detikcom

Penyelundupan Senjata Pindad

DPR Nilai Pemerintah Basa-basi foto

Didi Syafirdi - detikNews
Rabu, 02/09/2009 13:43 WIB
Foto Ilustrasi
Jakarta Parlemen menyesalkan sikap pemerintah mengenai kasus dugaan penyelundupan senapan serbu produk PT Pindad ke Filipina. Tanggapan yang pemerintah sampaikan atas pertanyaan Komisi I DPR, dinilai kurang serius.

"Kita sudah coba tanyakan ke Menko Polhukam, minta tanggapan serius. Tapi kami lihat mereka seperti basa basi. Pemerintah bilang masalah (ekspor senjata) ini sudah sesuai prosedur, tapi mana dokumen dan buktinya?" ujar Wakil Ketua Komisi I DPR Yuzron Ihza Mahendra, di Graha Inti Land, Jalan Sudirman, Jakarta, Rabu (2/9/2009).

Dia menegaskan, pemerintah harus melakukan tindak lanjut dan penelusuran yang tegas atas kasus dugaan penyelundupan di Filipina. Tidak tertutup kemungkinan itu adalah kejadian terungkap dari sekian banyak kejadian lain yang luput dari pantauan dan merupakan bagian dari sindikat pasar gelap senjata api.

"Pemerintah harus mengambil langkah tegas. Jangan sampai menimbulkan keilegalan. Bukan tidak mungkin peristiwa ini terjadi untuk kesekian kalinya. Jangan sampai senjata yang diproduksi BUMN masuk ke pasar gelap dan dijual ke pihak lain yang tidak berhak memiliki," pungkasnya.

(lh/iy)

Share:



Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Lapsus Index »
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel