Sabtu, 08/08/2009 04:54 WIB
Kronologi Pengepungan Markas Noordin M Top di Temanggung
Berikut kronologi pengepungan rumah berbatu bata tanpa plester ini seperti disampaikan sumber detikcom:
- Kamis (6/8/2009), sejumlah personel Densus 88 memantau lokasi rumah ini. Densus merapat ke rumah ini, karena ada laporan kegiatan mencurigakan di rumah itu. Diduga seorang pria bertubuh gempal yang diyakini sebagai Noordin Moh Top.
- Pengendusan itu kemudian dilanjutkan dengan upaya penangkap. Pada Jumat (7/8/2009) sore, ada lima orang yang diamankan polisi. Dua di antaranya bernama Aris dan Indra, yang merupakan keponakan Mohzahri. Keduanya diamankan di Pasar Parakan, Temanggung. Mereka ditangkap karena terpantau keluar dari rumah tersebut.
- Setelah menangkap lima orang itu, Tim Pemukul Densus 88 yang menumpang 3 mobil Kijang langsung mengepung rumah tersebut. Tim ini terdiri dari 15 anggota Gegana dan sniper. Namun, Densus tidak berani mengambil tindakan apa pun. Mereka bersenjata lengkap, mulai dari senjata laras panjang jenis styer, senjata tangan glock, rompi anti peluru dan granat tangan.
- Menjelang malam hari, aparat Densus 88 dengan pengeras suara meminta agar penghuni rumah menyerah. Namun, tidak ada satu pun penghuni rumah yang keluar dan menyerah.
- Akhirnya, sekitar pukul 19.00 WIB, aparat Densus 88 mundur dan mengepung rumah tersebut. Mereka tidak berani masuk ke dalam rumah, karena dari pengakuan sementara lima orang yang sudah ditangkap, di dalam rumah tersebut ada senjata dan bahan peledak.
- Sekitar pukul 19.15 WIB, polisi melokalisir area dan para sniper Densus mulai menembaki rumah tersebut setelah sebelumnya memberikan tembakan peringatan. Namun tembakan peringatan dibalas dengan tembakan dari dalam rumah.
Dari jenis suara tembakan dari dalam rumah, diperkirakan minimal ada dua senjata laras panjang karena ada suara tembakan dengan karakteristik suara senjata AK-47 dan senjata SS. Arah tembakan dari dalam rumah sangat terukur dan terarah ke Densus 88 yang atinya dilakukan oleh orang terlatih.
Tembakan dari dalam rumah hanya terdengar sesekali. sehingga diperkirakan amunisi atau peluru mereka terbatas.
- Dari pengakuan lima orang yang diamankan sebelumnya, diketahui bahwa di dalam rumah ada seseorang dengan karakteristik seperti Noordin Moh Top yang gempal dan kekar.
- Polisi tidak berani mennyerang karena takut ada ranjau di sekitar rumah dan bom bunuh diri yang melekat di tubuh orang-orang yang ada di dalam rumah tersebut.
- Rencananya pada pukul 05.30 WIB, setelah hari berganti pagi, Densus 88 akan mulai bergerak ke rumah itu. Hingga pukul 04.40 WIB, Densus 88 terus siaga sekitar 30 meter dari rumah itu.
(asy/gah)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Twitter Recommendation
-
Golkar: Pak Harto Banyak Meninggalkan Pengagum di Indonesia
554 share this. -
Makan di Pendopo Sipanji Banyumas, Megawati Cerita Kondisi Indonesia
542 share this. -
Wakil Ketua Komisi IX: Freeport Lakukan Pengabaian Keselamatan Pekerja
462 share this. -
Jokowi: Saya Nggak Mau, Tahu-tahu Filmnya Jadi
337 share this. -
Rekam 423 Video Cabul, Pria Singapura Diadili
279 share this.
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Berita Terbaru
Indeks Berita ยป
-
Rabu, 22/05/2013 12:42 WIB
Waspadalah, Obat Kuat Crocodile Drug adalah Narkoba
-
Rabu, 22/05/2013 12:41 WIB
Pukul 16.00 WIB Teng! KPU Tutup Penerimaan Berkas Perbaikan Bacaleg
-
Rabu, 22/05/2013 12:41 WIB
Ini Misi Fahri Hamzah Pindah ke Komisi III DPR
-
Rabu, 22/05/2013 12:28 WIB
Keluarga Pelaku Upaya Pemerkosaan yang Diringkus 3 Siswa SMP Ingin Damai
-
Rabu, 22/05/2013 12:23 WIB
KPK Tak Hadir, Rapat Timwas Century Ditunda
-
Rabu, 22/05/2013 11:41 WIB
3 Siswa SMP yang Gagalkan Upaya Pemerkosaan Sempat Mau Disuap Pelaku
-
Rabu, 22/05/2013 11:00 WIB
Cerita Satpam Soal Panggilan 'Papa' dari Darin ke Luthfi
-
Rabu, 22/05/2013 11:25 WIB
5 Pengakuan Mengejutkan Pelaku Pemotongan Kelamin Abdul Muhyi
-
Rabu, 22/05/2013 10:40 WIB
Ketika Jokowi Asli Merasa Tersaingi Reza 'Jokowi'
-
Rabu, 22/05/2013 09:23 WIB
Heroik! 3 Siswa SMP di Bogor Selamatkan Gadis 14 Tahun dari Pemerkosaan
-
Rabu, 22/05/2013 12:04 WIB
Tifatul: Kader PKS Jangan Makan Uang Haram, Jadi Tersangka Harus Mundur
-
Rabu, 22/05/2013 10:15 WIB
Jokowi: Saya Nggak Mau, Tahu-tahu Filmnya Jadi
-
Rabu, 22/05/2013 09:29 WIB
4 Cerita 'Hubungan Rahasia' Darin Mumtazah dan Luthfi
-
360 Komentar
-
238 Komentar
-
229 Komentar
-
215 Komentar
-
211 Komentar
-
210 Komentar
-
176 Komentar
-
162 Komentar
-
Rabu, 22/05/2013 08:47 WIB
Salim Segaf Galau Melihat Kondisi PKS
Salim Segaf Al Jufri, anggota Majelis Syuro PKS, mengaku prihatin dengan kondisi partainya saat ini. Salim mengingatkan semua kader PKS kembali berpolitik bersih dan tidak berurusan dengan kasus korupsi.
ProKontra
Index »
Usut Aiptu Labora, Polri Jangan Ciut Usut Rekening Gendut Jenderal
Pro
Kontra
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 2,845.000
- Rp .000
MustRead
close
-
Rabu, 22/05/2013 10:15 WIB
Kasus Impor Daging, KPK Panggil 2 Sopir Luthfi
-
Rabu, 22/05/2013 10:15 WIB
Jokowi: Saya Nggak Mau, Tahu-tahu Filmnya Jadi
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Health News · Sexual Health · Diet · Ibu & Anak · Konsultasi · Health Calculator · Foto Balita · Bank Nama Bayi
- detikTravel · Travel News · Destinations · Photos · d'Trips · Hotels · Flights · ACI · d'Travelers Stories
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Pedoman Media Siber · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer








_5.gif)






Kenikmatan nasi goreng khas Indonesia juga tak bisa disangkal Mikhail Kouritsyn. Setiap mampir ke Indonesia, orang Rusia ini takkan lupa menyantapnya.
Pembubaran partai politik memang dimungkinkan, namun masih utopis. Akhir-akhir ini, wacana pembubaran partai politik korup kembali menguat. Setidaknya ada tiga momentum yang mendorong wacana publik ini semakin menguat.
