Hukuman Cambuk Kartika Sari Dewi Shukarno Tuai Perdebatan
Minggu, 26/07/2009 13:25 WIB
Kartika Sari Dewi Shukarno (AFP)
Kuala Lumpur
Pekan lalu Pengadilan Syariah di Malaysia mengeksekusi 6 kali hukuman cambuk bagi seorang model muslim yang kedapatan minum bir di pub. Hukuman cambuk itu menuai perdebatan karena sebagian menganggap tak manusiawi.
Kartika (32), yang mengantongi permanent resident selain dikenai 6 kali hukuman cambuk juga dikenai denda sekitar RM 5 ribu setelah dinyatakan bersalah minum alkohol di kawasan negara bagian Pahang, tahun lalu.
Pro kontra ini terjadi di negara jiran yang mayoritas warganya beragama Islam. Karena minuman beralkohol tersedia hampir di semua tempat di Malaysia, dan selama ini jarang terjadi seorang Muslim yang minum alkohol dikenai hukuman cambuk.
"Hukuman cambuk itu sama dengan penyiksaan dan mulai sekarang kita seharusnya kita tidak menutup mata atas hal itu," ujar Direktur Eksekutif Amnesty International Malaysia Nora Murat seperti dilansir dari AFP, Minggu (26/7/2009).
Menurut Murat, hukuman cambuk karena minum alkohol adalah cara yang salah untuk memberi pelajaran tentang agama. "Ketika dosa adalah antara dia dan Tuhan, selalu ada pilihan untuk taubat. Itu terserah Tuhan yang dipercayainya, bukan manusia," tukasnya.
Selebihnya dibuat kaget atas hukuman cambuk bagi wanita diizinkan di Pengadilan Syariah, yang dioperasikan pengadilan di bawah sistem ganda. Kekagetan itu seperti ditunjukkan Menteri Perempuan Shahrizat Abdul Jalil, juga aktivis HAM Malaysia Ivy Josiah.
"Itu tidak saja kasar, tapi juga tidak adil," tukas Josiah.
Sementara cendekiawan muslim Harussani Zakaria mengatakan hukuman itu penting untuk membuat efek jera bagi muslim yang lain. Zakaria juga mengatakan hukuman cambuk 6 kali itu sudah sangat toleran. Karena hukum Islam sebenarnya membolehkan cambuk sampai 40 kali bagi muslim yang minum alkohol.
"Hukuman itu untuk mempermalukan dan mendidik dia (Kartika). Hakim sudah melakukan hal yang benar," ujar Zakaria.
Zakaria menambahkan jika hakim hanya memberi hukuman denda, efeknya tidak akan bertahan lama untuk mencegah umat Muslim minum alkohol.
Di pengadilan sipil Malaysia, cambuk adalah hukuman umum untuk tindak kriminal berat seperti pemerkosaan. Hukuman dilakukan dengan rotan tebal yang bisa mengakibatkan rasa sakit, membuat kulit terkelupas dan meninggalkan bekas luka.
Rotan yang digunakan Kartika dilaporkan panjangnya kurang dari 1,2 meter dengan ketebalan 1 cm lebih. Efek rotan ini tidak meninggalkan bekas luka di kulit.
Nah tentang perdebatan ini, Kartika tampaknya sudah pasrah. "Saya menerima hukuman di dunia ini, biar Allah yang memutuskan hukumanku di hari kemudian. Saya ingin mengimbau kaum muda untuk belajar dari pengalamanku dan tidak mempermalukan diri dan keluarga mereka," ujar ibu dari 2 anak yang bersuamikan warga Singapura ini.
(nwk/nrl)
Kartika (32), yang mengantongi permanent resident selain dikenai 6 kali hukuman cambuk juga dikenai denda sekitar RM 5 ribu setelah dinyatakan bersalah minum alkohol di kawasan negara bagian Pahang, tahun lalu.
Pro kontra ini terjadi di negara jiran yang mayoritas warganya beragama Islam. Karena minuman beralkohol tersedia hampir di semua tempat di Malaysia, dan selama ini jarang terjadi seorang Muslim yang minum alkohol dikenai hukuman cambuk.
