Ribut Harta Karun di Sungai Musi Sejak Tahun 1970-an
Selasa, 01/09/2009 23:14 WIB
Palembang
Kabar mengenai penemuan harta karun di sungai Musi, ternyata sudah berlangsung sejak lama. Tahun 1970-an, dikisahkah ada orang yang menemukan sisir emas atau benda-benda berharga lainnya di sungai Musi.
"Lihatlah nanti, tidak akan ditemukan harta karun atau benda-benda berharga tinggi yang didapatkan mereka. Sejak remaja aku sudah sering dengar soal kabar itu, tapi tidak pernah terbukti. Tapi, entah kalau mereka memang diam-diam menyimpannya," kata Doak (49), seorang pengacara yang masa mudanya dihabiskan di daerah 35 Ilir Palembang, dalam sebuah perbincangan di Palembang, Selasa (01/09/2009).
Kalau pun para pemburu harta itu mendapatkan cincin. giwang atau kalung emang, menurutnya itu wajar. Sebab sungai Musi memang tempat beraktivitas warga, terutama untuk mandi dan mencuci.
"Coba diteliti benda-benda yang mereka temukan, ya, umumnya masih berusia baru atau muda," katanya.
Do'ak menilai ramainya warga menambang atau memburu harta karun di sungai Musi, pada dasarnya lantaran faktor ekonomi Indonesia yang lagi terpuruk.
"Semua orang mencari kemungkinan untuk mengatasi persoalan ekonomi. Termasuk melakukan hal-hal yang menurut orang tertentu masuk di akal. Jadi, kalau ekonomi kita baik, akan jarang kita temukan orang-orang yang mengadu nasib seperti di sungai Musi itu," ujarnya.
Hingga kini masih banyak warga yang melakukan penambangan atau mencari harta karun di sungai Musi. Mereka menggunakan sejumlah perahu ketek dan membentuk sebuah tim terdiri 5-6 orang. Ada sekitar 40 perahu yang menyusuri sungai Musi dari bawah jembatan Ampera sebelah Ilir hingga pelabuhan 35 Ilir, untuk melakukan penambangan atau mencari harta karun tersebut.
(tw/irw)
"Lihatlah nanti, tidak akan ditemukan harta karun atau benda-benda berharga tinggi yang didapatkan mereka. Sejak remaja aku sudah sering dengar soal kabar itu, tapi tidak pernah terbukti. Tapi, entah kalau mereka memang diam-diam menyimpannya," kata Doak (49), seorang pengacara yang masa mudanya dihabiskan di daerah 35 Ilir Palembang, dalam sebuah perbincangan di Palembang, Selasa (01/09/2009).
Kalau pun para pemburu harta itu mendapatkan cincin. giwang atau kalung emang, menurutnya itu wajar. Sebab sungai Musi memang tempat beraktivitas warga, terutama untuk mandi dan mencuci.
"Coba diteliti benda-benda yang mereka temukan, ya, umumnya masih berusia baru atau muda," katanya.
Do'ak menilai ramainya warga menambang atau memburu harta karun di sungai Musi, pada dasarnya lantaran faktor ekonomi Indonesia yang lagi terpuruk.
"Semua orang mencari kemungkinan untuk mengatasi persoalan ekonomi. Termasuk melakukan hal-hal yang menurut orang tertentu masuk di akal. Jadi, kalau ekonomi kita baik, akan jarang kita temukan orang-orang yang mengadu nasib seperti di sungai Musi itu," ujarnya.
Hingga kini masih banyak warga yang melakukan penambangan atau mencari harta karun di sungai Musi. Mereka menggunakan sejumlah perahu ketek dan membentuk sebuah tim terdiri 5-6 orang. Ada sekitar 40 perahu yang menyusuri sungai Musi dari bawah jembatan Ampera sebelah Ilir hingga pelabuhan 35 Ilir, untuk melakukan penambangan atau mencari harta karun tersebut.
(tw/irw)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Minggu, 27/05/2012 00:58 WIB
Gempa 5,0 SR Guncang Bengkulu
-
Minggu, 27/05/2012 00:50 WIB
Kapal Kargo di Pelabuhan Sunda Kelapa Terbakar
-
Sabtu, 26/05/2012 23:45 WIB
Keluarga Pramugari Henny Korban Sukhoi Dapat Santunan Rp 25 Juta
-
Sabtu, 26/05/2012 23:16 WIB
Satu Orang Tewas Tertimpa Pohon Akibat Angin Kencang di Medan
-
Sabtu, 26/05/2012 22:36 WIB
Rudenim Manado Terima 35 Imigran Myanmar dari Kendari
-
Minggu, 27/05/2012 00:58 WIB
Gempa 5,0 SR Guncang Bengkulu
-
Sabtu, 26/05/2012 05:00 WIB
Pelaku Penembak Satpam IPB Sempat Beli Sandal Usai Tinggalkan Motor
-
Sabtu, 26/05/2012 01:27 WIB
Duh! Sepasang Pelajar Kedapatan Mesum di Lantai Parkiran Rumah Sakit
-
Sabtu, 26/05/2012 10:59 WIB
Ini Sketsa Wajah Pelaku Penembakan 2 Satpam IPB
-
282 Komentar
-
232 Komentar
-
215 Komentar
-
215 Komentar
Lapsus
Index »
-
Rabu, 23/05/2012 09:06 WIB
Jejak Trimarga dari Mega Hingga SBY
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 6,047.000
- Rp 575.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message



.gif)

_2.gif)
_3.gif)
