detikcom

Cicak Vs Buaya

Polisi Harusnya Akui KPK Lebih Jago

Ken Yunita - detikNews
Jumat, 10/07/2009 15:45 WIB
foto: ist
Jakarta Statemen Kabareskrim Mabes Polri Susno Duaji soal 'Cicak dan Buaya' benar-benar menjadi kontroversi. Selain ramai di jejaring sosial Facebook, pernyataan itu juga mengundang banyak respons negatif.

Pengamat polisi Bambang Widodo Umar menilai, sebagai pejabat tinggi negara, Susno sebaiknya tidak menunjukkan kontradiksi antar lembaga. Bagaimanapun, setiap lembaga memiliki tugas dan wewenangnya sendiri.

"Masing-masing kan punya tugas, mestinya saling menghargai dan saling memperkuat," kata pria yang juga dosen di PTIK ini saat berbincang dengan detikcom, Jumat (10/7/2009).

Bambang mengatakan, polisi seharusnya mengakui bahwa untuk urusan membongkar kasus korupsi, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), jauh lebih jago daripada Polri. Karena itu, KPK masih sangat dibutuhkan untuk memperkuat polisi dalam memberantas korupsi.

"Posisi polisi masih lemah, dari ketrampilan saja, penguasaan KPK untuk bongkar korupsi jauh lebih hebat Polri," kata Bambang.

Selain kontroversi, muncul juga gerakan Cintai Indonesia Cintai KPK atau disingkat CICAK. Gerakan ini muncul sebab penggerak antikorupsi tidak terima KPK dikecilkan dengan sebutan 'cicak' oleh Susno. (ken/iy)

Share:


Komentar (0 Komentar)

    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login

    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    Lapsus Index »
    Cari Penawaran Terbaik di Sini
    Info Promosi Travel