Menlu: Serangan Teroris di Asia Tinggi
Rabu, 29/07/2009 13:33 WIB
Terkait
Jakarta
Dalam tempo setahun, terjadi 94 kali serangan teroris di kawasan Asia. Serangan teroris di Asia Barat dan Asia Tenggara relatif lebih tinggi.
Menteri Luar Negeri (Menlu) Hassan Wirajuda mengatakan, ada 94 serangan terorisme mulai dari wilayah Asia, Pakistan, Cina Utara sampai Indonesia sejak Juli 2008 hingga Juli 2009.
Dikatakan dia, sebagian besar serangan teroris lebih banyak Pakistan dan Afghanistan.
"Semua negara tahu kalau ada serangan teroris dan warga negara asing terbunuh atau terluka akan menjadi perhatian. Kalau kita lihat peta dari Asia Barat hingga Asia Tenggara, ada kesan serangan teroris di sana dianggap sebagai intensitasnya relatif lebih tinggi," kata Hassan di Departemen Luar Negeri, Jalan Pejambon, Jakarta Pusat, Rabu (29/7/2009).
Hassan menuturkan, aksi teroris bersifat regional sejak tahun 2002 atau bahkan sebelumnya. Pelakunya beragam ada dari Malaysia, Indonesia, dan pelatihannya ada di Filipina.
Oleh karena itu, menurut Hassan, kerjasama regional dan internasional sangat diperlukan terutama mengedepankan kerjasama diplomasi intelijen tentang jaringan atau keberadaan teroris.
Kedua, lanjut dia, penguatan kapasitas kepolisian termasuk Densus 88.
"Kerjasama kita tingkatkan baik latihan bersama dan peralatan yang canggih untuk proses deteksi," ujar Hassan.
(aan/iy)
Menteri Luar Negeri (Menlu) Hassan Wirajuda mengatakan, ada 94 serangan terorisme mulai dari wilayah Asia, Pakistan, Cina Utara sampai Indonesia sejak Juli 2008 hingga Juli 2009.
Dikatakan dia, sebagian besar serangan teroris lebih banyak Pakistan dan Afghanistan.
"Semua negara tahu kalau ada serangan teroris dan warga negara asing terbunuh atau terluka akan menjadi perhatian. Kalau kita lihat peta dari Asia Barat hingga Asia Tenggara, ada kesan serangan teroris di sana dianggap sebagai intensitasnya relatif lebih tinggi," kata Hassan di Departemen Luar Negeri, Jalan Pejambon, Jakarta Pusat, Rabu (29/7/2009).
Hassan menuturkan, aksi teroris bersifat regional sejak tahun 2002 atau bahkan sebelumnya. Pelakunya beragam ada dari Malaysia, Indonesia, dan pelatihannya ada di Filipina.
Oleh karena itu, menurut Hassan, kerjasama regional dan internasional sangat diperlukan terutama mengedepankan kerjasama diplomasi intelijen tentang jaringan atau keberadaan teroris.
Kedua, lanjut dia, penguatan kapasitas kepolisian termasuk Densus 88.
"Kerjasama kita tingkatkan baik latihan bersama dan peralatan yang canggih untuk proses deteksi," ujar Hassan.
(aan/iy)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Kamis, 24/05/2012 08:40 WIB
Kiai Kharismatik Mbah Liem Tutup Usia
-
Kamis, 24/05/2012 08:38 WIB
PPP: Jadi Milik Rakyat, Presiden Tak Perlu Urus Bendera Parpol
-
Kamis, 24/05/2012 08:19 WIB
Golkar Tolak Setgab Diatur dalam UU Pilpres
-
Kamis, 24/05/2012 08:13 WIB
Antara Proyek Hambalang, Menteri Andi dan Choel Mallarangeng
-
Kamis, 24/05/2012 08:12 WIB
Revisi UU Pilpres
Golkar Tak Setuju Presiden & Wapres Tinggalkan Jabatan Parpol
-
Kamis, 24/05/2012 06:48 WIB
Menag: Polisi akan Usut Penyebar Buku Kartun Nabi Muhammad
-
Kamis, 24/05/2012 07:28 WIB
Gara-gara Kasus Nazaruddin, Menpora Kini 'Akrab' dengan Kuningan
-
Kamis, 24/05/2012 07:40 WIB
Jembatan Tol Semarang-Solo Rawan Longsor
-
Kamis, 24/05/2012 07:08 WIB
3 Jenazah WNI Korban Sukhoi Diterbangkan ke Daerah Asal Sore Ini
-
687 Komentar
-
236 Komentar
-
221 Komentar
-
220 Komentar
Lapsus
Index »
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Senin, 21/05/2012 12:10 WIB
Berapapun Dibayar Asal Bungkam
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 469.000
- Rp 2,796.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer








Sending your message



.gif)

_2.gif)
