detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Rabu, 16/04/2014 18:30 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Selasa, 21/07/2009 17:33 WIB

Jaksel Sangat Butuh RSUD

Andi Saputra - detikNews
Jakarta - Jakarta Selatan belum juga mempunyai Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD). Karena itu, Pemkot Jaksel terus mendesak Pemprov DKI Jakarta untuk membangun RSUD di wilayahnya.

Padahal RSUD diperlukan untuk memaksimalkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

"Saat ini diperlukan sekali RSUD di wilayah Jakarta Selatan," ujar Walikota Jakarta Selatan Syahrul Effendi kepada wartawan di kantornya, Jl Prapanca Raya, Jakarta Selatan, Selasa (21/7/2009).

Usulan pembangunan RSUD di Jakarta Selatan telah diajukan Kepala Dinas Kesehatan Pemprov DKI Jakarta. Dia berharap pembangunan RSUD dapat terealisasi di tengah kota seperti di Pasar Minggu untuk memudahkan daya jangkau warga Jakarta Selatan di 10 kecamatan.

"Jangan sampai ibu hamil yang mau melahirkan bayinya lahir di jalan gara-gara rumah sakitnya jauh. Jangan sampai juga yang sakit kritis meninggal di jalan," tambahnya.

Hingga saat ini hanya Jakarta Selatan yang tidak memiliki RSUD. Sedangkan 4 wilayah lainnya di Ibu Kota telah memiliki RSUD, seperti RSUD Koja di Jakarta Utara, RSUD Pasar Rebo dan RSUD Budi Asih untuk Jakarta Timur, RSUD Tarakan untuk Jakarta Pusat, dan RSUD Cengkareng untuk Jakarta Barat.

Kabid Promosi dan Penerangan Dinas Kesehatan DKI Jakarta Tini Suryanti mengatakan, pembangunan RSUD di Jakarta Selatan sudah masuk dalam agenda Dinas Kesehatan. Namun realisasinya terkendala pengadaan lahan.

"Dulu sudah pernah ada. Tapi tidak strategis karena lokasinya pinggiran. Padahal RSUD harus mudah dijangkau. Jadi tidak jadi dibangun," kata Tini saat dihubungi wartawan.


Ratusan mahasiswa di universitas Samratulangi Manado saling serang. Belasan gedung perkuliahan hancur dan puluhan sepeda motor dibakar. Saksikan liputan lengkapnya dalam program "Reportase Malam" pukul 02.51 WIB hanya di Trans TV

(asp/nik)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
91%
Kontra
9%