detikcom
Senin, 24/08/2009 19:40 WIB

Direktur PT Maspion Mangkir dari Pemeriksaan KPK

Rachmadin Ismail - detikNews
Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadwalkan pemeriksaan bagi Direktur PT Maspion Sunarto Jonathan. Namun ia tidak datang tanpa alasan yang jelas.

"Belum ada konfirmasi hingga pukul 17.00 WIB soal ketidakhadirannya," kata Juru Bicara KPK Johan Budi SP di Gedung KPK Jl HR Rasuna Said, Kuningan, Jaksel, Senin (24/8/2009).

Sebelumnya, KPK menjadwalkan pemeriksaan bagi Sunarto pada pukul 14.00 WIB. Ia akan dimintai keterangan sebagai saksi dalam kasus dugaan korupsi yang terjadi di Perusahaan Gas Negara (PGN) Jatim.

Keterangan dari Sunarto diperlukan karena KPK menemukan pengembangan baru terkait kasus tersebut.


Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(mad/Rez)


Setelah eksekusi 6 terpidana mati narkoba, dua negara menarik duta besarnya. Bagaimana perkembangan terkini? Simak di sini.


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Selasa, 27/01/2015 16:57 WIB
    Menteri Yohana Yembise: Kekerasan Anak Akibat Nikah Muda
    Gb Bagi Yohana Susana Yembise, jabatan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak adalah kepercayaan sekaligus menjadi simbol perjuangan atas dominasi adat di Papua, yang umumnya didominasi laki-laki. Yohana juga mengkhawatirkan tingkat kekerasan anak yang makin memprihatinkan.
ProKontra Index »

Jika Presiden Jokowi Berhentikan BW, BG Juga Harus Dinonaktifkan

Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto (BW) mengajukan berhenti sementara karena menjadi tersangka di Polri. Menurut peneliti ICW, Donal Fariz, bila Presiden nanti menerima pengunduran diri BW, maka Presiden juga harus menonaktifkan Komjen Budi Gunawan (BG) sebagai calon Kapolri. Apalagi kasus yang menjerat Komjen BG lebih krusial, yakni korupsi dibanding kasus yang menjerat BW, pidana biasa. Bila Anda setuju dengan Donal Fariz, pilih Pro!
Pro
68%
Kontra
32%
MustRead close