detikcom

Orang Tua Nur Said Tak Percaya Anaknya Teroris

Parwito - detikNews
Selasa, 21/07/2009 15:28 WIB
dok detikcom
Temanggung Ahmad Rafi'i, paman Nur Said, yakin keponakannya terlibat jaringan terorisme Jamaah Islamiyah. Namun tidak demikian dengan pasangan M Nasir dan Tumini. Kedua orang tua Nur Said itu tidak percaya anaknya menjadi anggota JI.

"Kemarin sehari sebelum dibawa pergi oleh polisi, Pak Haji Nasir itu ngomong dari hati ke hati dengan saya bahwa istrinya (Tumini) sampai saat ini sama sekali tidak percaya," ungkap Ahmad di rumahnya, Dusun Katekan, Desa Katekan, Kecamatan Ngadirejo, Temanggung, Jawa Tengah, Selasa (21/7/2009).

Ahmad menambahkan, pasca penggrebekan terhadap Noordin M Top di Wonosobo pada 2004 lalu, kondisi kesehatan Tumini menurun drastis. Tubuhnya semakin bertambah kurus dan sering melamun.

"Kalau setiap salat di musala dan pengajian selalu lewat di depan rumah saya. Memang benar apa yang dikatakan Pak Haji Nasir kalau kesehatan bu Tumini menurun," tegas Ahmad.

Ahmad berharap bisa segera mengetahui keberadaan dan Nasir dan Tumini. Sebab setelah dijemput oleh polisi pada Senin 20 Juli pagi, keberadaan kedua orang tersebut hingga saat ini tidak jelas.

"Saya khawatir kalau-kalau bu Haji Tumini shock setelah mengetahui Nur Said benar-benar terlibat pengeboman di Jakarta kemarin," ungkap Ahmad.

Sebelumnya Ahmad mengatakan, Nur Said telah menjadi target operasi (TO) Polri pasca penggerebekan Noordin M Top di Wonosobo. Sebab setelah kejadian itu, Nur Said tak lagi terlihat di rumahnya.

Ahmad menduga, Nur Said menggantikan posisi Mustafirin, pengikut Noordin yang berhasil ditangkap. Mustafirin disebut-sebut sebagai kader pelaku bom bunuh diri kelompok Noordin M Top untuk aksi berikutnya.

(djo/djo)

Share:


Komentar (0 Komentar)

    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login

    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    Lapsus Index »
    Cari Penawaran Terbaik di Sini