detikcom
Selasa, 11/08/2009 14:44 WIB

Kondisi Gedung SMP 110 Pesanggrahan Memprihatinkan

Andi Saputra - detikNews
Foto: Andi Saputra/detikcom
Jakarta - Kondisi gedung SMP 110 Pesanggrahan, Jakarta Selatan, sangat memprihatinkan. Atap lapuk, genteng bocor, hingga lantai rusak, kini menjadi pemandangan sehari-hari di sekolahan tersebut.

"Kalau hujan, ya, bocor. Belajarnya menepi, mencari tempat duduk yang tak kena air hujan," kata salah seorang siswa kelas 7, Deby, kepada detikcom, di lokasi, Selasa (11/8/2009).

Sekolah yang berada di Jl Kemajuan, Petukangan Selatan, tersebut sepintas nampak kokoh. Tapi jika dilihat lebih seksama, dugaan tersebut melesat.

Plafon kayu atap telah lapuk dan nyaris copot. Selain itu, beberapa genteng melorot dan pecah.

"Ya, kondisinya seperti ini. Saya tak tahu masuk prioritas direnovasi apa tidak. Tanya ke Kepala Sekolah saja, tapi sedang keluar," kata seorang guru, Siti, (45).

Kerusakan juga nampak di langit-langit kelas dan koridor sekolah. Lantai
yang masih tegel pun telah rusak di beberapa sudut. Adapun untuk cat dinding, selalu diperbaharui supaya nampak bersih.

"WC nya juga jorok. Sebagai orang tua murid, kasihan kepada anak saya. Meski tak berpengaruh terhadap keselamatan siswa, tapi kan pengaruhnya ke semangat belajar," ujar Evi (32), warga Bintaro yang juga orang tua siswa yang hendak menjemput anaknya pulang.


Ikuti sejumlah peristiwa menarik yang terjadi sepanjang hari ini hanya di "Reportase" TRANS TV Senin - Jumat pukul 12.45 WIB

(asp/irw)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Senin, 21/07/2014 12:41 WIB
    Wamenhub: Jembatan Comal Bikin Jalur Darat Lebih Kompleks, Ada 3 Alternatif
    Gb Jembatan Comal, Pemalang, Jateng, yang ambles pada Jumat (18/7) malam lalu membuat mudik via jalur darat lebih kompleks. Memang Kementerian PU mengebut pengerjaan jembatan itu. Namun di satu sisi harus menunggu kelayakannya. Ada 3 alternatif jalur mudik menghindari Jembatan Comal.
ProKontra Index »

Polisi akan Razia dan Bubarkan Sahur on The Road

Dari hari ke hari, Sahur on The Road (SOTR) alias sahur keliling yang awalnya niatnya baik, membagi-bagikan sahur ke warga tidak mampu, kini melenceng semakin meresahkan, melakukan vandalisme hingga pembacokan. Terakhir Senin (21/7) dini hari, beberapa korban pembacokan kelompok SOTR berjatuhan. Polda Metro Jaya akan merazia, membubarkan hingga menindak kelompok SOTR yang melakukan tindak pidana. Bila Anda setuju dengan tindakan Polda Metro Jaya, pilih Pro!
Pro
73%
Kontra
27%
MustRead close