detikcom
Senin, 24/08/2009 19:40 WIB

Direktur PT Maspion Mangkir dari Pemeriksaan KPK

Rachmadin Ismail - detikNews
Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadwalkan pemeriksaan bagi Direktur PT Maspion Sunarto Jonathan. Namun ia tidak datang tanpa alasan yang jelas.

"Belum ada konfirmasi hingga pukul 17.00 WIB soal ketidakhadirannya," kata Juru Bicara KPK Johan Budi SP di Gedung KPK Jl HR Rasuna Said, Kuningan, Jaksel, Senin (24/8/2009).

Sebelumnya, KPK menjadwalkan pemeriksaan bagi Sunarto pada pukul 14.00 WIB. Ia akan dimintai keterangan sebagai saksi dalam kasus dugaan korupsi yang terjadi di Perusahaan Gas Negara (PGN) Jatim.

Keterangan dari Sunarto diperlukan karena KPK menemukan pengembangan baru terkait kasus tersebut.


Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(mad/Rez)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

16 Kursi Menteri dari Parpol di Kabinet Jokowi Terlalu Banyak

Presiden Terpilih Jokowi telah mengumumkan postur kabinetnya. Jokowi memberi jatah 16 kursi untuk kader parpol. Menurut pengamat politik dari UIN Syarif Hidayatullah Gun Gun Heryanto, 16 kursi untuk kader parpol ini dinilai terlalu besar, tak sesuai harapan publik. Awalnya publik mengira jatah menteri untuk parpol jauh lebih sedikit. Bila Anda setuju dengan Gun Gun Heryanto, pilih Pro!
Pro
41%
Kontra
59%