detikcom
Senin, 24/08/2009 19:40 WIB

Direktur PT Maspion Mangkir dari Pemeriksaan KPK

Rachmadin Ismail - detikNews
Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadwalkan pemeriksaan bagi Direktur PT Maspion Sunarto Jonathan. Namun ia tidak datang tanpa alasan yang jelas.

"Belum ada konfirmasi hingga pukul 17.00 WIB soal ketidakhadirannya," kata Juru Bicara KPK Johan Budi SP di Gedung KPK Jl HR Rasuna Said, Kuningan, Jaksel, Senin (24/8/2009).

Sebelumnya, KPK menjadwalkan pemeriksaan bagi Sunarto pada pukul 14.00 WIB. Ia akan dimintai keterangan sebagai saksi dalam kasus dugaan korupsi yang terjadi di Perusahaan Gas Negara (PGN) Jatim.

Keterangan dari Sunarto diperlukan karena KPK menemukan pengembangan baru terkait kasus tersebut.


Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(mad/Rez)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 02/10/2014 14:12 WIB
    Ridwan Hasan Saputra: Matematika Sulit, Itu Fitnah
    Gb Pekan lalu, media sosial dihebohkan menyusul kabar tentang tugas matematika seorang siswa sekolah dasar bernama Habibi, yang mendapat nilai merah dari gurunya. Habibi disalahkan sang guru karena menuliskan bahwa 4 + 4 + 4 + 4 + 4 + 4 = 4x6, bukan 6x4.
ProKontra Index »

Pilkada via DPRD Potensi Korupsinya Lebih Tinggi!

DPR hari ini akan mengesahkan RUU Pilkada yang salah satunya akan menentukan apakah pemilihan kepala daerah akan tetap dilakukan secara langsung atau dikembalikan ke DPRD. KPK berpandangan, Pilkada lewat DPRD justru potensi korupsinya lebih tinggi. Bila Anda setuju dengan KPK, pilih Pro!
Pro
59%
Kontra
41%