detikcom

Penyerangan di Papua

Lemhannas Belum Bisa Simpulkan Terkait Politik di Jakarta

M. Rizal Maslan - detikNews
Rabu, 15/07/2009 21:37 WIB
Jakarta Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) Muladi menyatakan penyelesaian persoalan di Papua harus menyeluruh dan menyentuh rasa keadilan bagi masyarakatnya. Dirinya mengaku belum bisa menyimpulkan kejadian penembakan karyawan Freeport Indonesia dan penyerangan kelompok tidak dikenal di Papua terkait politik di Jakarta.

"Itu masalah law inforcement. Jadi, kita tidak bisa membuat suatu kesimpulan. Kan ini sedang diselidiki, Australian Police Federal (APF) juga ikut terlibat dalam penyelidikan," kata Muladi usai jumpa pers tentang Laporan Keuangan Lemhannas oleh BPK di kantornya, Jl Kebon Sirih, Jakarta, Rabu (15/7/2009).

Diakui Muladi, kasus penembakan dan penyerangan dan kerusuhan yang terjadi di Papua bukanlah yang pertama kali. Namun, memang yang ideal untuk menyelesaikan persoalan tersebut harus dilakukan secara menyeluruh dan komprehensif.

"Ini kan masalah rasa keadilan di Papua. Yang penting itu rasa keadilan tercipta dengan baik," jelasnya.

Muladi mengatakan, persoalan gangguan keamanan di Papua yang semakin meningkat ini merupakan masalah internal dalam negeri, yang ditangani pihak kepolisian.

"Tapi tidak tertutup kemungkinan TNI juga dimintai bantuan, jika diperlukan. Ini kan hanya akhir-akhir ini saja," imbuhnya.

Ketika ditanya apakah beberapa kasus yang terjadi belakangan ini terkait suhu politik di Jakarta? Muladi kembali menegaskan dirinya belum bisa menyimpulkan hal itu.

"Saya belum bisa menyatakan begitu. Tunggu hasil penyelidikan saja," jawabnya singkat.

(zal/irw)

Share:


Komentar (0 Komentar)

    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login

    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    Lapsus Index »
    Cari Penawaran Terbaik di Sini
    Info Promosi Travel