Rabu, 02/09/2009 16:30 WIB

Gempa 7,3 SR

Ratusan Rumah Rusak dan Puluhan Lainnya Ambruk di Sukabumi

Rosdiana Dewi - detikNews
Sukabumi - Gempa berkekuatan 7,3 Scala Richter (SR) yang berpusat di Tasikmalaya, ternyata membuat sejumlah kawasan di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, porak-poranda. Ratusan rumah rusak berat dan puluhan lainnya rata dengan tanah.

Informasi yang dihimpun detikcom, Rabu (2/9/2009), kerusakan parah terjadi di sejumlah kecamatan. Di Kecamatan Pagaranten ratusan rumah rusak dan beberapa lainnya ambruk. Demikian pula di Kecamatan Nagrak, setidaknya 18 rumah warga dilaporkan rata dengan tanah akibat gempa.

Di Kecamatan Cikole, belasan rumah warga juga roboh. 5 Rumah warga di Kecamatan Cikole juga luluh lantak.

Belum ada informasi resmi mengenai adanya korban luka maupun jiwa akibat bencana alam ini. Namun menurut Ujang Rustandi, Ketua RT 4 RW 2, Kampung Cinumpang, Nagrak Selatan, tidak ada warganya yang terluka.

"Sebab waktu ada gempa, sebagian besar warga sedang bekerja di ladang. Kalau wilayah lainnya saya tidak tahu," ujar Ujang.



Ikuti berbagai peristiwa menarik yang terjadi sepanjang hari ini hanya di "Reportase" TRANS TV Senin - Jumat pukul 16.45 WIB

(djo/djo)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Minggu, 19/10/2014 19:41 WIB
    Iriana Bicara tentang Gaya, Media Sosial, Burung hingga Diri Sendiri
    Gb Iriana, tidak lama lagi akan menjadi Ibu Negara. Banyak yang penasaran akan sosoknya. Iriana, yang cenderung tak banyak berbicara, kali ini bersedia menjawab pertanyaan. Mulai soal gaya, hobi merawat burung hingga tentang dirinya sendiri. Seperti apa?
ProKontra Index »

Tak Perlu Arak-arakan Pesta Rakyat Saat Pelantikan Jokowi

Relawan Jokowi-JK akan menggelar pesta rakyat saat pelantikan presiden dan wapres pada 20 Oktober 2014 nanti dimulai dari Semanggi dan berakhir di Monas. Kapolri Jenderal Sutarman menyarankan tidak perlu ada acara arak-arakan seperti itu. "Saya sarankan tidak perlu arak-arakan, saya kira tidak perlu. Mungkin kalau bersyukur, bersyukur berdoa saja, enggak perlu arak-arakan," kata Kapolri. Bila Anda setuju dengan Kapolri, pilih Pro!
Pro
35%
Kontra
65%
MustRead close