Kronologi Penangkapan Pelaku Perampokan BNI Rp 15 Miliar
Selasa, 21/07/2009 18:33 WIB
Jakarta
Polda Metro Jaya menangkap 10 pelaku perampokan uang Rp 15 miliar milik BNI yang dirampok di Tol Bandara pada 12 Juli lalu. Saat ini, tiga pelaku lainnya masih menjadi buron.
Berikut kronologi penangkapan yang dilakukan oleh polisi seperti diungkapkan oleh Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Chrysnanda dalam jumpa pers di Bellagio Mal, kompleks Mega Kuningan, Jakarta, Selasa (21/7/2009).
Pada Juni lalu, Suhendi, salah satu pelaku mengadakan pertemuan di rumah tersangka lain, Aceng Idrus di Kampung Cempaka, Desa Saninten, Kelurahan Kaduhejo Kabupaten Pandeglang Banten. Suhendi meminta didoakan Aceng agar perampokan yang akan dia lakukan berjalan lancar. "Aceng dijanjikan mobil Avanza. Pertemuan tersebut dihadiri oleh Suhendi dan Abdul Mubalig (sopir Cisco)," kata Chryshnanda.
Sementara pada hari H usai perampokan, Suhendi dan Ahmad Sofyan menggunakan mobil Toyota Avanza membawa uang hasil rampokan ke Jakarta ke rumah Siti Suleha dan tersangka lain, Muat, di Jl Malak III, Rorotan, Cilincing Jakarta Utara.
"Dibantu Siti Suleha, Muat, Dedi dan Sukri memasukkan uang ke dalam 10 karung plastik dan mobil Toyota Avanza dikembalikan ke rental mobil oleh Ahmad Sofyan. Selanjutnya, Abdul Mubalig dan Suhendi dengan dibantu oleh Dedi dan Sukri memasukkan 8 karung plastik yang berisi uang ke dalam Suzuki APV milik Siti Suleha," kata Chrysnanda.
Dua karung lainnya, lanjut Chrysnanda, dititipkan Suhendi kepada Siti Suleha. Suhendi kemudian memberi uang tunai Rp 50 juta kepada Siti Suleha dan tersangka Muat sebagai upah. Setelah itu, dengan menunpang Suzuki APV Milik Siti Suleha, Sukri mengantar Abdul Mubalig, Suhendi dan Ahmad Sofyan ke rumah Mista di Dusun Kranjan, Lemah Abang, Karawang, Jawa Barat untuk bersembunyi.
"Di Rumah Mista, 6 karung tersebut dibagi-bagikan oleh Ahmad Sofyan kepada Iwan, Ipah, Usup dan Ade. Iwan Usup dan Ade saat ini masih buron. Sedangkan dua plastik lainnya dibawa Muhammad Abdul Mubalig dan Suhendi ke Bandung," imbuhnya.
Ke Bandung, mereka diantar oleh Sukri dengan menggunakan Suzuki APV untuk mencari tempat persembunyian. Tiba di Bandung, Abdul Mubalig dan Suhendi menginap di rumah Endut, teman Suhendi selama satu malam. "Kemudian Suhendi membeli Villa Kuning di Pangalengan dengan harga Rp 500 juta. Villa itu kemudian digunakan sebagai tempat persembunyian kedua tersangka hingga akhirnya tertangkap," pungkasnya. (anw/gah)
Berikut kronologi penangkapan yang dilakukan oleh polisi seperti diungkapkan oleh Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Chrysnanda dalam jumpa pers di Bellagio Mal, kompleks Mega Kuningan, Jakarta, Selasa (21/7/2009).
Pada Juni lalu, Suhendi, salah satu pelaku mengadakan pertemuan di rumah tersangka lain, Aceng Idrus di Kampung Cempaka, Desa Saninten, Kelurahan Kaduhejo Kabupaten Pandeglang Banten. Suhendi meminta didoakan Aceng agar perampokan yang akan dia lakukan berjalan lancar. "Aceng dijanjikan mobil Avanza. Pertemuan tersebut dihadiri oleh Suhendi dan Abdul Mubalig (sopir Cisco)," kata Chryshnanda.
