Senin, 31/08/2009 07:25 WIB

5 Mobil Tabrakan Beruntun di Tol Bekasi

E Mei Amelia R - detikNews
Foto: Ilustrasi
Jakarta - Tabrakan beruntun terjadi di tol Bekasi KM 06.400 mengakibatkan 5 mobil rusak. Mobil yang mengalami tabrakan yakni 3 mobil sedan dengan 2 mobil Kijang.

"Tapi diselesaikan di tempat dengan damai oleh para korban. Hanya senggolan saja," kata Kasat PJR Polda Metro Jaya AKBP Ipung Purnomo kepada detikcom, Senin (31/8/2009).

Peristiwa itu terjadi pada pukul 05.30 WIB saat kelima mobil dari Jakarta mengarah ke Cikampek. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

Sementara itu, tabrakan juga terjadi di tol Bekasi KM 09.600 sekitar pukul 05.00 WIB. Tabrakan antara mobil tronton bernopol L 8024 BI ditabr ak oleh mobil box dari arah Jakarta menuju Cikampek.

"Sopir yang bawa mobil box kabur. Tidak diketahui nopolnya," katanya.

Peristiwa tersebut melukai sopir mobil tronton yang bernama Sumaryadi. Petugas yang datang ke lokasi kemudian segera mengevakuasi kenaraan tersebut dan membawa Sumaryadi ke rumah sakit terdekat.


Rayakan kasih sayang anda dengan coklat. tapi bagaimana kalau coklat tersebut ternyata rekondisi? Simak di Reportase Investigasi, Pukul 16.30 WIB Hanya di TRANS TV

(mei/anw)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Camat dan Lurah Tak Perlu Ada, Ganti Jadi Manajer Pelayanan Satu Atap

Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) segera merealisasikan kantor kelurahan dan kecamatan menjadi kantor pelayanan terpadu satu pintu. Lurah dan camat bakal berfungsi sebagai manajer pelayanan. Ahok berpendapat lurah dan camat tak perlu lagi ada di Indonesia. Bila Anda setuju dengan gagasan Ahok, pilih Pro!
Pro
75%
Kontra
25%