Kamis, 03/09/2009 10:38 WIB

2 Bulan Disersi, Dua Anggota Polda Maluku Dipecat

M Hanafi Holle - detikNews
Ambon - Polda Maluku memberhentikan secara tidak hormat dua orang anggotanya. Keduanya dianggap telah menyalahi aturan karena dua bulan meninggalkan tugas tanpa keterangan alias desersi.

Dua anggota Polri yang dipecat itu adalah Bripda Yacob Hursepuny, anggota satuan Ditlantas dan Birpda Dance Tomasoa, anggota Dit Samapta Polda Maluku. Pemecatan keduanya dilakukan di Halaman markas Polda Maluku, Kamis (3/9/2009).

Upacara pemecatan ini dipimpin langsung Kapolda Maluku, Brigjen Polisi Totoy Hermawan Indra.
Kapolda mengatakan, pekerjaan yang paling tidak dikehendakinya di jajaran Polda Maluku, salah
satunya adalah pemberhentian anggota Polri secara tidak terhormat.

Namun, hal ini mesti dilakukan, karena merupakan suatu ketentuan yang harus ditaati bersama seluruh anggota Polri. Kebijakan tersebut sesuai Surat Keputusan Kapolri Nomor Polisi SKEP/993/XII/2004 tertanggal 29 Desember tahun 2004 tentang pedoman admninistrasi pengakhiran Dinas Anggota Polri.

Untuk itu, lanjut Kapolda, kedua anggota Polri tersebut dianggap sudah tidak layak lagi untuk meniti dan meneruskan kariernya sebagai seorang anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia. Sehingga dengan terpaksa yang bersangkutan harus dikembalikan menjadi seorang anggota masyarakat pada umumnya.

Kapolda berharap pemecatan Hursepuni dan Tomasoa menjadi pelajaran berharga bagi anggota kepolisian lainnya. "Saya berharap momen ini bisa menjadi peringatan bagi semua anggota di jajaran Polda Maluku agar tidak mengulangi perbuatan yang telah dilakukan oleh dua anggota ini. Ini penting sehingga dalam pelaksanaan tugas ke depan, akan menjadi lebih baik dan berhati-hati," ujar Kapolda.


Rayakan kasih sayang anda dengan coklat. tapi bagaimana kalau coklat tersebut ternyata rekondisi? Simak di Reportase Investigasi, Pukul 16.30 WIB Hanya di TRANS TV

(han/djo)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Camat dan Lurah Tak Perlu Ada, Ganti Jadi Manajer Pelayanan Satu Atap

Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) segera merealisasikan kantor kelurahan dan kecamatan menjadi kantor pelayanan terpadu satu pintu. Lurah dan camat bakal berfungsi sebagai manajer pelayanan. Ahok berpendapat lurah dan camat tak perlu lagi ada di Indonesia. Bila Anda setuju dengan gagasan Ahok, pilih Pro!
Pro
73%
Kontra
27%