Sementara pada hari H usai perampokan, Suhendi dan Ahmad Sofyan menggunakan mobil Toyota Avanza membawa uang hasil rampokan ke Jakarta ke rumah Siti Suleha dan tersangka lain, Muat, di Jl Malak III, Rorotan, Cilincing Jakarta Utara.
"Dibantu Siti Suleha, Muat, Dedi dan Sukri memasukkan uang ke dalam 10 karung plastik dan mobil Toyota Avanza dikembalikan ke rental mobil oleh Ahmad Sofyan. Selanjutnya, Abdul Mubalig dan Suhendi dengan dibantu oleh Dedi dan Sukri memasukkan 8 karung plastik yang berisi uang ke dalam Suzuki APV milik Siti Suleha," kata Chrysnanda.
Dua karung lainnya, lanjut Chrysnanda, dititipkan Suhendi kepada Siti Suleha. Suhendi kemudian memberi uang tunai Rp 50 juta kepada Siti Suleha dan tersangka Muat sebagai upah. Setelah itu, dengan menunpang Suzuki APV Milik Siti Suleha, Sukri mengantar Abdul Mubalig, Suhendi dan Ahmad Sofyan ke rumah Mista di Dusun Kranjan, Lemah Abang, Karawang, Jawa Barat untuk bersembunyi.
"Di Rumah Mista, 6 karung tersebut dibagi-bagikan oleh Ahmad Sofyan kepada Iwan, Ipah, Usup dan Ade. Iwan Usup dan Ade saat ini masih buron. Sedangkan dua plastik lainnya dibawa Muhammad Abdul Mubalig dan Suhendi ke Bandung," imbuhnya.
Ke Bandung, mereka diantar oleh Sukri dengan menggunakan Suzuki APV untuk mencari tempat persembunyian. Tiba di Bandung, Abdul Mubalig dan Suhendi menginap di rumah Endut, teman Suhendi selama satu malam. "Kemudian Suhendi membeli Villa Kuning di Pangalengan dengan harga Rp 500 juta. Villa itu kemudian digunakan sebagai tempat persembunyian kedua tersangka hingga akhirnya tertangkap," pungkasnya. (anw/gah)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Sabtu, 26/05/2012 16:21 WIB
Keluarga Korban Sukhoi Belum Dikontak Soal Asuransi
-
Sabtu, 26/05/2012 16:19 WIB
Panic Button Bagi Minimarket di Jakarta Masih Dalam Tahap Uji Coba
-
Sabtu, 26/05/2012 16:07 WIB
Ini Dia Hasil UN SMA di DKI Jakarta
-
Sabtu, 26/05/2012 16:00 WIB
Avanza Terguling di Tol Jagorawi, Sopir Luka Ringan
-
Sabtu, 26/05/2012 15:43 WIB
Cerita Buyung Soal Kepemimpinan SBY yang Unik
-
Sabtu, 26/05/2012 15:22 WIB
Lengkapi Izin, Promotor Lady Gaga Diberi Waktu Hingga Senin
-
Sabtu, 26/05/2012 14:20 WIB
Sebanyak 53.401 Siswa Lulus SNMPTN 2012 Jalur Undangan
-
Sabtu, 26/05/2012 13:53 WIB
Menjarah Toko, Putri Jutawan Inggris Dipenjara 2 Tahun
-
Sabtu, 26/05/2012 15:08 WIB
Usai Rapimnassus, Kader Golkar yang Tak Dukung Ical akan Dipecat
-
279 Komentar
-
245 Komentar
-
237 Komentar
-
213 Komentar
Lapsus
Index »
-
Rabu, 23/05/2012 09:06 WIB
Jejak Trimarga dari Mega Hingga SBY
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 901.000
- Rp 575.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message



.gif)

_2.gif)
_3.gif)
