Detik.com News
Detik.com
Senin, 24/08/2009 19:40 WIB

Direktur PT Maspion Mangkir dari Pemeriksaan KPK

Rachmadin Ismail - detikNews
Direktur PT Maspion Mangkir dari Pemeriksaan KPK
Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadwalkan pemeriksaan bagi Direktur PT Maspion Sunarto Jonathan. Namun ia tidak datang tanpa alasan yang jelas.

"Belum ada konfirmasi hingga pukul 17.00 WIB soal ketidakhadirannya," kata Juru Bicara KPK Johan Budi SP di Gedung KPK Jl HR Rasuna Said, Kuningan, Jaksel, Senin (24/8/2009).

Sebelumnya, KPK menjadwalkan pemeriksaan bagi Sunarto pada pukul 14.00 WIB. Ia akan dimintai keterangan sebagai saksi dalam kasus dugaan korupsi yang terjadi di Perusahaan Gas Negara (PGN) Jatim.

Keterangan dari Sunarto diperlukan karena KPK menemukan pengembangan baru terkait kasus tersebut.


Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(mad/Rez)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 26/03/2015 12:35 WIB
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut Jumlah pengguna jaminan kesehatan nasional melonjak tajam pada tahun pertama penyelenggaraannya. Akibatnya, kondisi keuangan BPJS Kesehatan defisit. Klaim membengkak, lebih besar daripada premi yang diterima.
ProKontra Index »

Tolak APBD DKI 2015, Parpol Lembek dan Mengecewakan

DPRD DKI menolak penggunaan APBD DKI 2015 setelah tak mau membahasnya lewat rapat Badan Anggaran. Tokoh antikorupsi Buya Syafii Maarif mengatakan sikap partai lembek dan mengecewakan. "Mereka menolak isu anggaran siluman tetapi mendukung atau tidak menarik diri dari Hak Angket. Padahal, Ahok diangket karena jelas menolak anggaran siluman itu," kata Buya Syafii. Bila Anda setuju pendapat Buya Syafii, pilih Pro!
Pro
100%
Kontra
0%