Jadi Oposisi Atau Tidak, PDIP Masih Menunggu Kajian
Minggu, 16/08/2009 17:59 WIB
Jakarta
Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) hingga kini belum memutuskan apakah akan menjadi partai oposisi pemerintah atau tidak. PDIP hingga masih menunggu hasil kajian dari tim untuk menentukan sikapnya.
"Masalah koalisi atau oposisi sudah diberikan instruksi kepada seluruh organ-organ partai, baik dari Perpu, Mega Institute, dan fungsioaris partai di pusat maupun di daerah untuk mengkaji apakah PDIP akan beroposisi atau berkoalisi," kata Wakil Ketua Sekretariat Jenderal DPP PDIP Agnita Singedekane.
Hal tersebut disampaikannya dalam acara diskusi PDIP dalam memilih sikap Oposisi atau Koalisi di Jl Diponegoro No 58, Jakarta, Minggu (16/8/2009).
Menurut Agnita, pengkajian seperti ini dimulai sejak berdirinya partai. Hingga kini, dari tim yang terbentuk juga belum menetapkan hasil pengkajiannya. Hal ini diakuinya karena tim memerlukan waktu lama untuk mendapat hasil yang bisa menampung semua aspirasi.
"Biarkanlah mereka mengkaji itu dan kajian itu akan diserahkan ke ketua umum," ungkapnya.
Setelah kajian selesai, hasil kajian kemudian akan dirumuskan. Dari rumusan itulah yang nantinya akan disampaikan kepada Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri.
"Jangan mengira ibu Megawati akan menggunakan hak prerogatifnya. Hak prerogatif itu untuk hal-hal yang merupakan ancaman bagi negara ataupun NKRI," pungkasnya.
(nov/irw)
"Masalah koalisi atau oposisi sudah diberikan instruksi kepada seluruh organ-organ partai, baik dari Perpu, Mega Institute, dan fungsioaris partai di pusat maupun di daerah untuk mengkaji apakah PDIP akan beroposisi atau berkoalisi," kata Wakil Ketua Sekretariat Jenderal DPP PDIP Agnita Singedekane.
Hal tersebut disampaikannya dalam acara diskusi PDIP dalam memilih sikap Oposisi atau Koalisi di Jl Diponegoro No 58, Jakarta, Minggu (16/8/2009).
Menurut Agnita, pengkajian seperti ini dimulai sejak berdirinya partai. Hingga kini, dari tim yang terbentuk juga belum menetapkan hasil pengkajiannya. Hal ini diakuinya karena tim memerlukan waktu lama untuk mendapat hasil yang bisa menampung semua aspirasi.
"Biarkanlah mereka mengkaji itu dan kajian itu akan diserahkan ke ketua umum," ungkapnya.
Setelah kajian selesai, hasil kajian kemudian akan dirumuskan. Dari rumusan itulah yang nantinya akan disampaikan kepada Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri.
"Jangan mengira ibu Megawati akan menggunakan hak prerogatifnya. Hak prerogatif itu untuk hal-hal yang merupakan ancaman bagi negara ataupun NKRI," pungkasnya.
(nov/irw)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Minggu, 27/05/2012 13:05 WIB
DPR Terus Dorong Australia Bebaskan Nelayan Anak Indonesia
-
Minggu, 27/05/2012 12:48 WIB
Nyapres, Ical Akan Yakinkan Rakyat
-
Minggu, 27/05/2012 12:45 WIB
Kisah Hasidah di Pulau Terluar Indonesia, 1 Rumah 2 Negara
-
Minggu, 27/05/2012 12:38 WIB
2 Tahanan Polsek Setu Bekasi yang Kabur Dibekuk, 1 Orang Tewas
-
Minggu, 27/05/2012 12:21 WIB
Harlah Fatayat NU, Ibu Ani Dorong Perempuan Terlibat Pembuatan Kebijakan
-
Minggu, 27/05/2012 12:45 WIB
Kisah Hasidah di Pulau Terluar Indonesia, 1 Rumah 2 Negara
-
Minggu, 27/05/2012 11:14 WIB
Konser Lady Gaga Batal!
-
Minggu, 27/05/2012 11:40 WIB
Konser Batal, Refund Tiket Lady Gaga 100 Persen
-
Minggu, 27/05/2012 11:57 WIB
Promotor: Konser Lady Gaga Pindah ke Bali Adalah Mustahil
-
438 Komentar
-
288 Komentar
-
252 Komentar
-
224 Komentar
Lapsus
Index »
-
Rabu, 23/05/2012 09:06 WIB
Jejak Trimarga dari Mega Hingga SBY
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 575.000
- Rp 6,047.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message



.gif)

_2.gif)
_3.gif)
