Bom JW Marriott dan Ritz Carlton
Pengamat Intelijen: Terkait Politik, Tapi Tak Berarti Dilakukan Lawan SBY
Sabtu, 18/07/2009 10:13 WIB
Jakarta
Bom yang terjadi di Hotel JW Marriott dan Ritz Carlton dituding Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) terkait dengan politik. Pernyataan tersebut tidak salah, namun bukan berarti pelakunya adalah lawan-lawan politik SBY.
"Semenjak Pemilu Legislatif sampai Oktober akan memanas kondisi politik keamanan. Ini akan dimanfaatkan oleh pihak-pihak tertentu untuk melakukan serangan, termasuk teroris juga," ujar pengamat intelijen Wawan Purwanto kepada detikcom, Sabtu (18/7/2009).
Serangan tersebut, menurut Wawan dilakukan dengan mencari celah setelah mempelajari sekian lama sistem keamanan yang diterapkan oleh pemerintah Indonesia. Terlebih saat ini memang konsentrasi aparat diutamakan pada hasil pemilu.
"Selain itu konsentrasi pengamanan saat ini juga lebih difokuskan di Papua, maka pengamanan untuk building-building banyak mengandalkan pada pengamanan dalam, yaitu satpam-satpam internal dari hotel tersebut," kata Wawan.
Namun demikian, menurut Wawan, sah-sah saja SBY mengungkapkan berbagai fakta tentang ancaman teroris di Indonesia, termasuk ancaman terhadap dirinya. Hal tersebut dalam kondisi darurat memang dibutuhkan utamanya untuk memberikan kesadaran kepada masyarakat untuk lebih waspada terhadap bahaya terorisme.
"Presiden menyampaikan tentu ada dasarnya. Laporan itu tentu sudah dikroscek dan jika disampaikan ke publik tidak berarti menakut-nakuti. Tapi ini lebih untuk upaya pemberitahuan, awareness kepada publik, ini loh yang terjadi supaya tidak berkelanjutan," papar dosen FH UGM ini.
Dalam kondisi darurat, lanjutnya, seorang presiden bisa saja mengatakan hal-hal yang bersifat warning. Kalau presiden yang mengatakan demikian, menurutnya memang ada sesuatu yang harus mendapatkan perhatian khusus.
"Dalam kondisi seperti ini, presiden merasa saat itulah semua pihak harus menyikapinya dengan baik," pungkasnya.
(anw/lrn)
"Semenjak Pemilu Legislatif sampai Oktober akan memanas kondisi politik keamanan. Ini akan dimanfaatkan oleh pihak-pihak tertentu untuk melakukan serangan, termasuk teroris juga," ujar pengamat intelijen Wawan Purwanto kepada detikcom, Sabtu (18/7/2009).
Serangan tersebut, menurut Wawan dilakukan dengan mencari celah setelah mempelajari sekian lama sistem keamanan yang diterapkan oleh pemerintah Indonesia. Terlebih saat ini memang konsentrasi aparat diutamakan pada hasil pemilu.
"Selain itu konsentrasi pengamanan saat ini juga lebih difokuskan di Papua, maka pengamanan untuk building-building banyak mengandalkan pada pengamanan dalam, yaitu satpam-satpam internal dari hotel tersebut," kata Wawan.
Namun demikian, menurut Wawan, sah-sah saja SBY mengungkapkan berbagai fakta tentang ancaman teroris di Indonesia, termasuk ancaman terhadap dirinya. Hal tersebut dalam kondisi darurat memang dibutuhkan utamanya untuk memberikan kesadaran kepada masyarakat untuk lebih waspada terhadap bahaya terorisme.
"Presiden menyampaikan tentu ada dasarnya. Laporan itu tentu sudah dikroscek dan jika disampaikan ke publik tidak berarti menakut-nakuti. Tapi ini lebih untuk upaya pemberitahuan, awareness kepada publik, ini loh yang terjadi supaya tidak berkelanjutan," papar dosen FH UGM ini.
Dalam kondisi darurat, lanjutnya, seorang presiden bisa saja mengatakan hal-hal yang bersifat warning. Kalau presiden yang mengatakan demikian, menurutnya memang ada sesuatu yang harus mendapatkan perhatian khusus.
"Dalam kondisi seperti ini, presiden merasa saat itulah semua pihak harus menyikapinya dengan baik," pungkasnya.
(anw/lrn)
Baca Juga
- Bom JW Marriott & Ritz Carlton
Sehari Pascaledakan, Mega Kuningan Ramai Pengunjung - Bom JW Marriott & Ritz Carlton
Polisi Selidiki Kaitan Motif Pelaku dan Pertemuan Top Executive - Bom JW Marriott & Ritz Carlton
Polisi Berharap Bisa Rilis Identitas 2 Pelaku Siang Nanti - Bom JW Marriott & Ritz Carlton
Polisi Terus Selidiki Identitas 'Teman' N
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Kamis, 24/05/2012 08:12 WIB
Revisi UU Pilpres
Golkar Tak Setuju Presiden & Wapres Tinggalkan Jabatan Parpol
-
Kamis, 24/05/2012 08:04 WIB
Priyo Budi Santoso: Jangan Ada Ancaman Terhadap Konser Lady Gaga!
-
Kamis, 24/05/2012 08:01 WIB
Jenazah Pramugari Korban Sukhoi Dikuburkan di Pemakaman Keluarga
-
Kamis, 24/05/2012 07:51 WIB
Corby Bisa Ajukan Pembebasan Bersyarat 3 September 2012
-
Kamis, 24/05/2012 07:49 WIB
Grasi Corby, DPR: Australia Harus Bebaskan Nelayan Anak Asal Indonesia
-
Kamis, 24/05/2012 06:48 WIB
Menag: Polisi akan Usut Penyebar Buku Kartun Nabi Muhammad
-
Kamis, 24/05/2012 07:08 WIB
3 Jenazah WNI Korban Sukhoi Diterbangkan ke Daerah Asal Sore Ini
-
Kamis, 24/05/2012 06:08 WIB
Cabuli PRT Indonesia, Sopir Taksi Singapura Dibui 6 Bulan
-
Kamis, 24/05/2012 06:22 WIB
Kasus Hambalang, KPK Panggil Menpora Andi Mallarangeng Hari Ini
-
687 Komentar
-
236 Komentar
-
220 Komentar
-
217 Komentar
Lapsus
Index »
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Senin, 21/05/2012 12:10 WIB
Berapapun Dibayar Asal Bungkam
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 6,049.000
- Rp 469.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer








Sending your message



.gif)

_2.gif)
