Surat Perintah Bunuh untuk 3 Srigala
Jumat, 28/08/2009 11:08 WIB
Ilustrasi (kxci.org)
Jenewa
Tidak jelas apakah 3 srigala ini terlalu rakus atau benar-benar hanya lapar. Yang jelas mereka telah membunuh domba lebih dari jumlah yang diizinkan. Jadi, mereka melanggar hukum yang berlaku di Swiss.
Akibatnya, otoritas setempat mengeluarkan surat perintah bunuh pada 3 srigala pengganggu yang berasal dari Italia dan Prancis, dan petugas hukum diberi waktu 60 hari memburu mereka. Demikian dilansir AFP, Jumat (28/8/2009).
Serangan srigala itu antara lain terjadi pada 1 dan 2 Agustus di wilayah Valais. Srigala memangsa 15 ekor domba. Pada Juli, 27 domba jadi korban di wilayah Lucerne. Jumlah mangsa itu melebihi kuota resmi yang bisa ditolerensi.
Hukum Swiss membolehkan predator hanya memangsa 35 ekor binatang dalam 4 bulan, sedang kuota dalam satu bulan 25 ekor. Namun, batasan itu turun menjadi 15 ekor per bulan untuk jenis binatang ternak yang dilindungi, dan inilah yang dilanggar oleh 3 srigala itu. Binatang yang melanggar hukum ini boleh ditembak mati.
Melihat banyaknya kerugian yang timbul, otoritas di Valais dan Lucerne pada awal Agustus setuju untuk memburu 3 srigala yang 'divonis' bersalah itu. Srigala pertama tewas pada 20 Agustus. Sedangkan dua lainnya masih diburu 20 petugas hingga September.
Surat perintah bunuh itu melahirkan kritik dari penggiat lingkungan dan mempertimbangkan untuk mengajukan banding. Mereka menyatakan penjagaan pada domba-domba itu tidak maksimal. Keberhasilan aksi para srigala pada 1 Agustus malam diduga juga karena peringatan HUT Kemerdekaan Swiss yang penuh kembang api, yang membuat para domba keluar dari kandangnya.
Namun peternak menginginkan srigala dibersihkan dari tanah Swiss. "Srigala tidak ada tempat di sini," kata ketua asosiasi peternak di Valais.
Srigala menghilang dari wilayah Swiss sejak seabad yang lalu. Namun sejak kemunculan mereka pada lagi pada 1995, hewan buas itu tampaknya telah menetap lebih permanen.
(nrl/iy)
Akibatnya, otoritas setempat mengeluarkan surat perintah bunuh pada 3 srigala pengganggu yang berasal dari Italia dan Prancis, dan petugas hukum diberi waktu 60 hari memburu mereka. Demikian dilansir AFP, Jumat (28/8/2009).
Serangan srigala itu antara lain terjadi pada 1 dan 2 Agustus di wilayah Valais. Srigala memangsa 15 ekor domba. Pada Juli, 27 domba jadi korban di wilayah Lucerne. Jumlah mangsa itu melebihi kuota resmi yang bisa ditolerensi.
Hukum Swiss membolehkan predator hanya memangsa 35 ekor binatang dalam 4 bulan, sedang kuota dalam satu bulan 25 ekor. Namun, batasan itu turun menjadi 15 ekor per bulan untuk jenis binatang ternak yang dilindungi, dan inilah yang dilanggar oleh 3 srigala itu. Binatang yang melanggar hukum ini boleh ditembak mati.
Melihat banyaknya kerugian yang timbul, otoritas di Valais dan Lucerne pada awal Agustus setuju untuk memburu 3 srigala yang 'divonis' bersalah itu. Srigala pertama tewas pada 20 Agustus. Sedangkan dua lainnya masih diburu 20 petugas hingga September.
Surat perintah bunuh itu melahirkan kritik dari penggiat lingkungan dan mempertimbangkan untuk mengajukan banding. Mereka menyatakan penjagaan pada domba-domba itu tidak maksimal. Keberhasilan aksi para srigala pada 1 Agustus malam diduga juga karena peringatan HUT Kemerdekaan Swiss yang penuh kembang api, yang membuat para domba keluar dari kandangnya.
Namun peternak menginginkan srigala dibersihkan dari tanah Swiss. "Srigala tidak ada tempat di sini," kata ketua asosiasi peternak di Valais.
Srigala menghilang dari wilayah Swiss sejak seabad yang lalu. Namun sejak kemunculan mereka pada lagi pada 1995, hewan buas itu tampaknya telah menetap lebih permanen.
(nrl/iy)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Minggu, 27/05/2012 00:58 WIB
Gempa 5,0 SR Guncang Bengkulu
-
Minggu, 27/05/2012 00:50 WIB
Kapal Kargo di Pelabuhan Sunda Kelapa Terbakar
-
Sabtu, 26/05/2012 23:45 WIB
Keluarga Pramugari Henny Korban Sukhoi Dapat Santunan Rp 25 Juta
-
Sabtu, 26/05/2012 23:16 WIB
Satu Orang Tewas Tertimpa Pohon Akibat Angin Kencang di Medan
-
Sabtu, 26/05/2012 22:36 WIB
Rudenim Manado Terima 35 Imigran Myanmar dari Kendari
-
Minggu, 27/05/2012 00:58 WIB
Gempa 5,0 SR Guncang Bengkulu
-
Sabtu, 26/05/2012 05:00 WIB
Pelaku Penembak Satpam IPB Sempat Beli Sandal Usai Tinggalkan Motor
-
Sabtu, 26/05/2012 01:27 WIB
Duh! Sepasang Pelajar Kedapatan Mesum di Lantai Parkiran Rumah Sakit
-
Sabtu, 26/05/2012 10:59 WIB
Ini Sketsa Wajah Pelaku Penembakan 2 Satpam IPB
-
282 Komentar
-
232 Komentar
-
215 Komentar
-
215 Komentar
Lapsus
Index »
-
Rabu, 23/05/2012 09:06 WIB
Jejak Trimarga dari Mega Hingga SBY
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 6,047.000
- Rp 575.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message



.gif)

_2.gif)
_3.gif)
