detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Sabtu, 19/04/2014 14:00 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Kamis, 03/09/2009 18:17 WIB

Perkiraan Susunan Kabinet SBY-Boediono

M. Rizal Maslan - detikNews
Halaman 1 dari 2
Foto: Setpres
Jakarta - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) baru akan dilantik sebagai Presiden yang kedua kalinya pada 20 ktober 2009 mendatang. Sebagian kalangan kini menunggu siapa saja yang bakal masuk kabinet baru. Sejumlah nama mulai disebut-sebut bakal calon menteri di kabinet pemerintahan baru itu.

Berikut ini sejumlah nama dan tokoh yang bakal masuk jajaran kabinet SBY-Boediono mendatang yang beredar di kalangan wartawan sejak satu pekan ini hingga Kamis (3/9/2009).

Untuk jabatan Menteri Koordinator Polhukam, menurut isu yang beredar, bila SBY tidak mempertahankan Widodo AS. Ada dua kandidat, yaitu mantan Panglima TNI Djoko Suyanto dan Endriartono Sutarto. Sementara untuk jabatan Menko lainnya sebagai berikut.

Menteri Koordinasi Perekonomian, yaitu Irman Gusman, Purnomo Yusgiantoro. Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat, yaitu Agung Laksono, Suryadharma Ali dan Bachtiar Chamsyah.

Berikutnya, Menteri Pertahanan muncu nama Theo L Sambuaga, Muladi dan Yusron Ihza Mahendra. Menteri Sekretaris Negara, Hatta Rajasa. Menteri Sekretaris Kabinet, Sudi Silalahi dan Andi Malaranggeng.

Menteri Dalam Negeri, Mardiyanto, Agus Wijoyo dan Imam Utomo. Menteri Luar Negeri, Marthi Natalegawa, Dino Patty Djalal dan Makarim Wibisono. Menteri Hukum dan HAM, yaitu Andi Mattalatta, Jimly Assidique dan Denny Indrayana.

Menteri Keuangan, yaitu Sri Mulyani dan Agus Martowardoyo. Menteri ESDM, Evita Legowo, Simon Sembiring, R Priyono dan Pramono Anung. Menteri Perindustrian, yaitu Rahmat Gobel dan MS Hidayat. Menteri Perdagangan, Raden Pardede, Jonh A Prasetyo.Next

Halaman 1 2

Ikuti berbagai berita menarik yang terjadi hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 15.15 WIB

(zal/ken)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
81%
Kontra
19%