar Chamsyah.

Berikutnya, Menteri Pertahanan muncu nama Theo L Sambuaga, Muladi dan Yusron Ihza Mahendra. Menteri Sekretaris Negara, Hatta Rajasa. Menteri Sekretaris Kabinet, Sudi Silalahi dan Andi Malaranggeng.

Menteri Dalam Negeri, Mardiyanto, Agus Wijoyo dan Imam Utomo. Menteri Luar Negeri, Marthi Natalegawa, Dino Patty Djalal dan Makarim Wibisono. Menteri Hukum dan HAM, yaitu Andi Mattalatta, Jimly Assidique dan Denny Indrayana.

Menteri Keuangan, yaitu Sri Mulyani dan Agus Martowardoyo. Menteri ESDM, Evita Legowo, Simon Sembiring, R Priyono dan Pramono Anung. Menteri Perindustrian, yaitu Rahmat Gobel dan MS Hidayat. Menteri Perdagangan, Raden Pardede, Jonh A Prasetyo.Next

Halaman 1 2

Rayakan kasih sayang anda dengan coklat. tapi bagaimana kalau coklat tersebut ternyata rekondisi? Simak di Reportase Investigasi, Pukul 16.30 WIB Hanya di TRANS TV

(zal/ken)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Camat dan Lurah Tak Perlu Ada, Ganti Jadi Manajer Pelayanan Satu Atap

Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) segera merealisasikan kantor kelurahan dan kecamatan menjadi kantor pelayanan terpadu satu pintu. Lurah dan camat bakal berfungsi sebagai manajer pelayanan. Ahok berpendapat lurah dan camat tak perlu lagi ada di Indonesia. Bila Anda setuju dengan gagasan Ahok, pilih Pro!
Pro
75%
Kontra
25%