Tim Advokasi Mega-Prabowo Adukan Pelanggaran KPU ke Bawaslu
Sabtu, 11/07/2009 18:46 WIB
Jakarta
Tim Advokasi Tim Kampanye Nasional Mega-Prabowo melaporkan tindakan Komisi Pemilihan Umum (KPU) yang dianggap melanggar UU. Pengaduan terkait ketidakjelasan DPT, pemangkasan jumlah TPS dan quick count IFES.
"Ada lima hal yang menjadi keberatan yang kami ajukan ke Bawaslu," kata Koordinator Tim Advokasi dan Hukum Timkamnas Mega-Prabowo, Arteria Dahlan, saat diterima anggota Bawaslu Bambang Widodo Eka Cahaya di Kantor Bawaslu, Jl Thamrin, Jakarta, Sabtu (11/7/2009).
Menurut Arteria, lima hal yang menjadi keberatan itu, pertama, soal tindakan KPU yang tidak melakukan pemutahiran DPT.
"Seperti diketahui pada 6 Juli yang lalu, kita diberikan undangan untuk melakukan pengecekan DPT, itu 48 jam sebelum dilakukan pengambilan suara. Kalau kita lihat, hanya 13 persen dari masyarakat pemilih sudah ditemukan 7 DPT yang bermasalah," jelasnya.
Kedua, lanjut Arteria, KPU telah mengabaikan dan tidak menindaklanjuti setiap temuan pelanggaran terkait DPT yang diajukan masyarakat, Panwaslu dan Bawaslu. Ketiga, karena ketidakjelasan DPT, Pilpres 2009 dianggap cacat, karena tidak pernah diumumkan.
Keempat, terkait kebijakan KPU yang melakukan pemangkasan 69 ribu tempat pemungutan suara (TPS). Padahal, menurut UU No 10/2008 disebutkan bahwa di dalam satu TPS itu ada 500 pemilih.
"Kalau itu dipangkas sebanyak 69 ribu, maka terdapat potensi suara yang bisa
dimanipulasi sebanyak 34 juta pemilih," ujarnya.
Dijelaskan Arteria, jumlah 34 juta pemilih belum diklarifikasi oleh KPU. Persoalan kelima yang dipersoalkan tim kampanye Mega-Prabowo juga soal keterlibatan IFES dalam melakukan quick count (penghitungan cepat) hasil suara oleh KPU.
"Ada dua hal kita mencermati, apakah staf IFES itu sebagai pemantau atau
menyelenggarakan quint count? Karena UU menyatakan pemantau punya ketentuan,
maka IFES tidak bisa menjadi pemantau," tegasnya.
Kalau pun sebagai penyelenggara Quit Count KPU, juga harus dijelaskan dasar
menggunakan IFES. "Atas dasar itu kami ajukan keberatan ke Bawaslu untuk
menindaklanjutinya sesuai kewenangan yang ada," pungkasnya.
(zal/irw)
"Ada lima hal yang menjadi keberatan yang kami ajukan ke Bawaslu," kata Koordinator Tim Advokasi dan Hukum Timkamnas Mega-Prabowo, Arteria Dahlan, saat diterima anggota Bawaslu Bambang Widodo Eka Cahaya di Kantor Bawaslu, Jl Thamrin, Jakarta, Sabtu (11/7/2009).
Menurut Arteria, lima hal yang menjadi keberatan itu, pertama, soal tindakan KPU yang tidak melakukan pemutahiran DPT.
"Seperti diketahui pada 6 Juli yang lalu, kita diberikan undangan untuk melakukan pengecekan DPT, itu 48 jam sebelum dilakukan pengambilan suara. Kalau kita lihat, hanya 13 persen dari masyarakat pemilih sudah ditemukan 7 DPT yang bermasalah," jelasnya.
Kedua, lanjut Arteria, KPU telah mengabaikan dan tidak menindaklanjuti setiap temuan pelanggaran terkait DPT yang diajukan masyarakat, Panwaslu dan Bawaslu. Ketiga, karena ketidakjelasan DPT, Pilpres 2009 dianggap cacat, karena tidak pernah diumumkan.
Keempat, terkait kebijakan KPU yang melakukan pemangkasan 69 ribu tempat pemungutan suara (TPS). Padahal, menurut UU No 10/2008 disebutkan bahwa di dalam satu TPS itu ada 500 pemilih.
"Kalau itu dipangkas sebanyak 69 ribu, maka terdapat potensi suara yang bisa
dimanipulasi sebanyak 34 juta pemilih," ujarnya.
Dijelaskan Arteria, jumlah 34 juta pemilih belum diklarifikasi oleh KPU. Persoalan kelima yang dipersoalkan tim kampanye Mega-Prabowo juga soal keterlibatan IFES dalam melakukan quick count (penghitungan cepat) hasil suara oleh KPU.
"Ada dua hal kita mencermati, apakah staf IFES itu sebagai pemantau atau
menyelenggarakan quint count? Karena UU menyatakan pemantau punya ketentuan,
maka IFES tidak bisa menjadi pemantau," tegasnya.
Kalau pun sebagai penyelenggara Quit Count KPU, juga harus dijelaskan dasar
menggunakan IFES. "Atas dasar itu kami ajukan keberatan ke Bawaslu untuk
menindaklanjutinya sesuai kewenangan yang ada," pungkasnya.
(zal/irw)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Senin, 10/08/2009 13:49 WIB
Caleg Terpilih DPRD Muba Sumsel Diduga Berijazah Palsu
-
Kamis, 06/08/2009 20:40 WIB
Tim Mega-Prabowo: Penjelasan KPU tentang DPT di MK Menggelikan
-
Kamis, 06/08/2009 19:36 WIB
Pelaksanaan Pilpres 2009
Sekjen PBB Beri Selamat ke Presiden SBY
-
Kamis, 06/08/2009 19:19 WIB
Ical Diminta Waspadai Kader Pragmatis di Sekelilingnya
-
Kamis, 06/08/2009 18:34 WIB
Dituduh Curang, KPU Ancam Serang Balik
-
Minggu, 27/05/2012 05:27 WIB
Hidayat-Didik Mendapat Dukungan dari Warga Jakarta di Jepang
-
Minggu, 27/05/2012 04:05 WIB
Mayat Tinggal Tengkorak Ditemukan di Kebon Jeruk
-
Minggu, 27/05/2012 03:14 WIB
PB HMI: Pemberian Grasi Corby Menciderai Komitmen Pemberantasan Narkoba
-
Minggu, 27/05/2012 02:02 WIB
Foke Siap Ikuti Diskusi Interaktif Cagub
-
282 Komentar
-
235 Komentar
-
215 Komentar
-
215 Komentar
Lapsus
Index »
-
Rabu, 23/05/2012 09:06 WIB
Jejak Trimarga dari Mega Hingga SBY
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 901.000
- Rp 575.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message



.gif)

_2.gif)
_3.gif)
