detikcom

Rabu, 15/07/2009 16:41 WIB

Matahari Tepat di Atas Kabah, Cocokkan Kiblat Anda!

Ken Yunita - detikNews
Jakarta - Tepat puku 16.27 WIB, Rabu (15/7/2009) posisi Matahari berada di atas Kabah. Momen spesial ini bisa dijadikan panduan untuk membetulkan arah kiblat yang mungkin selama ini kurang pas.

"Matahari berada tepat di atas Makkah, dengan kita melihat ke Matahari atau bayangan benda-benda, berarti kita menghadap kiblat," kata peneliti utama astronomi-astrofisika Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan) Dr Thomas Jamaluddin saat berbincang dengan detikcom.

Thomas mengatakan, peristiwa ini terjadi dua kali selama tahun 2009. Momen pertama terjadi pada 28 Mei pukul 16.18 WIB. Sedang momen kedua terjadi pada 15 Juli atau 16 Juli pukul 16.27 WIB.

Menurut Thomas, pencocokan arah kiblat juga tidak harus dilakukan pada waktu peristiwa itu terjadi. Umat muslim dapat mencocokkan mulai 14-18 Juli pada jam yang sama. "Karena pergerakan Matahari sangat lambat, jadi kalau masih dalam waktu toleransi (14-18 Juli) itu, arahnya masih akurat," bebernya.

"Untuk waktu bisa plus minus 5 menit dari waktunya. Misalnya pukul 16.22 WIB atau 16.32 WIB," kata Thomas.

Lalu apakah ini akan mempengaruhi arah kiblat setiap masjid? "Tidak, karena posisi kiblat itu kan sudah di situ. Tapi ini bisa jadi panduan untuk mencocokkan arah kiblat, siapa tahu selama ini arahnya salah," katanya.

"Kan kalau masjid dulu kan kadang arah kiblat hanya perkiraan saja, jadi tidak tepat," lanjut Thomas.

Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(ken/nrl)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Kebijakan Ahok Larang Pemotor Masuk HI Digugat

Kebijakan Gubernur DKI Basuki T Purnama atau Ahok yang melarang kawasan HI hingga Medan Merdeka Barat akan digugat. Kebijakan itu dinilai diskriminatif. Bagaimana menurut Anda? Bila Anda setuju kebijakan itu digugat pilih Pro. Bila tidak setuju kebijakan itu digugat pilih Kontra.
Pro
77%
Kontra
23%