detikcom

Mental Corby Terganggu, Sebaiknya Dipulangkan ke Australia

Amanda Ferdina - detikNews
Selasa, 25/08/2009 15:05 WIB
AFP
Queensland Premier negara bagian Queensland, Australia, Anna Bligh, mendukung permintaan agar Schapelle Corby dapat menghabiskan sisa hukumannya di Australia. Hal tersebut menyusul laporan psikiater yang menyatakan mental Corby terganggu dan butuh perubahan suasana sehingga lebih baik dipindahkan dari penjara Kerobokan Bali.

"Masalah ini urusan tingkat federal, tapi saya harus mengatakan saya selalu berpikir akan lebih baik jika Schapelle Corby menghabiskan waktunya di Australia," ujar Bligh seperti dilansir AFP, Selasa (25/8/2009).

Kondisi mental eks siswa sekolah kecantikan ini diharapkan dapat dijadikan pertimbangan. "Insiden terakhir ini mungkin menjadi peluang untuk dapat dipertimbangkan," tambah Bligh.

Sebelumnya, psikiater Corby, Jonathan Phillips (32), telah mengunjungi Corby di penjaranya dan menyatakan jika kesehatan mental Corby cukup terganggu. Oleh karenanya ia menyarankan agar Corby dapat segera dipindahkan.

"Dia terperangkap dalam dunia kebingungannya di mana fantasi, halusinasi, dan ide aneh mendominasi pikirannya," ucap Phillps.

Schapelle Corby terbukti bersalah karena menyelundupkan 4,1 kg mariyuana ke Bali tahun 2005. Akan tetapi wanita yang divonis penjara 20 tahun itu selalu menyangkalnya dan menuduh penyelundup narkoba Internasional telah memasukkan obat terlarang itu ke dalam bawaannya.

Permintaan agar Corby dibawa pulang datang dari sanak keluarganya. Teman-teman keluarga Corby menyebut 'Ratu Mariyuana' itu bertingkah laku kekanak-kanakan, bicara seperti gadis kecil dan merengek pada ibunya kapan dia dibawa pulang.
(amd/nrl)

Share:


Komentar (0 Komentar)

    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login

    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    Lapsus Index »
    Cari Penawaran Terbaik di Sini
    Info Promosi Travel