Kasus Kematian David
Komisi I DPR Layangkan Surat Ke Deplu & Parlemen Singapura
Senin, 13/07/2009 01:40 WIB
Jakarta
Komisi I DPR ikut menyoroti kasus kematian David H Widjaja. Mereka pun mengirimkan surat ke Departemen Luar Negeri (Deplu) dan parlemen Singapura dan meminta perhatian agar proses peradilan yang digelar dalam kasus itu bisa dilaksanakan dengan adil.
"Sehubungan dengan pengadilan lanjutan yang akan digelar sekitar tanggal 20 Juli ini. Surat ini mungkin akan jalan Senin besok," kata Wakil Ketua Komisi I DPR Yusron Ihza dalam surat elektroniknya yang diterima, Minggu (13/7/2009).
Khusus untuk Deplu, lanjut Yusron, pihaknya meminta agar KBRI di Singapura terus mencermati masalah itu. Yang kita harapkan adalah proses peradilan dan putusan pengadilan yang betul-betul jujur dan adil.
"Keseriusan seperti di atas amat diperlukan demi tegaknya keadilan. Selain itu, juga jangan sampai timbul kesan bahwa nyawa warga negara Indonesia itu murah di luar negeri akibat pemerintah kurang peduli," imbuhnya.
Yusron mengaku telah menelpon Dubes RI di Singapura, Wardhana terkait hal
tersebut. "Berbagai opini, asumsi, dan hipotesa, telah berkembang terkait kasus kematian David. Namun pengadilan mana pun pasti dan seharusnya akan memutuskan atas dasar bukti-bukti dan bukan opini, asumsi atau hipotesa tadi," terangnya.
Komisi I DPR pada minggu lalu telah menerima keluarga David, mahasiswa Indonesia yang meninggal di Nanyang Technological University, Singapura. "Mereka memberikan keterangan terkait kasus tersebut," tutupnya.
(ndr/nwk)
"Sehubungan dengan pengadilan lanjutan yang akan digelar sekitar tanggal 20 Juli ini. Surat ini mungkin akan jalan Senin besok," kata Wakil Ketua Komisi I DPR Yusron Ihza dalam surat elektroniknya yang diterima, Minggu (13/7/2009).
Khusus untuk Deplu, lanjut Yusron, pihaknya meminta agar KBRI di Singapura terus mencermati masalah itu. Yang kita harapkan adalah proses peradilan dan putusan pengadilan yang betul-betul jujur dan adil.
"Keseriusan seperti di atas amat diperlukan demi tegaknya keadilan. Selain itu, juga jangan sampai timbul kesan bahwa nyawa warga negara Indonesia itu murah di luar negeri akibat pemerintah kurang peduli," imbuhnya.
Yusron mengaku telah menelpon Dubes RI di Singapura, Wardhana terkait hal
tersebut. "Berbagai opini, asumsi, dan hipotesa, telah berkembang terkait kasus kematian David. Namun pengadilan mana pun pasti dan seharusnya akan memutuskan atas dasar bukti-bukti dan bukan opini, asumsi atau hipotesa tadi," terangnya.
Komisi I DPR pada minggu lalu telah menerima keluarga David, mahasiswa Indonesia yang meninggal di Nanyang Technological University, Singapura. "Mereka memberikan keterangan terkait kasus tersebut," tutupnya.
(ndr/nwk)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Sabtu, 26/05/2012 14:34 WIB
Sempat Terjadi Adu Jotos, 2 Satpam IPB Ditembak Pria Berhelm
-
Sabtu, 26/05/2012 14:20 WIB
Sebanyak 53.401 Siswa, Lulus SNMPTN 2012
-
Sabtu, 26/05/2012 14:15 WIB
Motor Vario yang Ditinggalkan Penembak Satpam IPB Hasil Curian
-
Sabtu, 26/05/2012 13:54 WIB
Departemen HAM PD: Grasi Corby Usaha Negara Membela WNI di Luar Negeri
-
Sabtu, 26/05/2012 13:45 WIB
Ini Ciri-ciri Detail Pelaku Maling Motor Penembak Satpam IPB
-
Sabtu, 26/05/2012 14:20 WIB
Sebanyak 53.401 Siswa, Lulus SNMPTN 2012
-
Sabtu, 26/05/2012 13:53 WIB
Menjarah Toko, Putri Jutawan Inggris Dipenjara 2 Tahun
-
Sabtu, 26/05/2012 14:15 WIB
Motor Vario yang Ditinggalkan Penembak Satpam IPB Hasil Curian
-
Sabtu, 26/05/2012 13:43 WIB
Ini Ciri-ciri Detail Pelaku Maling Motor Penembak Satpam IPB
-
279 Komentar
-
245 Komentar
-
236 Komentar
-
213 Komentar
Lapsus
Index »
-
Rabu, 23/05/2012 09:06 WIB
Jejak Trimarga dari Mega Hingga SBY
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 2,847.000
- Rp 901.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message



.gif)

_2.gif)
_3.gif)
