detikcom
Rabu, 02/09/2009 16:59 WIB

Gempa 7,3 SR

Jalan-jalan di Kota Tasikmalaya Macet

Arifin Asydhad - detikNews
Jakarta - Hingga pukul 16.50 WIB, kepanikan masih melanda Tasikmalaya, Jawa Barat. Warga masih berada di luar rumah karena gempa susulan masih terus terjadi. Akibatnya, lalu lintas kendaraan di jalan-jalan kota Tasikmalaya macet berat.

Gempa susulan, meski tidak sedahsyat gempa pertama pukul 14.55 WIB, masih terus terjadi. Karena masih belum dirasa aman, warga Tasikmalaya lebih memilih berada di luar rumah.

Selain itu, lalu lintas kendaraan di jalan-jalan Tasikmalaya sangat padat. "Banyak warga yang ingin memastikan keluarga dan kerabatnya. Karena hubungan telekomunikasi juga cukup sulit," kata Iman, warga Tasikmalaya saat dihubungi detikcom, Rabu (2/9/2009).

Suasana di Jalan Gunung Sabelah Tasikmalaya juga masih ruwet. Selain banyak kendaraan yang berlalu lalang, warga juga masih tumpah ruah di pinggir jalan.

Sementara itu, BMG sudah mencabut warning tsunami.


Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(asy/nrl)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Harga BBM Harus Naik

Terbatasanya kuota BBM bersubsidi berimbas pada langkanya BBM di sejumlah SPBU plus antrean panjang kendaraan. Presiden terpilih Jokowi mengusulkan pada Presiden SBY agar harga BBM dinaikkan. Jokowi mengatakan subsidi BBM itu harus dialihkan pada usaha produktif, ditampung di desa, UMKM, nelayan. Menurutnya anggaran subsidi jangan sampai untuk hal-hal konsumtif seperti mobil-mobil pribadi. Bila Anda setuju dengan Jokowi bahwa harga BBM harus naik, pilih Pro!
Pro
50%
Kontra
50%