Mantan Kepala Polisi Irak Akui Dalangi Aksi Pemboman
Senin, 24/08/2009 02:44 WIB
foto: ilustrasi
Baghdad
Sedikitnya 95 orang tewas dan ratusan lainnya mengalami cedera akibat ledakan bom truk yang terjadi di kantor menteri keuangan Irak, Rabu kemarin. Mantan Kepala Kepolisian Irak pun mengaku bertanggung jawab atas peristiwa tersebut.
"Satu bulan yang lalu saya menerima telpon dari atasan saya di partai (Baath), Sattam Farhan yang berada di Syria, untuk melakukan operasi ketidakstabilan terhadap rezim yang berkuasa," ujar Mantan Kepala Kepolisian Irak Wissam Ali Kadhem Ibrahim, seperti dikutip dari news.com.au, Senin (24/8/2009).
Menurut pria berusia 57 tahun tersebut, bom truk sudah disiapkan di daerah Khalis, 80 Km timur laut Kota Baghdad. Selama masa persiapan tersebut, kontak kerap dilakukan di wilayah Muqdadiyah untuk memastikan truk aman saat melintas ke Baghdad.
Sementara itu juru bicara Militer Irak, Mayor Jenderal Qassim Atta, menegaskan Ibrahim adalah orang yang paling bertanggung jawab atas insiden yang dianggap terburuk 18 bulan terakhir di Irak.
"Ibrahim adalah orang yang bertanggung jawab atas ledakan yang terjadi di kantor menteri keuangan," kata Qassim Atta.
Sedangkan satu bom truk juga meledak di kantor kementrian luar negeri Irak beberapa saat setelah bom di kantor menteri keuangan meledak.
Ibrahim menjabat sebagai kepala kepolisian di wilayah Diyala hingga tahun 1995 di bawah rezim Saddam husein. Kemudian dia melanjutkan karir sebagai pengacara sampai tahun 2002. Karir Ibrahim dilanjutkan dengan menduduki posisi sebagai pemimpin Partai Baath di Timur Laut Baghdad. (ddt/mok)
"Satu bulan yang lalu saya menerima telpon dari atasan saya di partai (Baath), Sattam Farhan yang berada di Syria, untuk melakukan operasi ketidakstabilan terhadap rezim yang berkuasa," ujar Mantan Kepala Kepolisian Irak Wissam Ali Kadhem Ibrahim, seperti dikutip dari news.com.au, Senin (24/8/2009).
Menurut pria berusia 57 tahun tersebut, bom truk sudah disiapkan di daerah Khalis, 80 Km timur laut Kota Baghdad. Selama masa persiapan tersebut, kontak kerap dilakukan di wilayah Muqdadiyah untuk memastikan truk aman saat melintas ke Baghdad.
Sementara itu juru bicara Militer Irak, Mayor Jenderal Qassim Atta, menegaskan Ibrahim adalah orang yang paling bertanggung jawab atas insiden yang dianggap terburuk 18 bulan terakhir di Irak.
"Ibrahim adalah orang yang bertanggung jawab atas ledakan yang terjadi di kantor menteri keuangan," kata Qassim Atta.
Sedangkan satu bom truk juga meledak di kantor kementrian luar negeri Irak beberapa saat setelah bom di kantor menteri keuangan meledak.
Ibrahim menjabat sebagai kepala kepolisian di wilayah Diyala hingga tahun 1995 di bawah rezim Saddam husein. Kemudian dia melanjutkan karir sebagai pengacara sampai tahun 2002. Karir Ibrahim dilanjutkan dengan menduduki posisi sebagai pemimpin Partai Baath di Timur Laut Baghdad. (ddt/mok)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Kamis, 24/05/2012 17:48 WIB
Kejagung: Penetapan Tersangka Fadel Tidak Terkait Pencapresan Ical
-
Kamis, 24/05/2012 17:46 WIB
Ahli Sebut Pemeran Video Porno Mirip Anggota Dewan
-
Kamis, 24/05/2012 17:43 WIB
Peringati Pidato Bung Karno 1 Juni, MPR Undang RI 1 & RI 2 Semua Periode
-
Kamis, 24/05/2012 17:37 WIB
Polri: Izin Konser Konser Lady Gaga Sudah Diterima Beberapa Instansi
-
Kamis, 24/05/2012 17:36 WIB
Wakil Ketua Komisi I: Panglima Harus Usut Porsche Cayenne Berpelat TNI
-
Kamis, 24/05/2012 16:42 WIB
'Bidadari' Beraksi di Bundaran HI, Lalu Lintas Tersendat
-
Kamis, 24/05/2012 16:36 WIB
Rusia Selidiki Dugaan Sukhoi Disabotase AS!
-
Kamis, 24/05/2012 15:35 WIB
Kaca Retak, Lion Air Bayar Rp 45 Juta pada Penumpang
-
Kamis, 24/05/2012 16:42 WIB
Ibas Soal Insiden di Ternate: Peristiwa Anarkis Tak Bisa Ditolerir
-
697 Komentar
-
258 Komentar
-
238 Komentar
-
227 Komentar
Lapsus
Index »
-
Rabu, 23/05/2012 09:06 WIB
Jejak Trimarga dari Mega Hingga SBY
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 894.000
- Rp 6,010.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer








Sending your message



.gif)

_2.gif)
