Malaysia Minta Media di Indonesia Lebih Peka Soal Pendet
Jumat, 28/08/2009 09:30 WIB
ilustrasi tari pendet
Jakarta
Kedutaan Besar Malaysia di Jakarta meminta seluruh pihak khususnya media di Indonesia agar lebih peka dalam memahami sensitivitas warga di antara dua negara yang bersangkutan. Hal ini dimaksudkan agar tidak melukai perasaan masing-masing warga Indonesia-Malaysia.
Kedubes Malaysia menyesalkan terjadinya kesalahpahaman dan penuduhan yang dilakukan media lokal Indonesia yang menganggap pemerintah Malaysia telah 'mencuri' tari Pendet yang merupakan kebudayaan asli Bali dan digunakan untuk video klip promosi turisnya.
"Kedubes Malaysia ingin menitikberatkan bahwa telah terjadi kesalahpahaman serius dan kesalahan persepsi akan produksi video klip (tari Pendet) dan tuduhan terhadap pemerintah Malaysia," demikian statemen Kedubes Malaysia seperti dilansir Bernama, Kamis (27/8/2009).
Video klip tari pendet komersil berdurasi 30 menit merupakan inisiatif Discovery Networks Asia-Pacific yang dibayar oleh Discovery Channel yang berkantor di Singapura. Pembuatan video klip ini ditekankan tidak melibatkan pihak-pihak di Malaysia. "Tidak seorang pun di Malaysia yang mengklaim tarian Pendet milik Malaysia," tandasnya.
Kedubes Malaysia juga menyatakan pihak yang telah membuat kesimpulan yang salah tersebut seharusnya membuat riset terlebih dahulu untuk memastikan permasalahannya sebelum membuat sebuah pernyataan.
Pada 26 Agustus lalu, Menteri Pariwisata Malaysia telah menerima surat permintaan maaf dari Discovery TV Network terkait
iklan acara Discovery Channel bertajuk 'Enigmatic Malaysia' yang menampilkan tari pendet di dalamnya. Menteri Pariwisata Jero Wacik juga telah menerima permintaan maaf serupa dan Discovery telah menghapus iklan tersebut.
(amd/nrl)
Kedubes Malaysia menyesalkan terjadinya kesalahpahaman dan penuduhan yang dilakukan media lokal Indonesia yang menganggap pemerintah Malaysia telah 'mencuri' tari Pendet yang merupakan kebudayaan asli Bali dan digunakan untuk video klip promosi turisnya.
"Kedubes Malaysia ingin menitikberatkan bahwa telah terjadi kesalahpahaman serius dan kesalahan persepsi akan produksi video klip (tari Pendet) dan tuduhan terhadap pemerintah Malaysia," demikian statemen Kedubes Malaysia seperti dilansir Bernama, Kamis (27/8/2009).
Video klip tari pendet komersil berdurasi 30 menit merupakan inisiatif Discovery Networks Asia-Pacific yang dibayar oleh Discovery Channel yang berkantor di Singapura. Pembuatan video klip ini ditekankan tidak melibatkan pihak-pihak di Malaysia. "Tidak seorang pun di Malaysia yang mengklaim tarian Pendet milik Malaysia," tandasnya.
Kedubes Malaysia juga menyatakan pihak yang telah membuat kesimpulan yang salah tersebut seharusnya membuat riset terlebih dahulu untuk memastikan permasalahannya sebelum membuat sebuah pernyataan.
Pada 26 Agustus lalu, Menteri Pariwisata Malaysia telah menerima surat permintaan maaf dari Discovery TV Network terkait
iklan acara Discovery Channel bertajuk 'Enigmatic Malaysia' yang menampilkan tari pendet di dalamnya. Menteri Pariwisata Jero Wacik juga telah menerima permintaan maaf serupa dan Discovery telah menghapus iklan tersebut.
(amd/nrl)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Minggu, 27/05/2012 00:58 WIB
Gempa 5,0 SR Guncang Bengkulu
-
Minggu, 27/05/2012 00:50 WIB
Kapal Kargo di Pelabuhan Sunda Kelapa Terbakar
-
Sabtu, 26/05/2012 23:45 WIB
Keluarga Pramugari Henny Korban Sukhoi Dapat Santunan Rp 25 Juta
-
Sabtu, 26/05/2012 23:16 WIB
Satu Orang Tewas Tertimpa Pohon Akibat Angin Kencang di Medan
-
Sabtu, 26/05/2012 22:36 WIB
Rudenim Manado Terima 35 Imigran Myanmar dari Kendari
-
Minggu, 27/05/2012 00:58 WIB
Gempa 5,0 SR Guncang Bengkulu
-
Sabtu, 26/05/2012 05:00 WIB
Pelaku Penembak Satpam IPB Sempat Beli Sandal Usai Tinggalkan Motor
-
Sabtu, 26/05/2012 01:27 WIB
Duh! Sepasang Pelajar Kedapatan Mesum di Lantai Parkiran Rumah Sakit
-
Sabtu, 26/05/2012 10:59 WIB
Ini Sketsa Wajah Pelaku Penembakan 2 Satpam IPB
-
282 Komentar
-
232 Komentar
-
215 Komentar
-
215 Komentar
Lapsus
Index »
-
Rabu, 23/05/2012 09:06 WIB
Jejak Trimarga dari Mega Hingga SBY
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 6,047.000
- Rp 575.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message



.gif)

_2.gif)
_3.gif)
