detikcom

Penumpang Protes karena Lampu Mati, Lion Air Batal Take Off

Nograhany Widhi K - detikNews
Senin, 20/07/2009 23:09 WIB
Jakarta Merasa ada yang tidak beres dalam pesawat Lion Air JT 392 jurusan Jakarta-Pekanbaru, seorang penumpang protes sampai menggedor kokpit. Pesawat yang sedang taxying dan akan lepas landas pun kembali ke apron (parkiran).

Hal ini disampaikan pembaca detikcom Bambang. Pesawat JT 392 itu seharusnya berangkat ke Pekanbaru dari Bandara Soekarno-Hatta, Jakarta, Senin (20/7/2009) pukul 18.10 WIB. Namun mengalami delay hingga pukul 19.30 WIB penumpang disuruh naik ke pesawat. Penumpang sempat menunggu di pesawat selama 1 jam sebelum pesawat itu mulai meninggalkan apron.

"Sampai jam 20.30 WIB pesawat mau berangkat, ada penumpang yang protes dan minta untuk diturunkan. Sehingga pesawat yang sudah berjalan menuju landasan kembali ke tempat parkir," ujar Bambang.

Gara-garanya pada saat penumpang menunggu sekitar 1 jam di atas pesawat, menurut Bambang mesin pesawat sempat mati. Hingga akhirnya pesawat itu kembali ke parkiran dan menunggu di ruang tunggu. Penumpang dijanjikan diganti pesawatnya.

Peristiwa return to apron (RTA) pesawat JT 392 tersebut dibenarkan Direktur Umum Lion Air Edward Sirait ketika dikonfirmasi detikcom. Namun Edward mengatakan yang mati bukan mesin melainkan lampu.

"Saat taxying, dan demo safety lampunya mati sebentar. Penumpang menanyakan apa yang terjadi. Pramugari nggak bisa menjelaskan apa yang terjadi di kokpit," jelas Edward.

Hingga akhirnya penumpang yang protes itu menuju kokpit. Lampu kemudian menyala kembali. Karena penumpang tersebut dan beberapa lainnya sudah agak emosional, pilot kemudian memutuskan RTA.

Padahal, imbuh Edward, pesawat MD-90 tak ada masalah mesin maupun teknis.

"Itu (mati lampu) disebabkan perpindahan mesin generator ke mesin utama. Bisa terjadi seperti itu automatically. Kenapa sampai ada jeda? Apakah ada sesuatu? Setelah dicek nggak ada, waktu dibawa ke Apron normal," jelasnya.

Akhirnya pihaknya memutuskan mengganti pesawat. Dari MD-90 menjadi Boeing 737-400. Karena perpindahan itu termasuk membongkar pasang bagasi yang sudah di-upload, penumpang menunggu agak lama.

"Ini demi keslematan dan demi kenyamanan. Delay-nya 2,5 jam dari schedule. Pukul 22.05 WIB pesawat sudah berangkat," tandas dia.
(nwk/nwk)

Share:


Komentar (0 Komentar)

    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login

    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    Lapsus Index »
    Cari Penawaran Terbaik di Sini