detikcom

Bea & Cukai RI:

Senjata Pindad Hanya Berizin Ekspor ke Mali, Tak Ada ke Filipina

Indra Subagja - detikNews
Minggu, 30/08/2009 11:29 WIB
Jakarta Senjata jenis SS-V1 yang diekspor Pindad ke Mali dan Filipina disita petugas Pabean Filipina karena ditengarai ilegal. Tapi pihak Bea dan Cukai Tanjung Priok menyebut senjata untuk Mali resmi dan ada dokumen ekspornya.

"Hanya izin yang ke Mali, pemberitahuan ekspor barang (PEB) tanggal 7 Agustus. Senjata itu dikirim dari Pindad ke Ministry of Internal Security," kata Kabag Humas Ditjen Bea dan Cukai, Efi Suhartantyo, saat dihubungi detikcom melalui telepon, Minggu (30/8/2009).

Dalam dokumen itu disebutkan, tidak ada pihak ketiga. Jadi dari Pindad langsung dikirim ke pihak penerima di Mali.

"Jadi tidak ada pihak lain, dan tidak ada senjata yang ke Filipina," tambahnya.

Total senjata yang tercantum dalam barang ekspor itu ada 20 kotak senjata. "Semua dokumen lengkap, total 100 senjata," tutupnya.

Pada Kamis 20 Agustus, petugas Bea dan Cukai Filipina menahan kapal 'Capt Ufuk'. Di dalam kapal tersebut, aparat Filipina menemukan senjata 50 Pindad SS1-V1. Selain itu, kapal juga mengangkut sejumlah peralatan militer lainnya.

Jubir PT Pindad Timbul Sitompul menyatakan, senjata yang ditemukan di Filipina merupakan pesanan dari Mali dan pemerintah Filipina. Senjata-senjata itu berdokumen resmi. (ndr/nrl)

Share:


Komentar (0 Komentar)

    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login

    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    Lapsus Index »
    Cari Penawaran Terbaik di Sini
    Info Promosi Travel