Jumat, 10/07/2009 21:58 WIB

Wartawan Prancis Diserahkan ke Polda Jambi

Chaidir Anwar Tanjung - detikNews
Jambi - Tiga wartawan media asing yang masuk wilayah pabrik kertas diserahkan ke pihak Polda Jambi. Pihak perusahaan menganggap wartawan tersebut masuk tanpa izin.

Sumber detikcom menyebutkan, Jumat (10/07/2009), tiga wartawan Perancis ini masuk areal PT Lontar Papyrus Pulp and Paper di Tebing Tinggi, Jambi. Tiga wartawan media asing ini, dua di antaranya warga negara asing dan satu warga negara Indonesia.

"Mereka masuk ke areal pabrik kertas tanpa meminta izin perusahaan. Karena tanpa izin, lantas ditangkap satpam perusahaan, selanjutnya diserahkan ke pihak kepolisian," ujar sumber detikcom.

Awalnya dua orang warga negara asing itu diserahkan ke Pos Polisi terdekat. Dari sana Pos Polisi melaporkan ke Polres. Karena menyangkut orang asing, akhirnya kasus ini diserahkan ke Polda Riau.

"Anehnya waktu kita minta identitas dari media mana, wartawan itu tidak bersedia menunjukan identitasnya. Kami juga sempat meminta hanya rekaman mereka di lokasi pabrik, tapi tetap saja menolak," ujar sumber detik yang juga karyawan di perusahaan tersebut.

Pihak perusahaan kata sumber tadi, tidak bermaksud menahan mereka. Apalagi ini menyangkut orang asing.

"Mereka itu masuk tanpa izin perusahaan. Sama sekali perusahaan tidak melarang wartawan untuk meliput, tapi mestinya mereka juga harus pakai etika masuk ke tempat orang. Anehnya mereka juga menolak menyebutkan nama medianya," kata sumber tadi.


Ratusan mahasiswa di universitas Samratulangi Manado saling serang. Belasan gedung perkuliahan hancur dan puluhan sepeda motor dibakar. Saksikan liputan lengkapnya dalam program "Reportase Malam" pukul 02.51 WIB hanya di Trans TV

(cha/lrn)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Camat dan Lurah Tak Perlu Ada, Ganti Jadi Manajer Pelayanan Satu Atap

Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) segera merealisasikan kantor kelurahan dan kecamatan menjadi kantor pelayanan terpadu satu pintu. Lurah dan camat bakal berfungsi sebagai manajer pelayanan. Ahok berpendapat lurah dan camat tak perlu lagi ada di Indonesia. Bila Anda setuju dengan gagasan Ahok, pilih Pro!
Pro
75%
Kontra
25%