detikcom
Senin, 31/08/2009 16:18 WIB

SS1 Pindad & Galil Milik Israel Serupa Tapi Tak Sama

Tya Eka Yulianti - detikNews
Bandung - Kabar yang menyebutkan bila senjata SS1 buatan Pindad yang akan diekspor ke Mali disebut sebagai senjata bermerek 'Galil' buatan Israel dianggap wajar oleh PT Pindad. Sebab bentuk antara SS1 dan Galil hampir serupa.

"SS1 yang disebut-sebut senjata buatan Israel yaitu Galil, kemungkinan ada salah pengertian saja. Senjata SS1 memang serupa dengan senjata Galil yang hak patennya sudah ada di Israel," ujar juru bicara PT Pindad Timbul Sitompul saat ditemui di kantornya, Jl Gatot Subroto, Senin (31/8/2009).

"Senjata SS1 jika dilihat secara kasat mata serupa dengan senjata Israel. Saya yakin itu spontan, selintas ada yang melihat SS1 mirip dengan Galil, sehingga orang menyebutnya itu Galil, karena kan SS1 belum dikenal," tambahnya panjang lebar.

Namun, kata dia, kalau kedua senjata dibandingkan secara langsung jelas terlihat perbedaannya. Namun Timbul tak merinci apa saja perbedaan dan persamaannya.

Menurutnya 100 pucuk SS1 terbagi dalam 20 peti. Satu peti berisi 5 senjata. "Pengiriman ke Filipina dan Mali adalah ekspor pertama pada tahun ini. Nilai kontraknya Rp 1 miliar," katanya.

Sebelumnya Pindad juga sempat mengekspor 150 SS1 ke Nigeria. "Saya lupa lagi tahunnya, entah 2008 atau 2007," ujar Timbul.

Timbul menyatakan omzet ekspor ke luar negeri masih kecil, karena kemampuan produksi PT Pindan masih diprioritaskan untuk pesanan dalam negeri.

"Kita minta laporan dulu secepatnya," ungkapnya.


Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(ern/ndr)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Berita Terbaru Indeks Berita ยป
ProKontra Index »

Motor akan Dilarang Melintas di Jalan Protokol Jakarta

Pada Desember 2014 mendatang motor tidak diperbolehkan untuk melintas di Bundaran HI hingga Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat. Rencananya motor akan dilarang di semua jalan protokol yang ada di Jakarta. Bila Anda setuju dengan kebijakan Pemprov DKI ini, pilih Pro!
Pro
34%
Kontra
66%