Bom Marriott dan Ritz-Carlton
Nur Hasbi Diduga Perakit Bom Pewaris Dr Azahari
Jumat, 24/07/2009 14:22 WIB
Terkait
Jakarta
Nur Hasbi alias Nur Said sudah dipastikan bukan pelaku bom bunuh diri. Namun, nama Nur Hasbi sudah menjadi target operasi Densus 88 Polri. Dia diyakini terkait dengan bom JW Marriott Jakarta dan The Ritz-Carlton. Disebut-sebut dia perakit bom pewaris Dr Azahari.
Nur Hasbi alias Nur Said yang berasal dari Temanggung, Jawa Tengah, sudah tidak pernah pulang ke rumah orangtuanya sejak empat tahun lalu. Namun, menurut Hartoyo, kakak iparnya, Nur pernah mampir beberapa saat ke rumahnya di Dusun Seman, Desa Pager Gunung, Kecamatan Bulu, Kabupaten Temanggung.
Densus 88 Polri pernah mencari Nur Hasbi pada 2004 lalu, saat polisi gagal menggerebek Noordin Moh Top di Wonosobo. Dia diduga sebagai anggota jaringan Noordin Moh Top dan Jamaah Islamiyah (JI). Tapi, apa peran Nur Hasbi alias Nur Said di jaringan itu, belumlah terang.
Polisi hingga kini masih menyelidiki peran Nur Hasbi dalam bom di Marriott dan Ritz-Carlton. Sumber detikcom mengatakan Nur Hasbi yang menggunakan yang memesan kamar 1808 JW Marriott melalui telepon. Namun, orang yang tertangkap CCTV saat check-in pada 15 Juli 2009 diyakini bukan Nur Hasbi. Orang yang tertangkap di CCTV adalah pelaku bom bunuh diri, yang hingga kini belum diketahui identitasnya.
Namun diduga Nur Hasbi sempat berada di kamar 1808 sebelum bom itu meledak. "Dia yang merangkai bom. Dia pula yang mengemas bom itu di tas ransel dan tas laptop," kata sumber itu.
Menurut dia, bom tidak dirakit di dalam kamar itu. Bom itu dibawa masuk melalui cara tertentu dan dalam bentuk bom yang sudah jadi. Yang dilakukan di dalam kamar itu hanyalah pengemasan bom.
"Jadi ada tiga bom. Dua bom dimasukkan ke dalam tas ransel yang dibawa pelaku bom bunuh diri, dan satu bom ditaruh di tas laptop yang siap diledakkan di dalam kamar itu," ujar dia.
Peran Nur Hasbi diduga kuat sebagai perakit bom dan pengemas bom itu. Ada kemungkinan Nur Hasbi merupakan ahli bom baru setelah Dr Azahari tewas. "Saat bom meledak, Nur Hasbi memantau dari luar hotel," kata dia.
Tapi benarkah informasi itu? Hingga kini, polisi masih terus menyelidiki ledakan bom di Marriott dan Ritz-Carlton itu. Polisi tidak mau membeberkan hasil penyelidikannya hingga penyelidikan selesai.
(asy/iy)
Nur Hasbi alias Nur Said yang berasal dari Temanggung, Jawa Tengah, sudah tidak pernah pulang ke rumah orangtuanya sejak empat tahun lalu. Namun, menurut Hartoyo, kakak iparnya, Nur pernah mampir beberapa saat ke rumahnya di Dusun Seman, Desa Pager Gunung, Kecamatan Bulu, Kabupaten Temanggung.
Densus 88 Polri pernah mencari Nur Hasbi pada 2004 lalu, saat polisi gagal menggerebek Noordin Moh Top di Wonosobo. Dia diduga sebagai anggota jaringan Noordin Moh Top dan Jamaah Islamiyah (JI). Tapi, apa peran Nur Hasbi alias Nur Said di jaringan itu, belumlah terang.
Polisi hingga kini masih menyelidiki peran Nur Hasbi dalam bom di Marriott dan Ritz-Carlton. Sumber detikcom mengatakan Nur Hasbi yang menggunakan yang memesan kamar 1808 JW Marriott melalui telepon. Namun, orang yang tertangkap CCTV saat check-in pada 15 Juli 2009 diyakini bukan Nur Hasbi. Orang yang tertangkap di CCTV adalah pelaku bom bunuh diri, yang hingga kini belum diketahui identitasnya.
Namun diduga Nur Hasbi sempat berada di kamar 1808 sebelum bom itu meledak. "Dia yang merangkai bom. Dia pula yang mengemas bom itu di tas ransel dan tas laptop," kata sumber itu.
Menurut dia, bom tidak dirakit di dalam kamar itu. Bom itu dibawa masuk melalui cara tertentu dan dalam bentuk bom yang sudah jadi. Yang dilakukan di dalam kamar itu hanyalah pengemasan bom.
"Jadi ada tiga bom. Dua bom dimasukkan ke dalam tas ransel yang dibawa pelaku bom bunuh diri, dan satu bom ditaruh di tas laptop yang siap diledakkan di dalam kamar itu," ujar dia.
Peran Nur Hasbi diduga kuat sebagai perakit bom dan pengemas bom itu. Ada kemungkinan Nur Hasbi merupakan ahli bom baru setelah Dr Azahari tewas. "Saat bom meledak, Nur Hasbi memantau dari luar hotel," kata dia.
Tapi benarkah informasi itu? Hingga kini, polisi masih terus menyelidiki ledakan bom di Marriott dan Ritz-Carlton itu. Polisi tidak mau membeberkan hasil penyelidikannya hingga penyelidikan selesai.
(asy/iy)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Kamis, 24/05/2012 08:19 WIB
Golkar Tolak Setgab Diatur dalam UU Pilpres
-
Kamis, 24/05/2012 08:13 WIB
Antara Proyek Hambalang, Menteri Andi dan Choel Mallarangeng
-
Kamis, 24/05/2012 08:12 WIB
Revisi UU Pilpres
Golkar Tak Setuju Presiden & Wapres Tinggalkan Jabatan Parpol
-
Kamis, 24/05/2012 08:04 WIB
Priyo Budi Santoso: Jangan Ada Ancaman Terhadap Konser Lady Gaga!
-
Kamis, 24/05/2012 08:01 WIB
Jenazah Pramugari Korban Sukhoi Dikuburkan di Pemakaman Keluarga
-
Kamis, 24/05/2012 06:48 WIB
Menag: Polisi akan Usut Penyebar Buku Kartun Nabi Muhammad
-
Kamis, 24/05/2012 07:28 WIB
Gara-gara Kasus Nazaruddin, Menpora Kini 'Akrab' dengan Kuningan
-
Kamis, 24/05/2012 07:40 WIB
Jembatan Tol Semarang-Solo Rawan Longsor
-
Kamis, 24/05/2012 07:08 WIB
3 Jenazah WNI Korban Sukhoi Diterbangkan ke Daerah Asal Sore Ini
-
687 Komentar
-
236 Komentar
-
221 Komentar
-
220 Komentar
Lapsus
Index »
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Senin, 21/05/2012 12:10 WIB
Berapapun Dibayar Asal Bungkam
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 2,796.000
- Rp 6,049.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer








Sending your message



.gif)

_2.gif)
