detikcom

Selasa, 18/08/2009 17:45 WIB

Jatim, Bali dan Sulbar Juara Pawai Budaya Nusantara video foto

Anwar Khumaini - detikNews
Foto: Hery Winarno/detikcom
Jakarta - 3 Provinsi berhasil meraih posisi jawara pada Pawai Budaya Nusantara yang berlangsung di depan Istana Merdeka. Ketiganya adalah Provinsi Jawa Timur, Bali dan Sulawesi Barat (Sulbar).

"Pemenangnya adalah Provinsi Bali, Sulbar dan Jawa Timur," ujar ketua tim dewan juri, Didi Petet sesaat setelah arak-arakan tersebut usai di Istana Merdeka, Jl Medan Merdeka Utara, Jakarta, Selasa (18/8/2009).

Penampilan Provinsi Bali yang menampilkan parade barong berjudul 'Witning Puja menuju Indonesia Jaya' ini memang menarik. Sekitar 100 penari pendet, kecak, barong, membawakan tarian-tarian khas bali yang lentur. Serta kostum warna-warni khas Bali yang indah.

Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) menampilkan 'Siwali Pari', sebuah teatrikal tari yang menggambarkan kesetaraan antara suami dan istri. Dalam adat masyarakat Mandar, tak ada perbedaan serta saling kuasai antara suami istri, semuanya sama dalam kesetaraan. Saat para lelaki melaut, perempuan menenun sutera dan bendoa.

Dalam penampilan tersebut, digambarkan beberapa wanita yang sedang menenun, dan para pria yang sedang berlayar mencari nafkah.

Terakhir, Provinsi Jawa Timur menampilkan 'Maduwangi', alias Madura-Banyuwangi. Masyarakat Madura dan Banyuwangi mewakili Provinsi Jawa Timur lantaran memiliki budaya yang khas, yakni tarian Gandrung di Banyuwangi serta pakaian adat sakerah, Madura. Para penari gandrung dengan lemah gemulai melenggak-lenggokkan tubuhnya di hadapan ribuan tamu undangan. Presiden SBY, Ibu Ani Yudhoyono serta

Wakil Presiden Jusuf Kalla memberi aplaus meriah untuk penampilan kontingen Jawa Timur ini, demikian juga penampilan-penampilan provinsi lain.

"Kami memilih tiga pemenang, tidak ada peringkat," kata Didi Petet.

Acara yang diikuti 33 provinsi ini berjalan meriah. Ditutup dengan Solo Batik Carnival, acara tahunan ini semakin sempurna.


Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 15.30 WIB

(anw/ken)


Setelah eksekusi 6 terpidana mati narkoba, dua negara menarik duta besarnya. Bagaimana perkembangan terkini? Simak di sini.


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Selasa, 27/01/2015 16:57 WIB
    Menteri Yohana Yembise: Kekerasan Anak Akibat Nikah Muda
    Gb Bagi Yohana Susana Yembise, jabatan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak adalah kepercayaan sekaligus menjadi simbol perjuangan atas dominasi adat di Papua, yang umumnya didominasi laki-laki. Yohana juga mengkhawatirkan tingkat kekerasan anak yang makin memprihatinkan.
ProKontra Index »

Jika Presiden Jokowi Berhentikan BW, BG Juga Harus Dinonaktifkan

Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto (BW) mengajukan berhenti sementara karena menjadi tersangka di Polri. Menurut peneliti ICW, Donal Fariz, bila Presiden nanti menerima pengunduran diri BW, maka Presiden juga harus menonaktifkan Komjen Budi Gunawan (BG) sebagai calon Kapolri. Apalagi kasus yang menjerat Komjen BG lebih krusial, yakni korupsi dibanding kasus yang menjerat BW, pidana biasa. Bila Anda setuju dengan Donal Fariz, pilih Pro!
Pro
71%
Kontra
29%