Jumat, 28/08/2009 16:34 WIB

200 WNI Demo Lagi di KJRI Jeddah, Indonesia Kena Komplain

Mega Putra Ratya - detikNews
Jakarta - Departemen Luar Negeri (Deplu) menyesalkan tindakan 200 WNI yang demo lagi di Konsulat Konsulat Jenderal Republik Iindonesia (KJRI) di Jeddah dengan harapan dapat dideportasi ke Indonesia. Akibatnya, pemerintah Indonesia dikomplain oleh pemerintahan Arab Saudi terkait ketertiban.

"Beberapa waktu lalu 200 WNI kembali berdemonstrasi di depan KJRI. Kita
telah menerima komplain dari pemerintah Arab mengenai ketertiban," kata jubir
Deplu Teuku Faizasyah di kantor Deplu, Jalan Pejambon, Jakarta Pusat, Jumat (28/8/2009).

Faizasyah mengatakan WNI dan TKI yang tinggal liar di bawah kolong-kolong
jembatan di Arab Saudi belum bisa dipulangkan ke Indonesia dan hanya
dipindahkan ke penampungan Tenaga Kerja Indonesia (TKI) di Arab Saudi.

Deplu berkerjasama dengan Departemen Tenaga Kerja, Departemen Agama, Kepolisian, dan BNP2TKI untuk menyelesaikan kasus ini.

"Deplu sudah menunjuk sejumlah pejabat departemen terkait untuk ikut serta
menangani kasus ini," ujarnya.

Ketika ditanya mengenai rencana Wakil Presiden Jusuf Kalla yang akan
membantu memulangkan para WNI itu, Faizasyah menjelaskan hal itu masih dalam tahap pembahasan.

"Yang dilakukan sekarang adalah mencari sumber pendanaan untuk memulangkan mereka dan itu akan segera dilakukan," kata Faiz.


Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(mpr/aan)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

16 Kursi Menteri dari Parpol di Kabinet Jokowi Terlalu Banyak

Presiden Terpilih Jokowi telah mengumumkan postur kabinetnya. Jokowi memberi jatah 16 kursi untuk kader parpol. Menurut pengamat politik dari UIN Syarif Hidayatullah Gun Gun Heryanto, 16 kursi untuk kader parpol ini dinilai terlalu besar, tak sesuai harapan publik. Awalnya publik mengira jatah menteri untuk parpol jauh lebih sedikit. Bila Anda setuju dengan Gun Gun Heryanto, pilih Pro!
Pro
43%
Kontra
57%