detikcom
Sabtu, 08/08/2009 10:14 WIB

Penggerebekan di Jatiasih

Kapolri Sebut Amir Abdillah, Kapolda Sebut Amir Ibrohim foto

Indra Subagja - detikNews
Jakarta - Jika Kapolri Jenderal BHD menyebut Amir Abdillah, Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Wahyono menyebut Amir Ibrohim. Belum diketahui apakah kedua nama itu merupakan orang yang sama atau nama dua orang.

Dalam jumpa pers sekitar pukul 05.00 WIB, Sabtu (8/8/2009), Kapolri menyebutkan bahwa aparatnya telah menangkap Amir Abdillah saat menggerebek 'safe house' Noordin M Top di Jatiasih. Peran Amir adalah pemesan kamar 1808 Hotel JW Marriott.

Sedangkan Kapolda Metro Jaya menyebutkan bahwa Amir Ibrohim ditangkap di kawasan Jakarta Utara dua hari lalu. Dari penangkapan inilah akhirnya polisi menggerebek rumah kontrakan Ahmad Fery di Puri Nusapala, Jatiasih, Bekasi.

"Dia kita tangkap 2 hari yang lalu di Jakarta Utara. Dari penangkapan itu kita bisa menangkap yang di Jatiasih," kata Kapolda Metro Jaya Irjen Wahyono.

Hal itu disampaikan Wahyono saat penggeledahan di rumah kontrakan Ahmad Fery, Sabtu (8/8/2009).

Wahyono memastikan, kelompok teroris yang menyewa rumah tersebut sejak 3 minggu yang lalu adalah jaringan Noordin M Top. Polisi juga memastikan kelompok tersebut berkaitan dengan bom JW Marriott dan Ritz-Carlton 17 Juli lalu.

Selain menembak mati dua tersangka teroris (Air Setiawan dan Eko Peyang), polisi juga menemukan 100-500 kg bahan peledak dari rumah kontrakan Ahmad Fery. Ditemukan juga bom yang sudah jadi yaitu bom mobil dan bom bunuh diri yang rangkaiannya mirip dengan bom JW Marriott 17 Juli.
Ikuti topik-topik hangat hari ini di "Reportase Siang", pukul 10.30 WIB, hanya di Trans TV.

(ken/nrl)





Sponsored Link

Komentar (0 Komentar)

    Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
    Tampilkan Komentar di:        

    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Rabu, 22/05/2013 08:47 WIB
      Salim Segaf Galau Melihat Kondisi PKS
      Gb Salim Segaf Al Jufri, anggota Majelis Syuro PKS, mengaku prihatin dengan kondisi partainya saat ini. Salim mengingatkan semua kader PKS kembali berpolitik bersih dan tidak berurusan dengan kasus korupsi.
    ProKontra Index »

    Usut Aiptu Labora, Polri Jangan Ciut Usut Rekening Gendut Jenderal

    Polisi sangat blak-blakan mengungkap kasus rekening gendut yang dimiliki oleh Anggota Polres Raja Ampat, Papua, Aiptu Labora Sitorus. Komisioner Kompolnas, Hamidah Abdurahman mengatakan Polri juga harus terbuka dan berani jika itu menyangkut rekening para jendral. Bila Anda setuju dengan pernyataan Hamidah Abdurahman, pilih Pro!
    Pro
    60%
    Kontra
    40%
    Cari Penawaran Terbaik di Sini
    Info Promosi Travel
    • Rp .000
    • Rp .000
    MustRead close