Sidang Gugatan Pilpres
Tim SBY-Boediono Bantah Buat Form C1 Palsu
Kamis, 06/08/2009 10:30 WIB
Jakarta
Ribuan formulir C1 palsu yang beredar di Kota Tangerang, Banten dikabarkan dibuat secara resmi oleh Partai Demokrat (PD). Tim Mega-Prabowo dengan mengutip Majalah Tempo mengatakan, Sekjen Partai Demokrat Marzuki Ali telah mengakui hal tersebut. Namun hal ini dibantah oleh Marzuki Ali.
Bantahan tersebut disampaikan oleh Tim SBY-Boediono dalam persidangan di MK, Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta, Kamis (6/8/2009).
"Sekjen Partai Demokrat membantah mengaku membuat formulir C1 tersebut. Itu hanya interpretasi wartawan Majalah Tempo saja," kata Tim Hukum SBY-Boediono, Amir Syamsudin.
Menurut Marzuki sebagaimana disampaikan Amir, formulir itu dibuat atas inisiatif kader Partai Demokrat di lapangan tanpa instruksi dari pusat. Formulir itu dibuat untuk kepentingan internal.
Mereka mengantisipasi jika tidak mendapatkan form dari KPPS seperti terjadi di pileg lalu sehingga memutuskan membuat salinannya. "Formulir itu sekarang sudah dimusnahkan," imbuh Amir.
Keterangan itu tidak diterima oleh Tim Mega-Prabowo. Menurut mereka, jika pernyataan Marzuki di Majalah Tempo itu tidak benar, seharusnya Marzuki telah mengajukan hak jawab untuk mengoreksinya jauh hari sebelumnya. "Tidak perlu menunggu persidangan," kata Tim Hukum Mega-Prabowo, Arteria Dahlan.
Menanggapi keberatan tersebut, Majelis Hakim mengatakan akan menjadikannya sebagai bahan pertimbangan. "Nanti akan kita jadikan bahan pertimbangan," kata Ketua Majelis Hakim Mahfud MD.
(sho/yid)
Bantahan tersebut disampaikan oleh Tim SBY-Boediono dalam persidangan di MK, Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta, Kamis (6/8/2009).
"Sekjen Partai Demokrat membantah mengaku membuat formulir C1 tersebut. Itu hanya interpretasi wartawan Majalah Tempo saja," kata Tim Hukum SBY-Boediono, Amir Syamsudin.
Menurut Marzuki sebagaimana disampaikan Amir, formulir itu dibuat atas inisiatif kader Partai Demokrat di lapangan tanpa instruksi dari pusat. Formulir itu dibuat untuk kepentingan internal.
Mereka mengantisipasi jika tidak mendapatkan form dari KPPS seperti terjadi di pileg lalu sehingga memutuskan membuat salinannya. "Formulir itu sekarang sudah dimusnahkan," imbuh Amir.
Keterangan itu tidak diterima oleh Tim Mega-Prabowo. Menurut mereka, jika pernyataan Marzuki di Majalah Tempo itu tidak benar, seharusnya Marzuki telah mengajukan hak jawab untuk mengoreksinya jauh hari sebelumnya. "Tidak perlu menunggu persidangan," kata Tim Hukum Mega-Prabowo, Arteria Dahlan.
Menanggapi keberatan tersebut, Majelis Hakim mengatakan akan menjadikannya sebagai bahan pertimbangan. "Nanti akan kita jadikan bahan pertimbangan," kata Ketua Majelis Hakim Mahfud MD.
(sho/yid)
Baca Juga
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Senin, 10/08/2009 13:49 WIB
Caleg Terpilih DPRD Muba Sumsel Diduga Berijazah Palsu
-
Kamis, 06/08/2009 20:40 WIB
Tim Mega-Prabowo: Penjelasan KPU tentang DPT di MK Menggelikan
-
Kamis, 06/08/2009 19:36 WIB
Pelaksanaan Pilpres 2009
Sekjen PBB Beri Selamat ke Presiden SBY
-
Kamis, 06/08/2009 19:19 WIB
Ical Diminta Waspadai Kader Pragmatis di Sekelilingnya
-
Kamis, 06/08/2009 18:34 WIB
Dituduh Curang, KPU Ancam Serang Balik
-
Minggu, 27/05/2012 11:14 WIB
Konser Lady Gaga Batal!
-
Minggu, 27/05/2012 11:40 WIB
Konser Batal, Refund Tiket Lady Gaga 100 Persen
-
Minggu, 27/05/2012 11:57 WIB
Promotor: Konser Lady Gaga Pindah ke Bali Adalah Mustahil
-
Minggu, 27/05/2012 10:53 WIB
Pembunuh Janda Cantik di Kebayoran Baru Dibekuk
-
393 Komentar
-
288 Komentar
-
252 Komentar
-
224 Komentar
Lapsus
Index »
-
Rabu, 23/05/2012 09:06 WIB
Jejak Trimarga dari Mega Hingga SBY
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 6,047.000
- Rp 2,847.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message
.gif)

_2.gif)
_3.gif)
