Ungkap Rencana Pembunuhan
SBY: Ini Bukan Rahasia Negara
Rabu, 22/07/2009 21:42 WIB
Jakarta
Pengungkapan ada pihak yang hendak melakukan pembunuhan pada Kepala Negara, bukan pembocoran rahasia negara. Melainkan peringatan bagi semua pihak agar lebih waspada.
Demikian komentar capres SBY atas polemik pidatonya soal ledakan bom di Hotel JW Marriott dan Ritz-Carlton selaku Presiden RI. Dia menyampaikan hal tersebut dalam rakornas Partai Demokrat (PD), di Gedung JIEC Kemayoran, Jakarta, Rabu (22/7/2009).
"Ini bukan rahasia negara. Ini bukan military secret. Ini bukan top secret. Rahasia ya bagi yang hendak lakukan tindakan itu," tegas dia.
Justru SBY merasa aneh bahwa ada tokoh yang justru menilainya telah membocorkan rahasia negara. Bagi SBY lebih baik ancaman serius itu dihadapi lalu diungkapkan agar rakyat waspada dan pihak punya niat jahat tersebut mengurungkannya.
"Intinya kita hadapi ancaman serius, yakni terorisme. Kalau tidak kita cegah dan biarkan, akan mengganggu rasa aman tentram rakyat dan keamanan negara," tandas SBY.
Lebih lanjut SBY menyatakan dirinya tidak mengada-ada dengan adanya ancaman pembunuhan yang foto hasil intelejen dia paparkan pekan lalu itu. Proses hukum atas kasus itu sudah berjalan dan pada saatnya pengadilan akan mengungkap semuanya.
"Kejadiannya Mei 2009. Ada yang bilang 'ooo...itu foto 2004', ini 2009. Ini laporan hasil intelijen. Saya lakukan itu untuk berjaga-jaga," imbuh SBY.
(lh/mok)
Demikian komentar capres SBY atas polemik pidatonya soal ledakan bom di Hotel JW Marriott dan Ritz-Carlton selaku Presiden RI. Dia menyampaikan hal tersebut dalam rakornas Partai Demokrat (PD), di Gedung JIEC Kemayoran, Jakarta, Rabu (22/7/2009).
"Ini bukan rahasia negara. Ini bukan military secret. Ini bukan top secret. Rahasia ya bagi yang hendak lakukan tindakan itu," tegas dia.
Justru SBY merasa aneh bahwa ada tokoh yang justru menilainya telah membocorkan rahasia negara. Bagi SBY lebih baik ancaman serius itu dihadapi lalu diungkapkan agar rakyat waspada dan pihak punya niat jahat tersebut mengurungkannya.
"Intinya kita hadapi ancaman serius, yakni terorisme. Kalau tidak kita cegah dan biarkan, akan mengganggu rasa aman tentram rakyat dan keamanan negara," tandas SBY.
Lebih lanjut SBY menyatakan dirinya tidak mengada-ada dengan adanya ancaman pembunuhan yang foto hasil intelejen dia paparkan pekan lalu itu. Proses hukum atas kasus itu sudah berjalan dan pada saatnya pengadilan akan mengungkap semuanya.
"Kejadiannya Mei 2009. Ada yang bilang 'ooo...itu foto 2004', ini 2009. Ini laporan hasil intelijen. Saya lakukan itu untuk berjaga-jaga," imbuh SBY.
(lh/mok)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Sabtu, 26/05/2012 16:21 WIB
Keluarga Korban Sukhoi Belum Dikontak Soal Asuransi
-
Sabtu, 26/05/2012 16:19 WIB
Panic Button Bagi Minimarket di Jakarta Masih Dalam Tahap Uji Coba
-
Sabtu, 26/05/2012 16:07 WIB
Ini Dia Hasil UN SMA di DKI Jakarta
-
Sabtu, 26/05/2012 16:00 WIB
Avanza Terguling di Tol Jagorawi, Sopir Luka Ringan
-
Sabtu, 26/05/2012 15:43 WIB
Cerita Buyung Soal Kepemimpinan SBY yang Unik
-
Sabtu, 26/05/2012 15:22 WIB
Lengkapi Izin, Promotor Lady Gaga Diberi Waktu Hingga Senin
-
Sabtu, 26/05/2012 14:20 WIB
Sebanyak 53.401 Siswa Lulus SNMPTN 2012 Jalur Undangan
-
Sabtu, 26/05/2012 13:53 WIB
Menjarah Toko, Putri Jutawan Inggris Dipenjara 2 Tahun
-
Sabtu, 26/05/2012 15:08 WIB
Usai Rapimnassus, Kader Golkar yang Tak Dukung Ical akan Dipecat
-
279 Komentar
-
245 Komentar
-
237 Komentar
-
214 Komentar
Lapsus
Index »
-
Rabu, 23/05/2012 09:06 WIB
Jejak Trimarga dari Mega Hingga SBY
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 901.000
- Rp 575.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message



.gif)

_2.gif)
_3.gif)
