'Indonesia Raya' Kelupaan, Agung Akan Tegur Sekjen DPR
Jumat, 14/08/2009 11:44 WIB
Jakarta
Ketua DPR Agung Laksono tentunya merasa dipermalukan dengan absennya lagu Indonesia Raya saat membuka sidang paripurna dalam rangka pidato kenegaraan menyambut Kemerdekaan RI ke-64. Agung akan menegur Sekjen DPR dan bahkan memberi sanksi jika terbukti kesalahan itu akibat kelalaian Sekjen.
"Kami tentu akan menegur Sekjen, bagaimana bisa kejadian seperti itu. Untuk kemudian diberi sanksi jika memang terbukti bersalah," kata Agung usai sidang paripurna di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (14/8/2009).
Menurut Agung, kesalahan seperti itu tidak perlu dibesar-besarkan. Karena siapa pun bisa berbuat salah jika masih manusia. Bahkan presiden pun juga pernah berbuat salah.
"Saya kira sudah biasa, setiap saat bisa terjadi kejadian yang salah seperti itu. Dulu juga pernah terjadi kesalahan seperti ini," papar Agung.
Sementara itu Wakil Ketua MPR AM Fatwa menilai kesalahan Agung tidak selayaknya terjadi. Karena itu dia meminta semua pihak yang salah harus meminta maaf dan mengklarifikasi.
"Ini pertama kali dalam sejarah Indonesia, pidato kenegaraan peringatan kemerdekaan tidak ada lagu Indonesia Raya. Pokoknya semua pihak harus minta maaf, tidak boleh terulang lagi," paparnya.
Menurut Fatwa, memang masalah yang terjadi dalam sidang paripurna tadi masalah teknis. Tetapi seharusnya Agung juga memahami kalau setiap sidang kenegaraan wajib dinyanyikan lagu Indonesia Raya.
"Ini sebenarnya masalah teknis. Ketua seharusnya tahu dong. Saya pikir tadi Pak Agung yang lupa, tapi staf juga tidak mengingatkan. Siapa pun yang salah harus mengklarifikasi dan saya lihat Agung sudah minta maaf," pungkasnya.
(yid/nrl)
"Kami tentu akan menegur Sekjen, bagaimana bisa kejadian seperti itu. Untuk kemudian diberi sanksi jika memang terbukti bersalah," kata Agung usai sidang paripurna di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (14/8/2009).
Menurut Agung, kesalahan seperti itu tidak perlu dibesar-besarkan. Karena siapa pun bisa berbuat salah jika masih manusia. Bahkan presiden pun juga pernah berbuat salah.
"Saya kira sudah biasa, setiap saat bisa terjadi kejadian yang salah seperti itu. Dulu juga pernah terjadi kesalahan seperti ini," papar Agung.
Sementara itu Wakil Ketua MPR AM Fatwa menilai kesalahan Agung tidak selayaknya terjadi. Karena itu dia meminta semua pihak yang salah harus meminta maaf dan mengklarifikasi.
"Ini pertama kali dalam sejarah Indonesia, pidato kenegaraan peringatan kemerdekaan tidak ada lagu Indonesia Raya. Pokoknya semua pihak harus minta maaf, tidak boleh terulang lagi," paparnya.
Menurut Fatwa, memang masalah yang terjadi dalam sidang paripurna tadi masalah teknis. Tetapi seharusnya Agung juga memahami kalau setiap sidang kenegaraan wajib dinyanyikan lagu Indonesia Raya.
"Ini sebenarnya masalah teknis. Ketua seharusnya tahu dong. Saya pikir tadi Pak Agung yang lupa, tapi staf juga tidak mengingatkan. Siapa pun yang salah harus mengklarifikasi dan saya lihat Agung sudah minta maaf," pungkasnya.
(yid/nrl)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Minggu, 27/05/2012 00:58 WIB
Gempa 5,0 SR Guncang Bengkulu
-
Minggu, 27/05/2012 00:50 WIB
Kapal Kargo di Pelabuhan Sunda Kelapa Terbakar
-
Sabtu, 26/05/2012 23:45 WIB
Keluarga Pramugari Henny Korban Sukhoi Dapat Santunan Rp 25 Juta
-
Sabtu, 26/05/2012 23:16 WIB
Satu Orang Tewas Tertimpa Pohon Akibat Angin Kencang di Medan
-
Sabtu, 26/05/2012 22:36 WIB
Rudenim Manado Terima 35 Imigran Myanmar dari Kendari
-
Minggu, 27/05/2012 00:58 WIB
Gempa 5,0 SR Guncang Bengkulu
-
Sabtu, 26/05/2012 05:00 WIB
Pelaku Penembak Satpam IPB Sempat Beli Sandal Usai Tinggalkan Motor
-
Sabtu, 26/05/2012 01:27 WIB
Duh! Sepasang Pelajar Kedapatan Mesum di Lantai Parkiran Rumah Sakit
-
Sabtu, 26/05/2012 10:59 WIB
Ini Sketsa Wajah Pelaku Penembakan 2 Satpam IPB
-
282 Komentar
-
232 Komentar
-
215 Komentar
-
215 Komentar
Lapsus
Index »
-
Rabu, 23/05/2012 09:06 WIB
Jejak Trimarga dari Mega Hingga SBY
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 901.000
- Rp 6,047.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message



.gif)

_2.gif)
_3.gif)
