Bidik Oknum KPK
Polisi Harus Profesional, Jangan Hanya Andalkan Rekaman Saja
Kamis, 16/07/2009 12:44 WIB
Jakarta
Polisi tengah membidik oknum di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Hal ini didasarkan pada temuan isi rekaman di laptop Ketua KPK nonaktif Antasari Azhar. Tapi hal ini dikritisi Indonesia Corruption Watch (ICW). Polisi jangan hanya mengandalkan rekaman.
"Kita dapat informasi kalau untuk menjerat pimpinan KPK dengan mengandalkan rekaman, tapi kalau hanya rekaman itu bukan bukti. Kalau hanya pengakuan yang dikatakan satu orang tidak cukup kuat untuk penetapan tersangka," kata anggota Badan Pekerja Indonesia Corruption Watch (ICW) Febri Diansyah saat dihubungi melalui telepon, Kamis (16/7/2009).
Febri menjelaskan, kejaksaan dan kepolisian harus berhati-hati dalam menjalankan proses hukum, tidak semata hanya karena semangat rivalitas atau untuk menggembosi KPK saja.
"Itu bisa berbahaya karena rekaman mudah sekali merekayasanya," jelas Febri.
Selain itu anehnya, rekaman itu yang disita dari laptop Antasari patut dipertanyakan. "Itikad merekam itu diragukan, kenapa tidak dari dahulu saja oleh yang bersangkutan memiliki rekaman ini dipersoalkan. Polisi juga harus melihat ini," imbuhnya.
Apalagi sesuai pasal 36 UU KPK Nomor 30 Tahun 2002 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi, diatur bila pimpinan KPK tidak boleh bertemu dengan tersangka korupsi atau dengan pihak lain yang terkait dengan kasus kecuali didampingi pimpinan lain.
"Dari hal ini saja sudah meragukan. Polisi harus melihat ini," jelasnya.
Rekaman itu disebut-sebut pengakuan buronan KPK dalam kasus dugaan suap kasus sistem komunikasi radio terpadu (SKRT) di Dephut Anggoro Widjaja kepada Antasari Azhar. Komisioner KPK non aktif itu menemui Anggoro, yang juga di Direktur PT Masaro di Singapura sekitar awal 2009 lalu.
(ndr/iy)
"Kita dapat informasi kalau untuk menjerat pimpinan KPK dengan mengandalkan rekaman, tapi kalau hanya rekaman itu bukan bukti. Kalau hanya pengakuan yang dikatakan satu orang tidak cukup kuat untuk penetapan tersangka," kata anggota Badan Pekerja Indonesia Corruption Watch (ICW) Febri Diansyah saat dihubungi melalui telepon, Kamis (16/7/2009).
Febri menjelaskan, kejaksaan dan kepolisian harus berhati-hati dalam menjalankan proses hukum, tidak semata hanya karena semangat rivalitas atau untuk menggembosi KPK saja.
"Itu bisa berbahaya karena rekaman mudah sekali merekayasanya," jelas Febri.
Selain itu anehnya, rekaman itu yang disita dari laptop Antasari patut dipertanyakan. "Itikad merekam itu diragukan, kenapa tidak dari dahulu saja oleh yang bersangkutan memiliki rekaman ini dipersoalkan. Polisi juga harus melihat ini," imbuhnya.
Apalagi sesuai pasal 36 UU KPK Nomor 30 Tahun 2002 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi, diatur bila pimpinan KPK tidak boleh bertemu dengan tersangka korupsi atau dengan pihak lain yang terkait dengan kasus kecuali didampingi pimpinan lain.
"Dari hal ini saja sudah meragukan. Polisi harus melihat ini," jelasnya.
Rekaman itu disebut-sebut pengakuan buronan KPK dalam kasus dugaan suap kasus sistem komunikasi radio terpadu (SKRT) di Dephut Anggoro Widjaja kepada Antasari Azhar. Komisioner KPK non aktif itu menemui Anggoro, yang juga di Direktur PT Masaro di Singapura sekitar awal 2009 lalu.
(ndr/iy)
Baca Juga
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Kamis, 24/05/2012 07:40 WIB
Jembatan Tol Semarang-Solo Rawan Longsor
-
Kamis, 24/05/2012 07:28 WIB
Gara-gara Kasus Nazaruddin, Menpora Kini 'Akrab' dengan Kuningan
-
Kamis, 24/05/2012 07:08 WIB
3 Jenazah WNI Korban Sukhoi Diterbangkan ke Daerah Asal Sore Ini
-
Kamis, 24/05/2012 06:48 WIB
Menag: Polisi akan Usut Penyebar Buku Kartun Nabi Muhammad
-
Kamis, 24/05/2012 06:22 WIB
Kasus Hambalang, KPK Panggil Menpora Andi Mallarangeng Hari Ini
-
Kamis, 24/05/2012 06:48 WIB
Menag: Polisi akan Usut Penyebar Buku Kartun Nabi Muhammad
-
Kamis, 24/05/2012 07:08 WIB
3 Jenazah WNI Korban Sukhoi Diterbangkan ke Daerah Asal Sore Ini
-
Kamis, 24/05/2012 06:08 WIB
Cabuli PRT Indonesia, Sopir Taksi Singapura Dibui 6 Bulan
-
Kamis, 24/05/2012 06:22 WIB
Kasus Hambalang, KPK Panggil Menpora Andi Mallarangeng Hari Ini
-
687 Komentar
-
235 Komentar
-
220 Komentar
-
209 Komentar
Lapsus
Index »
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Senin, 21/05/2012 12:10 WIB
Berapapun Dibayar Asal Bungkam
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 469.000
- Rp 6,049.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer








Sending your message
.gif)

_2.gif)
