Rekaman Testimoni Seseorang Jadi Alat Bukti Polisi Bidik Oknum di KPK
Kamis, 16/07/2009 11:14 WIB
Jakarta
Polisi telah memiliki data isi laptop Antasari Azhar. Di dalamnya terdapat rekaman pengakuan testimoni seseorang kepada Antasari melalui telepon mengenai dugaan suap yang melibatkan oknum di KPK. Kini alat bukti itu dipegang polisi.
"Itu imbas-imbas lain, dan itu tidak terkait kasus pembunuhan. Ini ada kepentingan-kepentingan lain yang menggunakannya dan saya tidak bisa bekomentar banyak soal itu," terang pengacara Antasari, Ari Yusuf Amir saat dikonfirmasi mengenai hal tersebut, melalui telepon, Kamis (16/7/2009).
Rekaman itu disebut-sebut pengakuan buronan KPK dalam kasus dugaan suap kasus sistem komunikasi radio terpadu (SKRT) di Dephut Anggoro Widjaja kepada Antasari Azhar. Anggoro, yang juga di Direktur PT Masaro menelepon Antasari sekitar awal 2009 lalu.
Dalam pengakuannya, di dalam rekaman, disebut-sebut Anggoro mengaku telah menyetor uang ke oknum di KPK.
Sayangnya, Ari, lagi-lagi enggan berkomentar saat dikonfirmasi mengenai hal ini. "Itu tidak terkait kasus pembunuhan, maaf saya tidak bisa berkomentar," tutupnya.
Kini bukti rekaman ini disebut-sebut menjadi bukti dari pihak kepolisian untuk melakukan pengembangan penyelidikan. Soal penyelidikan ini pun telah diamini oleh Kapolri Jenderal Pol Bambang Hendarso Danuri . Saat ditanya wartawan saat ulang tahun Polri pada 1 Juli lalu dia menyebutkan pihaknya melakukan penyidikan-penyidikan lain. (ndr/iy)
"Itu imbas-imbas lain, dan itu tidak terkait kasus pembunuhan. Ini ada kepentingan-kepentingan lain yang menggunakannya dan saya tidak bisa bekomentar banyak soal itu," terang pengacara Antasari, Ari Yusuf Amir saat dikonfirmasi mengenai hal tersebut, melalui telepon, Kamis (16/7/2009).
Rekaman itu disebut-sebut pengakuan buronan KPK dalam kasus dugaan suap kasus sistem komunikasi radio terpadu (SKRT) di Dephut Anggoro Widjaja kepada Antasari Azhar. Anggoro, yang juga di Direktur PT Masaro menelepon Antasari sekitar awal 2009 lalu.
Dalam pengakuannya, di dalam rekaman, disebut-sebut Anggoro mengaku telah menyetor uang ke oknum di KPK.
Sayangnya, Ari, lagi-lagi enggan berkomentar saat dikonfirmasi mengenai hal ini. "Itu tidak terkait kasus pembunuhan, maaf saya tidak bisa berkomentar," tutupnya.
Kini bukti rekaman ini disebut-sebut menjadi bukti dari pihak kepolisian untuk melakukan pengembangan penyelidikan. Soal penyelidikan ini pun telah diamini oleh Kapolri Jenderal Pol Bambang Hendarso Danuri . Saat ditanya wartawan saat ulang tahun Polri pada 1 Juli lalu dia menyebutkan pihaknya melakukan penyidikan-penyidikan lain. (ndr/iy)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Kamis, 24/05/2012 07:40 WIB
Jembatan Tol Semarang-Solo Rawan Longsor
-
Kamis, 24/05/2012 07:28 WIB
Gara-gara Kasus Nazaruddin, Menpora Kini 'Akrab' dengan Kuningan
-
Kamis, 24/05/2012 07:08 WIB
3 Jenazah WNI Korban Sukhoi Diterbangkan ke Daerah Asal Sore Ini
-
Kamis, 24/05/2012 06:48 WIB
Menag: Polisi akan Usut Penyebar Buku Kartun Nabi Muhammad
-
Kamis, 24/05/2012 06:22 WIB
Kasus Hambalang, KPK Panggil Menpora Andi Mallarangeng Hari Ini
-
Kamis, 24/05/2012 06:48 WIB
Menag: Polisi akan Usut Penyebar Buku Kartun Nabi Muhammad
-
Kamis, 24/05/2012 07:08 WIB
3 Jenazah WNI Korban Sukhoi Diterbangkan ke Daerah Asal Sore Ini
-
Kamis, 24/05/2012 06:08 WIB
Cabuli PRT Indonesia, Sopir Taksi Singapura Dibui 6 Bulan
-
Kamis, 24/05/2012 06:22 WIB
Kasus Hambalang, KPK Panggil Menpora Andi Mallarangeng Hari Ini
-
687 Komentar
-
235 Komentar
-
220 Komentar
-
209 Komentar
Lapsus
Index »
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Senin, 21/05/2012 12:10 WIB
Berapapun Dibayar Asal Bungkam
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 469.000
- Rp 6,049.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer








Sending your message



.gif)

_2.gif)
