Detik.com News
Detik.com
Selasa, 21/07/2009 07:15 WIB

Selingkuh, Putri Kerajaan Arab Saudi Minta Suaka ke Inggris

Didit Tri Kertapati - detikNews
Selingkuh, Putri Kerajaan Arab Saudi Minta Suaka ke Inggris Foto: Ilustrasi (www.womansavers.com)
London - Seorang putri yang menjadi anggota keluarga Kerajaan Arab Saudi mendapati dirinya telah mengandung hasil hubungan gelapnya dengan seorang pria berkebangsaan Inggris. Sang putri pun meminta suaka (perlindungan) kepada negara sang pria.

Putri tersebut beralasan apabila harus kembali ke tanah kelahirannya, maka dirinya dapat dikenakan hukuman mati. Pemerintah Inggris kemudian memberikan status pengungsi, kepada wanita yang telah menikah dengan anggota keluarga Arab Saudi tersebut. Demikian keterangan yang terdapat dalam situs news.com.au, Selasa (21/7/2009).

Wanita yang dirahasiakan namanya tersebut merupakan salah satu dari beberapa warga Arab Saudi yang telah mengajukan permintaan suaka kepada pemerintah Inggris. Meski demikian permintaan-permintaan tersebut tidak diungkapkan secara terbuka oleh kedua pemerintah.

Sang putri dikabarkan bertemu dengan pria Inggris pujaan hatinya, yang bukan seorang muslim, saat melakukan perjalanan ke London. Usai bertemu dan terlibat affair dengan pria tersebut ia pun hamil dan kemudian kembali lagi ke Inggris untuk melahirkan bayinya secara rahasia.

Sejak keluarganya tidak lagi menghubunginya, menantu keluarga kerajaan Arab Saudi ini meyakini pengadilan apabila ia harus kembali ke negara asalnya maka dirinya dan anaknya akan mendapat hukuman rajam sesuai hukum syariah.

Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(ddt/nwk)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 26/03/2015 12:35 WIB
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut Jumlah pengguna jaminan kesehatan nasional melonjak tajam pada tahun pertama penyelenggaraannya. Akibatnya, kondisi keuangan BPJS Kesehatan defisit. Klaim membengkak, lebih besar daripada premi yang diterima.
ProKontra Index »

Tolak APBD DKI 2015, Parpol Lembek dan Mengecewakan

DPRD DKI menolak penggunaan APBD DKI 2015 setelah tak mau membahasnya lewat rapat Badan Anggaran. Tokoh antikorupsi Buya Syafii Maarif mengatakan sikap partai lembek dan mengecewakan. "Mereka menolak isu anggaran siluman tetapi mendukung atau tidak menarik diri dari Hak Angket. Padahal, Ahok diangket karena jelas menolak anggaran siluman itu," kata Buya Syafii. Bila Anda setuju pendapat Buya Syafii, pilih Pro!
Pro
100%
Kontra
0%