Kontroversi Tari Pendet
Pelaku Budaya Harus Tampilkan Identitas Daerahnya
Selasa, 25/08/2009 16:47 WIB
Jakarta
Pemerintah Indonesia telah dan terus aktif upayakan pengakuan dunia terhadap hak cipta warisan budaya dan karya bangsa. Langkah ini perlu didukung pelaku budaya dalam negeri dengan selalu menampilkan label made in Indonesia di setiap produknya.
Demikian kata Presiden SBY tanggapi isu klaim tari pendet oleh Malaysia. Ini disampaikannya setelah menerima laporan perkembangan penyelesaian kasusnya oleh Menbudpar Jero Wacik dan Menlu Hasan Wirajuda.
"Kalau itu batik, tulis Jogja-Indonesia. Kain songket, tulislah di labelnya Palembang-Indonesia," kata Presiden SBY, Selasa (25/8/2009), di Kantor Presiden, Jakarta.
Peringatan serupa juga dia tujukan kepada jajaran birokrasi. Agar lebih aktif mendata karya budaya daerah masing-masing dan memudahkan urusan terkait pendaftaran hak cipta yang masyarakat ajukan.
Menurut SBY pengakuan kepada hak cipta suatu karya budaya merupakan perhatian utama negara-negara maju. Sebab justru di era globalisasi, pengakuan terhadap hak cipta jadi salah satu kekuatan ekonomi negara bersangkutan.
Lebih lanjut SBY memaparkan bahwa karya budaya wayang telah UNESCO akui pada 2003 sebagai salah satu warisan dunia. Pengakuan serupa juga UNESCO berikan dua tahun kemudian untuk karya budaya keris.
Sekarang sedang ditunggu pengakuan UNESCO terhadap kain batik sebagai salah satu warisan dunia yang ada di Indonesia. Termasuk juga seni musik angklung.
"Dan masih banyak lagi, apakah itu kerajinan tangan, tarian dan nyanyian. Misalnya saja poco-poco, jelas itu asli Indonesia bagaimana mungkin bisa muncul di negara lain," sambung SBY.
(lh/anw)
Demikian kata Presiden SBY tanggapi isu klaim tari pendet oleh Malaysia. Ini disampaikannya setelah menerima laporan perkembangan penyelesaian kasusnya oleh Menbudpar Jero Wacik dan Menlu Hasan Wirajuda.
"Kalau itu batik, tulis Jogja-Indonesia. Kain songket, tulislah di labelnya Palembang-Indonesia," kata Presiden SBY, Selasa (25/8/2009), di Kantor Presiden, Jakarta.
Peringatan serupa juga dia tujukan kepada jajaran birokrasi. Agar lebih aktif mendata karya budaya daerah masing-masing dan memudahkan urusan terkait pendaftaran hak cipta yang masyarakat ajukan.
Menurut SBY pengakuan kepada hak cipta suatu karya budaya merupakan perhatian utama negara-negara maju. Sebab justru di era globalisasi, pengakuan terhadap hak cipta jadi salah satu kekuatan ekonomi negara bersangkutan.
Lebih lanjut SBY memaparkan bahwa karya budaya wayang telah UNESCO akui pada 2003 sebagai salah satu warisan dunia. Pengakuan serupa juga UNESCO berikan dua tahun kemudian untuk karya budaya keris.
Sekarang sedang ditunggu pengakuan UNESCO terhadap kain batik sebagai salah satu warisan dunia yang ada di Indonesia. Termasuk juga seni musik angklung.
"Dan masih banyak lagi, apakah itu kerajinan tangan, tarian dan nyanyian. Misalnya saja poco-poco, jelas itu asli Indonesia bagaimana mungkin bisa muncul di negara lain," sambung SBY.
(lh/anw)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Minggu, 27/05/2012 13:20 WIB
Polisi Bantu Promotor Amankan Refund Tiket Konser Lady Gaga
-
Minggu, 27/05/2012 13:18 WIB
Andi Nurpati Soal Grasi Corby: SBY Tak Langgar UU, Tak Layak Disoal
-
Minggu, 27/05/2012 13:06 WIB
Istri Wartawan Senior TVRI Harap Pembunuh Suaminya Ditangkap Hidup-hidup
-
Minggu, 27/05/2012 13:05 WIB
DPR Terus Dorong Australia Bebaskan Nelayan Anak Indonesia
-
Minggu, 27/05/2012 12:48 WIB
Nyapres, Ical Akan Yakinkan Rakyat
-
Minggu, 27/05/2012 12:45 WIB
Kisah Hasidah di Pulau Terluar Indonesia, 1 Rumah 2 Negara
-
Minggu, 27/05/2012 11:14 WIB
Konser Lady Gaga Batal!
-
Minggu, 27/05/2012 11:40 WIB
Konser Batal, Refund Tiket Lady Gaga 100 Persen
-
Minggu, 27/05/2012 11:57 WIB
Promotor: Konser Lady Gaga Pindah ke Bali Adalah Mustahil
-
438 Komentar
-
288 Komentar
-
252 Komentar
-
224 Komentar
Lapsus
Index »
-
Rabu, 23/05/2012 09:06 WIB
Jejak Trimarga dari Mega Hingga SBY
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 901.000
- Rp 575.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message



.gif)

_2.gif)
_3.gif)
