Putusan MA Berlaku, Mantan Presiden PKS Tak Lolos ke Senayan
Senin, 27/07/2009 14:02 WIB
Jakarta
Putusan Mahkamah Agung (MA) juga berimbas pada PKS. Bila aturan itu berlaku, partai ini mesti kehilangan 7 kursi. Di antara orang yang kehilangan kursi itu terselip nama mantan presiden partai itu Almuzammil Yusuf.
"Dalam catatan kita, antara lain ada nama Almuzammil Yusuf di Lampung II, Refrizal di Sumbar II, Matri Agung di Jawa Tengah, Anshori Siregar di Sumatera Utara, Sugiyono di Jawa Tengah, dan Mustafa Kamal di Sumsel I," terang Juru Bicara PKS Mabruri saat dihubungi melalui telepon, Senin (27/7/2009).
Almuzammil Yusuf pernah menjabat sebagai Presiden PKS pada 2003 lalu, sebelum kemudian partai itu melebur dengan PK dan kemudian Hidayat Nur Wahid sebagai Presiden PKS.
Secara rinci, yang hilang bila aturan penghitungan sesuai keputusan MA berlaku, kursi yang hilang yakni di wilayah Sumatera ada 4 kursi, di Jawa Barat 5 kursi, di Jawa Timur 5 kursi, di Jawa Tengah 5 kursi, di Kalimantan Timur ada 1 kursi, di Sulawesi ada 2 kursi.
"Kita sebenarnya tidak serta merta hilang 7, tapi memang ada yang hilang karena aturan itu diberlakukan, tapi kemudian ada juga yang justru lolos seperti Untung Wahono di Jabar III," terangnya.
Namun menurutnya, PKS telah melakukan konsultasi hukum dan yakin bila aturan MA ini tidak berlaku surut.
"Dilakukan di pemilu yang akan datang, kita ingin peraturan ditangguhkan untuk 2014, dikhawatirkan mengganggu politik nasional," tutupnya.
(ndr/iy)
"Dalam catatan kita, antara lain ada nama Almuzammil Yusuf di Lampung II, Refrizal di Sumbar II, Matri Agung di Jawa Tengah, Anshori Siregar di Sumatera Utara, Sugiyono di Jawa Tengah, dan Mustafa Kamal di Sumsel I," terang Juru Bicara PKS Mabruri saat dihubungi melalui telepon, Senin (27/7/2009).
Almuzammil Yusuf pernah menjabat sebagai Presiden PKS pada 2003 lalu, sebelum kemudian partai itu melebur dengan PK dan kemudian Hidayat Nur Wahid sebagai Presiden PKS.
Secara rinci, yang hilang bila aturan penghitungan sesuai keputusan MA berlaku, kursi yang hilang yakni di wilayah Sumatera ada 4 kursi, di Jawa Barat 5 kursi, di Jawa Timur 5 kursi, di Jawa Tengah 5 kursi, di Kalimantan Timur ada 1 kursi, di Sulawesi ada 2 kursi.
"Kita sebenarnya tidak serta merta hilang 7, tapi memang ada yang hilang karena aturan itu diberlakukan, tapi kemudian ada juga yang justru lolos seperti Untung Wahono di Jabar III," terangnya.
Namun menurutnya, PKS telah melakukan konsultasi hukum dan yakin bila aturan MA ini tidak berlaku surut.
"Dilakukan di pemilu yang akan datang, kita ingin peraturan ditangguhkan untuk 2014, dikhawatirkan mengganggu politik nasional," tutupnya.
(ndr/iy)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Senin, 10/08/2009 13:49 WIB
Caleg Terpilih DPRD Muba Sumsel Diduga Berijazah Palsu
-
Kamis, 06/08/2009 20:40 WIB
Tim Mega-Prabowo: Penjelasan KPU tentang DPT di MK Menggelikan
-
Kamis, 06/08/2009 19:36 WIB
Pelaksanaan Pilpres 2009
Sekjen PBB Beri Selamat ke Presiden SBY
-
Kamis, 06/08/2009 19:19 WIB
Ical Diminta Waspadai Kader Pragmatis di Sekelilingnya
-
Kamis, 06/08/2009 18:34 WIB
Dituduh Curang, KPU Ancam Serang Balik
-
Minggu, 27/05/2012 11:14 WIB
Konser Lady Gaga Batal!
-
Minggu, 27/05/2012 11:40 WIB
Konser Batal, Refund Tiket Lady Gaga 100 Persen
-
Minggu, 27/05/2012 11:57 WIB
Promotor: Konser Lady Gaga Pindah ke Bali Adalah Mustahil
-
Minggu, 27/05/2012 10:53 WIB
Pembunuh Janda Cantik di Kebayoran Baru Dibekuk
-
393 Komentar
-
288 Komentar
-
252 Komentar
-
224 Komentar
Lapsus
Index »
-
Rabu, 23/05/2012 09:06 WIB
Jejak Trimarga dari Mega Hingga SBY
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 6,047.000
- Rp 2,847.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message



.gif)

_2.gif)
_3.gif)
