Klaim Tari Pendet
Yusron Minta Dubes Malaysia Pulang Kampung
Senin, 24/08/2009 13:30 WIB
Jakarta
Anggota Komisi I DPR Yusron Ihza Mahendra meminta pemerintah mengambil sikap tegas meminta Duta Besar Malaysia pulang kampung ke negaranya terkait klaim Malaysia atas tari Pendet yang berasal dari Bali. Malaysia dinilai telah mengkomersilkan budaya Indonesia untuk kepentingannya.
"Pemerintah Indonesia harus bertindak tegas kepada Pemerintah Malaysia. Memanggil pulang duta besar kita di Malaysia atau meminta Dubes Malaysia pulang ke negaranya. Tanpa cara ini seperti duri dalam daging," ujar Yusron Ihza Mahendra, dalam konferensi pers di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (24/8/2009).
Yusron beranggapan jalur politik semacam ini lebih efektif ketimbang jalur hukum yang menurutnya berbelit-belit.
"Sanksi kepada Pemerintah Malaysia saya menyerahkan kepada Deplu dan Depbudpar, tapi langkah politik lebih efektif ketimbang langkah hukum. Sudah saatnya pemerintah mendengarkan aspirasi rakyat," jelas Yusron.
Untuk itu, Komisi I DPR akan memanggil Menko Polkam untuk membahas masalah klaim Malaysia dari sudut pertahanan negara. Desakan DPR akan dipertegas dalam pertemuan akhir Agustus ini.
"Tanggal 31 Komisi I akan rapat dengan Menko Polkam, kita mendesak pemerintah bertindak tegas," kata Yusron.
Menurut Yusron, Malaysia sudah memanfaatkan budaya Indonesia untuk memperkaya dirinya. Hal ini menurutnya tidak seharusnya dilakukan negara sahabat.
"Budaya kita digunakan komersial dalam pengembangan pariwisata Malaysia, hal yang tidak layak tidak terpuji," keluh Yusron.
Sikap tegas pemerintah menurut Yusron adalah kartu As untuk membuat Malaysia jera. "Seperti masalah blok Ambalat mereka semena-mena karena pemerintah kurang tegas. Menurut saya kalau pemerintah tegas Malaysia akan berhati-hati sendirinya," ungkap Yusron.
"Angklung, Kakatua, Pendet, kalau kita memble-memble diam terus ya sampai kapan mau diambil punya kita," tegasnya bersemangat. (van/anw)
"Pemerintah Indonesia harus bertindak tegas kepada Pemerintah Malaysia. Memanggil pulang duta besar kita di Malaysia atau meminta Dubes Malaysia pulang ke negaranya. Tanpa cara ini seperti duri dalam daging," ujar Yusron Ihza Mahendra, dalam konferensi pers di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (24/8/2009).
Yusron beranggapan jalur politik semacam ini lebih efektif ketimbang jalur hukum yang menurutnya berbelit-belit.
"Sanksi kepada Pemerintah Malaysia saya menyerahkan kepada Deplu dan Depbudpar, tapi langkah politik lebih efektif ketimbang langkah hukum. Sudah saatnya pemerintah mendengarkan aspirasi rakyat," jelas Yusron.
Untuk itu, Komisi I DPR akan memanggil Menko Polkam untuk membahas masalah klaim Malaysia dari sudut pertahanan negara. Desakan DPR akan dipertegas dalam pertemuan akhir Agustus ini.
"Tanggal 31 Komisi I akan rapat dengan Menko Polkam, kita mendesak pemerintah bertindak tegas," kata Yusron.
Menurut Yusron, Malaysia sudah memanfaatkan budaya Indonesia untuk memperkaya dirinya. Hal ini menurutnya tidak seharusnya dilakukan negara sahabat.
"Budaya kita digunakan komersial dalam pengembangan pariwisata Malaysia, hal yang tidak layak tidak terpuji," keluh Yusron.
Sikap tegas pemerintah menurut Yusron adalah kartu As untuk membuat Malaysia jera. "Seperti masalah blok Ambalat mereka semena-mena karena pemerintah kurang tegas. Menurut saya kalau pemerintah tegas Malaysia akan berhati-hati sendirinya," ungkap Yusron.
"Angklung, Kakatua, Pendet, kalau kita memble-memble diam terus ya sampai kapan mau diambil punya kita," tegasnya bersemangat. (van/anw)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Minggu, 27/05/2012 13:18 WIB
Andi Nurpati Soal Grasi Corby: SBY Tak Langgar UU, Tak Layak Disoal
-
Minggu, 27/05/2012 13:06 WIB
Istri Wartawan Senior TVRI Harap Pembunuh Suaminya Ditangkap Hidup-hidup
-
Minggu, 27/05/2012 13:05 WIB
DPR Terus Dorong Australia Bebaskan Nelayan Anak Indonesia
-
Minggu, 27/05/2012 12:48 WIB
Nyapres, Ical Akan Yakinkan Rakyat
-
Minggu, 27/05/2012 12:45 WIB
Kisah Hasidah di Pulau Terluar Indonesia, 1 Rumah 2 Negara
-
Minggu, 27/05/2012 12:45 WIB
Kisah Hasidah di Pulau Terluar Indonesia, 1 Rumah 2 Negara
-
Minggu, 27/05/2012 11:14 WIB
Konser Lady Gaga Batal!
-
Minggu, 27/05/2012 11:40 WIB
Konser Batal, Refund Tiket Lady Gaga 100 Persen
-
Minggu, 27/05/2012 11:57 WIB
Promotor: Konser Lady Gaga Pindah ke Bali Adalah Mustahil
-
438 Komentar
-
288 Komentar
-
252 Komentar
-
224 Komentar
Lapsus
Index »
-
Rabu, 23/05/2012 09:06 WIB
Jejak Trimarga dari Mega Hingga SBY
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 901.000
- Rp 575.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message



.gif)

_2.gif)
_3.gif)
