Undip Tak Lagi Terima Mahasiswa Malaysia
Jumat, 28/08/2009 15:14 WIB
Semarang
Atas dasar nasionalisme,Universitas Diponegoro (Undip) Semarang tak lagi menerima mahasiswa asal Malaysia. Mahasiswa yang masih studi, diizinkan melanjutkan hingga lulus.
Kepala Humas Undip Agus Naryoso mengatakan, rektor dan kalangan akademis telah mempertimbangkan masak-masak keputusan tersebut. Dalam mengambil keputusan itu, mereka mengaku didukung banyak pihak.
"Biasanya ada empat mahasiswa Malaysia diterima di sini. Tapi saat ini kuota itu tak berlaku lagi," katanya melalui telepon, Jumat (28/8/2009).
Agus merinci alasan pokok dalam mengambil keputusan tersebut di antaranya, kualitas dan tingkat kedisiplinan mahasiswa Malaysia dalam membayar biaya studi, rendah. Hal itu terjadi dalam beberapa tahun belakangan.
Alasan lain, Undip berusaha mengakomodir kepentingan nasional. "Sejumlah kepala daerah yang bertemu rektor ingin agar putra daerahnya diterima di Undip. Karena itu, daripada menerima mahasiswa asing (Malaysia), lebih baik mendidik anak bangsa sendiri," jelasnya.
Agus tak menampik alasan menolak mahasiswa Malaysia juga terkait 'ulah' Malaysia terhadap Indonesia. Yang aktual, tentu saja, soal klaim Malaysia atas Tari Pendet.
"Menurut rektor, komentar presiden mengenai klaim Malaysia atas Tari Pendet, memantapkan Undip agar tak menerima mahasiswa Malaysia lagi," demikian Agus Naryoso.
(try/djo)
Kepala Humas Undip Agus Naryoso mengatakan, rektor dan kalangan akademis telah mempertimbangkan masak-masak keputusan tersebut. Dalam mengambil keputusan itu, mereka mengaku didukung banyak pihak.
"Biasanya ada empat mahasiswa Malaysia diterima di sini. Tapi saat ini kuota itu tak berlaku lagi," katanya melalui telepon, Jumat (28/8/2009).
Agus merinci alasan pokok dalam mengambil keputusan tersebut di antaranya, kualitas dan tingkat kedisiplinan mahasiswa Malaysia dalam membayar biaya studi, rendah. Hal itu terjadi dalam beberapa tahun belakangan.
Alasan lain, Undip berusaha mengakomodir kepentingan nasional. "Sejumlah kepala daerah yang bertemu rektor ingin agar putra daerahnya diterima di Undip. Karena itu, daripada menerima mahasiswa asing (Malaysia), lebih baik mendidik anak bangsa sendiri," jelasnya.
Agus tak menampik alasan menolak mahasiswa Malaysia juga terkait 'ulah' Malaysia terhadap Indonesia. Yang aktual, tentu saja, soal klaim Malaysia atas Tari Pendet.
"Menurut rektor, komentar presiden mengenai klaim Malaysia atas Tari Pendet, memantapkan Undip agar tak menerima mahasiswa Malaysia lagi," demikian Agus Naryoso.
(try/djo)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Minggu, 27/05/2012 00:58 WIB
Gempa 5,0 SR Guncang Bengkulu
-
Minggu, 27/05/2012 00:50 WIB
Kapal Kargo di Pelabuhan Sunda Kelapa Terbakar
-
Sabtu, 26/05/2012 23:45 WIB
Keluarga Pramugari Henny Korban Sukhoi Dapat Santunan Rp 25 Juta
-
Sabtu, 26/05/2012 23:16 WIB
Satu Orang Tewas Tertimpa Pohon Akibat Angin Kencang di Medan
-
Sabtu, 26/05/2012 22:36 WIB
Rudenim Manado Terima 35 Imigran Myanmar dari Kendari
-
Minggu, 27/05/2012 00:58 WIB
Gempa 5,0 SR Guncang Bengkulu
-
Sabtu, 26/05/2012 05:00 WIB
Pelaku Penembak Satpam IPB Sempat Beli Sandal Usai Tinggalkan Motor
-
Sabtu, 26/05/2012 01:27 WIB
Duh! Sepasang Pelajar Kedapatan Mesum di Lantai Parkiran Rumah Sakit
-
Sabtu, 26/05/2012 10:59 WIB
Ini Sketsa Wajah Pelaku Penembakan 2 Satpam IPB
-
282 Komentar
-
232 Komentar
-
215 Komentar
-
215 Komentar
Lapsus
Index »
-
Rabu, 23/05/2012 09:06 WIB
Jejak Trimarga dari Mega Hingga SBY
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 6,047.000
- Rp 575.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message



.gif)

_2.gif)
_3.gif)
