JK Bilang Regenerasi Suatu Kebutuhan
Selasa, 14/07/2009 16:10 WIB
Jakarta
Rencana penggantian ketua umum Partai Golkar merupakan keniscayaan dalam setiap 5 tahun. JK pun menyadari hal itu dan bersedia untuk tidak maju lagi dalam Munas Golkar Desember mendatang.
"Pak JK menyadari betul perlunya proses penyegaran. Beliau sangat konsen dengan regenerasi. Beliau mengatakan, tidak akan maju lagi besok karena regenerasi itu kebutuhan," kata Ketua DPP Golkar Firman Subagyo menceritakan sikap JK atas desakan penggusuran JK karena kalah dalam pilpres, Selasa (14/7/2009).
Menurut caleg terpilih dapil Jateng ini, sebenarnya JK tidak berminat menjadi ketua umum Golkar dalam Munas Golkar tahun 2005 lalu. Tetapi karena kebutuhan politik yang mendesak terkait posisi JK yang menjadi wapres, sementara kekuatan politik SBY sebagai presiden sangat lemah di parlemen, JK akhirnya bersedia merebut posisi ketum Golkar.
"Kalau mau jujur, sebenarnya beliau nggak mau menjadi ketum Partai Golkar saat itu, tetapi karena kebutuhan riil politik yang menuntut, akhirnya Pak JK bersedia," paparnya.
Politisi yang saat ini dekat dengan Aburizal Bakrie ini juga menegaskan bahwa JK menyadari perlunya peremajaan dalam kepemimpinan Partai Golkar untuk menghadapi Pemilu 2014. Karena itu, JK sangat terbuka dengan wacana penggantian dirinya dengan kader yang lebih muda dan berpengalaman.
"Pak JK bilang, kebutuhan ke depan itu punyanya kader-kader yang lebih muda. Beliau sangat terbuka soal itu (pergantian kepemimpinan Golkar)," pungkasnya.
(yid/nrl)
"Pak JK menyadari betul perlunya proses penyegaran. Beliau sangat konsen dengan regenerasi. Beliau mengatakan, tidak akan maju lagi besok karena regenerasi itu kebutuhan," kata Ketua DPP Golkar Firman Subagyo menceritakan sikap JK atas desakan penggusuran JK karena kalah dalam pilpres, Selasa (14/7/2009).
Menurut caleg terpilih dapil Jateng ini, sebenarnya JK tidak berminat menjadi ketua umum Golkar dalam Munas Golkar tahun 2005 lalu. Tetapi karena kebutuhan politik yang mendesak terkait posisi JK yang menjadi wapres, sementara kekuatan politik SBY sebagai presiden sangat lemah di parlemen, JK akhirnya bersedia merebut posisi ketum Golkar.
"Kalau mau jujur, sebenarnya beliau nggak mau menjadi ketum Partai Golkar saat itu, tetapi karena kebutuhan riil politik yang menuntut, akhirnya Pak JK bersedia," paparnya.
Politisi yang saat ini dekat dengan Aburizal Bakrie ini juga menegaskan bahwa JK menyadari perlunya peremajaan dalam kepemimpinan Partai Golkar untuk menghadapi Pemilu 2014. Karena itu, JK sangat terbuka dengan wacana penggantian dirinya dengan kader yang lebih muda dan berpengalaman.
"Pak JK bilang, kebutuhan ke depan itu punyanya kader-kader yang lebih muda. Beliau sangat terbuka soal itu (pergantian kepemimpinan Golkar)," pungkasnya.
(yid/nrl)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Senin, 10/08/2009 13:49 WIB
Caleg Terpilih DPRD Muba Sumsel Diduga Berijazah Palsu
-
Kamis, 06/08/2009 20:40 WIB
Tim Mega-Prabowo: Penjelasan KPU tentang DPT di MK Menggelikan
-
Kamis, 06/08/2009 19:36 WIB
Pelaksanaan Pilpres 2009
Sekjen PBB Beri Selamat ke Presiden SBY
-
Kamis, 06/08/2009 19:19 WIB
Ical Diminta Waspadai Kader Pragmatis di Sekelilingnya
-
Kamis, 06/08/2009 18:34 WIB
Dituduh Curang, KPU Ancam Serang Balik
-
Minggu, 27/05/2012 05:27 WIB
Hidayat-Didik Mendapat Dukungan dari Warga Jakarta di Jepang
-
Minggu, 27/05/2012 04:05 WIB
Mayat Tinggal Tengkorak Ditemukan di Kebon Jeruk
-
Minggu, 27/05/2012 03:14 WIB
PB HMI: Pemberian Grasi Corby Menciderai Komitmen Pemberantasan Narkoba
-
Minggu, 27/05/2012 02:02 WIB
Foke Siap Ikuti Diskusi Interaktif Cagub
-
282 Komentar
-
235 Komentar
-
215 Komentar
-
215 Komentar
Lapsus
Index »
-
Rabu, 23/05/2012 09:06 WIB
Jejak Trimarga dari Mega Hingga SBY
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 575.000
- Rp 2,847.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message



.gif)

_2.gif)
_3.gif)