"Hukuman cambuk itu sama dengan penyiksaan dan mulai sekarang kita seharusnya kita tidak menutup mata atas hal itu," ujar Direktur Eksekutif Amnesty International Malaysia Nora Murat seperti dilansir dari AFP, Minggu (26/7/2009).
Menurut Murat, hukuman cambuk karena minum alkohol adalah cara yang salah untuk memberi pelajaran tentang agama. "Ketika dosa adalah antara dia dan Tuhan, selalu ada pilihan untuk taubat. Itu terserah Tuhan yang dipercayainya, bukan manusia," tukasnya.
Selebihnya dibuat kaget atas hukuman cambuk bagi wanita diizinkan di Pengadilan Syariah, yang dioperasikan pengadilan di bawah sistem ganda. Kekagetan itu seperti ditunjukkan Menteri Perempuan Shahrizat Abdul Jalil, juga aktivis HAM Malaysia Ivy Josiah.
"Itu tidak saja kasar, tapi juga tidak adil," tukas Josiah.
Sementara cendekiawan muslim Harussani Zakaria mengatakan hukuman itu penting untuk membuat efek jera bagi muslim yang lain. Zakaria juga mengatakan hukuman cambuk 6 kali itu sudah sangat toleran. Karena hukum Islam sebenarnya membolehkan cambuk sampai 40 kali bagi muslim yang minum alkohol.
"Hukuman itu untuk mempermalukan dan mendidik dia (Kartika). Hakim sudah melakukan hal yang benar," ujar Zakaria.
Zakaria menambahkan jika hakim hanya memberi hukuman denda, efeknya tidak akan bertahan lama untuk mencegah umat Muslim minum alkohol.
Di pengadilan sipil Malaysia, cambuk adalah hukuman umum untuk tindak kriminal berat seperti pemerkosaan. Hukuman dilakukan dengan rotan tebal yang bisa mengakibatkan rasa sakit, membuat kulit terkelupas dan meninggalkan bekas luka.
Rotan yang digunakan Kartika dilaporkan panjangnya kurang dari 1,2 meter dengan ketebalan 1 cm lebih. Efek rotan ini tidak meninggalkan bekas luka di kulit.
Nah tentang perdebatan ini, Kartika tampaknya sudah pasrah. "Saya menerima hukuman di dunia ini, biar Allah yang memutuskan hukumanku di hari kemudian. Saya ingin mengimbau kaum muda untuk belajar dari pengalamanku dan tidak mempermalukan diri dan keluarga mereka," ujar ibu dari 2 anak yang bersuamikan warga Singapura ini.
(nwk/nrl)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Minggu, 27/05/2012 13:05 WIB
DPR Terus Dorong Australia Bebaskan Nelayan Anak Indonesia
-
Minggu, 27/05/2012 12:48 WIB
Nyapres, Ical Akan Yakinkan Rakyat
-
Minggu, 27/05/2012 12:45 WIB
Kisah Hasidah di Pulau Terluar Indonesia, 1 Rumah 2 Negara
-
Minggu, 27/05/2012 12:38 WIB
2 Tahanan Polsek Setu Bekasi yang Kabur Dibekuk, 1 Orang Tewas
-
Minggu, 27/05/2012 12:21 WIB
Harlah Fatayat NU, Ibu Ani Dorong Perempuan Terlibat Pembuatan Kebijakan
-
Minggu, 27/05/2012 11:14 WIB
Konser Lady Gaga Batal!
-
Minggu, 27/05/2012 11:40 WIB
Konser Batal, Refund Tiket Lady Gaga 100 Persen
-
Minggu, 27/05/2012 11:57 WIB
Promotor: Konser Lady Gaga Pindah ke Bali Adalah Mustahil
-
Minggu, 27/05/2012 10:53 WIB
Pembunuh Janda Cantik di Kebayoran Baru Dibekuk
-
393 Komentar
-
288 Komentar
-
252 Komentar
-
224 Komentar
Lapsus
Index »
-
Rabu, 23/05/2012 09:06 WIB
Jejak Trimarga dari Mega Hingga SBY
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 6,047.000
- Rp 2,847.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message



.gif)

_2.gif)
_3.gif)
