Pasien Suspect Flu Babi Kabur dari RSUP Sanglah
Rabu, 15/07/2009 14:08 WIB
ilustrasi
Denpasar
Seorang pasien suspect flu babi Dewi kabur dari RSUP Sanglah, Denpasar. Ia menolak dirawat di ruang isolasi Nusa Indah.
Dewi kabur dari RSUP Sanglah, pukul 19.00 wita, Senin (14/7/2009). Pasien yang sepulang dari Hongkong diduga menderita flu babi karena menderita demam dan pilek serta pernah ke daerah endemis flu babi.
Ia awalnya memeriksakan kesehatannya di Instalasi Rawat Darurat (IRD) RSUP Sanglah. Dewi kemudian dibawa petugas kesehatan ke ruangan isolasi Nusa Indah.
Di ruangan ini, Dewi diminta menunggu dokter yang khusus menangani kasus flu babi. Namun, ia tak sabar menunggu dan memilih kabur meninggalkan ruang Nusa Indah.
Kepala Instalasi Pengamanan dan Penertiban RSUP Sanglah Fery Dwiyanto membenarkan Dewi kabur dari RSUP Sanglah. "Ia kabur karena menolak untuk dirawat di ruang Nusa Indah," kata Fery, Rabu (15/7/2009) di RSUP Sanglah, jalan Pulau Nias, Denpasar.
Melihat gelagat Dewi, satpam pun melakukan pengejaran. Namun, satpam tidak berani mendekati dan menangkap Dewi karena tidak menggunakan masker dan sarung tangan. Saat mengambil masker, Dewi yang sempat berada di depan mata petugas, telah hilang dan meninggalkan RSUP Sanglah.
Mengantisipasi kasus serupa, pihak rumah sakit akan menjaga ketat pintu keluar rumah sakit.
Sebelumnya, seorang pasien suspect flu babi asal Selandia Baru Richard Lochner sempat kabur dari rumah sakit. Berkat kesigapan petugas, ia berhasil dibekuk tak jauh dari RSUP Sanglah.
(gds/djo)
Dewi kabur dari RSUP Sanglah, pukul 19.00 wita, Senin (14/7/2009). Pasien yang sepulang dari Hongkong diduga menderita flu babi karena menderita demam dan pilek serta pernah ke daerah endemis flu babi.
Ia awalnya memeriksakan kesehatannya di Instalasi Rawat Darurat (IRD) RSUP Sanglah. Dewi kemudian dibawa petugas kesehatan ke ruangan isolasi Nusa Indah.
Di ruangan ini, Dewi diminta menunggu dokter yang khusus menangani kasus flu babi. Namun, ia tak sabar menunggu dan memilih kabur meninggalkan ruang Nusa Indah.
Kepala Instalasi Pengamanan dan Penertiban RSUP Sanglah Fery Dwiyanto membenarkan Dewi kabur dari RSUP Sanglah. "Ia kabur karena menolak untuk dirawat di ruang Nusa Indah," kata Fery, Rabu (15/7/2009) di RSUP Sanglah, jalan Pulau Nias, Denpasar.
Melihat gelagat Dewi, satpam pun melakukan pengejaran. Namun, satpam tidak berani mendekati dan menangkap Dewi karena tidak menggunakan masker dan sarung tangan. Saat mengambil masker, Dewi yang sempat berada di depan mata petugas, telah hilang dan meninggalkan RSUP Sanglah.
Mengantisipasi kasus serupa, pihak rumah sakit akan menjaga ketat pintu keluar rumah sakit.
Sebelumnya, seorang pasien suspect flu babi asal Selandia Baru Richard Lochner sempat kabur dari rumah sakit. Berkat kesigapan petugas, ia berhasil dibekuk tak jauh dari RSUP Sanglah.
(gds/djo)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Kamis, 24/05/2012 07:40 WIB
Jembatan Tol Semarang-Solo Rawan Longsor
-
Kamis, 24/05/2012 07:08 WIB
3 Jenazah WNI Korban Sukhoi Diterbangkan ke Daerah Asal Sore Ini
-
Kamis, 24/05/2012 06:48 WIB
Menag: Polisi akan Usut Penyebar Buku Kartun Nabi Muhammad
-
Kamis, 24/05/2012 06:22 WIB
Kasus Hambalang, KPK Panggil Menpora Andi Mallarangeng Hari Ini
-
Kamis, 24/05/2012 05:51 WIB
Puisi 'Pohon Keadilan Rosidi', Solidaritas dari Nelayan Semarang
-
Kamis, 24/05/2012 06:48 WIB
Menag: Polisi akan Usut Penyebar Buku Kartun Nabi Muhammad
-
Kamis, 24/05/2012 06:08 WIB
Cabuli PRT Indonesia, Sopir Taksi Singapura Dibui 6 Bulan
-
Kamis, 24/05/2012 06:22 WIB
Kasus Hambalang, KPK Panggil Menpora Andi Mallarangeng Hari Ini
-
Kamis, 24/05/2012 05:18 WIB
Jalur Contra Flow Diperpanjang Hingga Depan Carrefour Cawang
-
687 Komentar
-
235 Komentar
-
220 Komentar
-
209 Komentar
Lapsus
Index »
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Senin, 21/05/2012 12:10 WIB
Berapapun Dibayar Asal Bungkam
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 469.000
- Rp 6,049.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer








Sending your message



.gif)

_2.gif)
